Blog Contest

24 April 2014

Sella, Tarjo, And Me


Akhirnya setelah terakhir kali bertemu bertiga pas pernikahan saya kemarin, sekarang bertemu lagi dengan dua sahabat saya ini. Dian atau yang lebih akrab saya panggil Tarjo dan Sella Asmara yang selalu kami panggil Sella atau Mak Nyah. Hehehe...

Buat saya sendiri untuk memiliki teman akrab dalam jumlah banyak memang tak begitu mungkin. Sebab saya lebih banyak menghabiskan waktu di rumah sendirian dan lebih banyak menulis. Bukan karena saya tak suka berteman sih sebenarnya tapi kadang terlaul banyak teman juga belum tentu menyenangkan. Buat saya sendiri tak masalah punya temannya sedikit asal awet dan cocok.


Nah bagian kecocokan tersebut yang cukup sulit. Karena ada saja bagian yang tak cocok dari banyak orang di dunia ini untuk dimasukkan pada bagian persahabatan. Alhasil hanya beberapa orang yang benar-benar akan saya sebut teman di dunia ini. Dua di antaranya adalah mereka.

23 April 2014

My Princess Scissor


Kayaknya memang gunting terbaru yang saya beli harus diperlakukan layaknya tuan puteri. Soalnya tak ingin lagi gunting tersebut menjadi tumpul karena saya sembarangan saja menggunakannya. Kalau ingin membersihkannya pun lebih baik menggunakan minyak dan kain. Tak lagi main asal lap saja. Apalagi jika sampai menggunakan lap yang basah oleh air. Sebab gunting tersebut sendiri di dalam kotaknya dilumuri dengan minyak.

Banyak cara untuk menajamkan gunting yang saya temukan. Bahkan sampai membuat saya frustasi untuk melakukannya. Tak ada satu pun yang benar-benar membuat gunting tersebut tajam kembali setelah menumul. Jadi memang sebenarnya cara terbaik untuk menajamkan gunting adalah jangan sampai membuatnya tumpul. Setiap gunting punya fungsinya masing-masing.

Terutama gunting yang digunakan untuk menggunting kain. Tak akan saya gunakan untuk menggunting benda yang lain. Aki benar. Jangan diguntingkan selain ke kain jika ingin menjaga ketajamannya. Pantas saja saya pernah menggunakan gunting kain Aki diam-diam untuk bermain dan dapat dipastikan gunting tersebut langsung menjadi tumpul. Cara mendapatkan gunting yang tajam tentu yang paling benar adalah dengan membeli gunting baru yang masih berlumuran minyak itu.

Kali ini saya membeli gunting yang ukurannya 10 inchi. Lebih panjang dari gunting sebelumnya yang 8 inchi saja. Beda bahan sih dengan gunting sebelumnya yang warnanya gelap. Gunting yang sekarang warnanya lebih mirip perak. Tajam sekali. Karena saya memang hanya menggunakannya untuk menggunting bahan yang lembut seperti pita satin dan kain.

Tak ingin lagi mengulangi kesalahan yang sama sebab tak memiliki gunting yang tajam itu menyebalkan. Apalagi buat saya yang sekarang sedang senang-senangnya bikin bros hijab. Sayang sekali ketika ada waktu luang saya malah tak bisa menghabiskannya untuk menambah jumlah bros yang bisa saya buat hari itu.


Saya belum menamai gunting tajam saya tersebut. Kayaknya supaya lebih erat lagi rasa saya pada gunting tersebut dan tak akan sembarangan menggunakannya lebih baik memberikan nama yang cocok untuknya. Sekarang saya masih menyebutnya Tuan Putri. Hehehehe...


22 April 2014

Bros Serbu (Serba Enam Ribu)


Akhirnya banyak juga bros yang saya selesaikan beberapa hari terakhir ini. Sudah mulai lebih rapi. Ternyata memang musti sering-sering bikin dan liat tutorial untuk mendapatkan model yang sesuai dan tampilan yang lebih rapi. Sebelumnya saya tak menjahit brosnya saya sekali demi kepraktisan. Namun ternyata itu menjadi masalah baru untuk bagian kualitas. Ada beberapa bros yang lepas bahkan sebelum dijual. Sekarang hanya bagian tertentu saja yang dilem. Lebih banyak bagian yang disatukan dengan cara dijahit.

Ini model terbaru yang saya buat untuk bros hijab paket SERBU alias paket serba enam ribu. Buat yang kepengen jadi reseller atau dropshipper juga welcome banget. Jangan takut soal ongkos kirim karena ada pembelian dengan jumlah tertentu yang tidak memerlukan biaya kirim lagi. Misalnya untuk pembelian 20 buah gratis ongkir dan dapat harga khusus. Bermodalkan 100.000 sudah dapat 20 bros hijab dan langsung nyampe ke alamat kamu tanpa perlu tambahan ongkos kirim lagi. Namun tak semua tempat gratis ongkos kirim sebab ada beberapa wilayah di Indonesia yang ongkos kirimnya mahal banget. Seperti ke wilayah timur Indonesia yang harus saya cek ulang biaya kirimnya berapa. Jika memungkinkan gratis tentu saja saya lebih senang menggratiskan ongkos kirimnya.


Selain produk seharga 6.000/buahnya ada juga yang harganya 10.000-12.000. bergantung ukuran dan jumlah kelopak brosnya. Sebab biaya produksinya juga akan berbeda dengan yang ukurannya lebih kecil atau jumlah kelopak brosnya sedikit. Langsung cek saja di halaman Honeylizious's di facebook untuk lebih lengkapnya.



Posted in

21 April 2014

Amerika Utara yang Selalu Mendung


Manfaat sinar matahari yang paling penting menurut saya adalah untuk menjaga kulit agar selalu terlihat cerah merona. Kenapa? Karena saat ini saya menetap di Minnesota, negara bagian Amerika bagian Utara yang udaranya lebih dingin dari negara bagian Amerika manapun. Di sini, saya butuh banyak sekali pelembab kulit dan bibir supaya tidak mudah pecah-pecah karena dingin. Penduduk Minnesota pun kulitnya lebih pucat dibandingkan dengan penduduk dari negara bagian lain. Seperti Edward Cullen yang adalah vampire, saya yang sudah tinggal di sini selama hampir satu tahun pun semakin hari semakin terlihat putih pucat padahal aslinya kulit saya adalah sawo matang yang meski bisa dibilang putih namun tetap tampak seperti kulit asli Indonesia.


Dengan berkurangnya manfaat sinar matahari yang bisa saya dapatkan di sini untuk menjemur kulit agar tampak merona alami, saya mengakalinya dengan beberapa cara. Pada waktu-waktu tertentu, saya sengaja menyetir menuju ke selatan, ke tempat yang lebih hangat, ke tempat di mana matahari bersinar dengan baik, ke tempat di mana pantai dan laut berada. Saya dan beberapa teman biasanya sengaja berjemur di bawah matahari selama satu atau dua jam untuk mengembalikan semu di pipi kami yang tampak pucat beku karena terlalu lama merasakan dingin Minnesota. Setelah badan terasa nyaman karena mendapat vitamin D yang cukup, kami kembali ke pekerjaan dan kegiatan masing-masing dengan kondisi yang lebih segar.

Posted in

20 April 2014

Endorse Endorse Endorse @supplier_beautycare_shop

Endorse Endorse Endorse





Alhamdulillah masih ada yang mempercayakan produknya untuk saya gunakan dan tentu saja akan saya review melalui blog ini. Barangkali banyak orang di luar sana yang masih mematok bayaran tertentu untuk menerima endorse di luar produk yang diberikan oleh sang pemberi endorse. Di blog ini banyak juga sih sebenarnya produk endorse yang berbayar. Jadi tak hanya barang yang akan saya terima ada pula bayaran sampingan untuk tulisan yang saya publikasikan di blog.

Tapi kadang berbuat kebaikan dengan tidak meminta bayaran untuk tulisan di blog untuk orang yang baru saja memulai usaha onlinenya itu menyenangkan. Bukankah kita semua menyembah Dzat Yang Maha Baik di dunia ini? Pastinya ada sifat baik pula yang menempel pada kita semua. Kali ini saya ingin membagikan produk kecantikan yang saya dapatkan dari @supplier_beautycare_shop. Ada tiga dan saya suka semuanya.

Benda pertama yang saya coba adalah body lotionnya. Sebab pas buka paketnya harumnya semerbak banget. Ya ampun ini parfum apa body lotion. Pas coba langsung suka. Kulit lembab seketika. Soalnya di Pontianak kan cuacanya panas banget tuh kalo pas siang-siang. Matahari bersinar dengan garang di sini. Apalagi kalo berangkat siaran. Dapat dipastikan kulit akan terpapar sinar matahari walaupun hanya bagian telapak tangan. Kaos kaki sih saya sudah rajin pake. Nah sarung tangan yang jarang. Suka ribet makenya. Apalagi takut tangannya nggak bebas digerakin padahal lagi bawa sepeda motor. Takut kenapa-kenapa selama di perjalanan.

Supaya kulit tangannya nggak terbakar ya memang wajib pake body lotion di bagian telapak tangan. Biasa saya pake agak banyak untuk bagian atas telapak tangan supaya lebih lembab. Harum body lotion dari @supplier_beautycare_shop ini bikin kita memulai hari penuh semangat. Soalnya saya suka nyium harumnya saat kerja. Walaupun kaki saya tidak terpapar sinar matahari tapi saya juga tetap menggunakannya di bagian kaki dan paha. Lengan juga.

Selain body lotion ada juga benda ajaib kecil yang bakalan disukai oleh cewek-cewek nih. Apalagi yang suka bibirnya berwarna agak merah. Ada liptint ukuran mini banget nih. Kecil-kecil tapi ajaib. Langsung bisa bikin bibir merah merona. Warnanya juga nempel banget di bibir. Tapi walaupun nempel banget ngebersihinnya juga nggak sulit kok. Pake air dan tinggal di lap aja pake kain atau tisu. Saya biasanya membersihkannya menggunakan tisu basah dan langsung hilang.


Saya suka menambahkan lipstik warna pink favorit saya supaya warna merahnya tak begitu menyala. Soalnya yang nyampe ke saya ini warnanya shocking banget. Jadi buat yang tidak suka warna menyala bisa ditambahkan lipstik dengan warna yang lebih lembut. Makanya di foto ini warna bibir saya tidak begitu menyala. Namun tak juga terlalu pucat mengingat warna lipstik yang saya gunakan memang agak pucat.

Terakhir adalah masker naturgo yang bikin kulit saya bersih dari minyak dan kotoran serta kulit mati. Jenis masker gini memang saya suka sekali. Tinggal di aplikasikan ke wajah dan tunggu sampai benar-benar kering yang ditandai dengan wajah yang tak bisa digerakkan dengan ekspresi selain datar alias cemberut. Kalau sudah kering tinggal di kelupasin. Gampang banget pakenya.



Produk yang dijual @supplier_beautycare_shop juga terjangkau banget. Buat yang suka dagang bisa dapat penghasilan dengan menjadi reseller atau dropshipper. Langsung aja cek instagramnya @supplier_beautycare_shop ya.

Posted in

19 April 2014

Gunting Kain

Sekarang saya mengerti alasan Aki tidak mengizinkan saya sembarangan mengguntingkan 'gunting kain' miliknya untuk bermain. Sebab gunting ternyata mudah sekali untuk tumpul dan kain adalah bahan yang cukup sulit untuk digunting dengan gunting yang kurang tajam. Beda dengan plastik atau kertas.

Terakhir yang saya gunting sebelum gunting kain pertama saya menumpul adalah selotip. Yap! Sejenis lakban sebenarnya. Habis itu guntingnya benar-benar tumpul. Saya mencari beragam cara untuk menajamkan gunting tersebut dan akhirnya menyerah. Karena memang sulit menajamkannya kembali. Padahal saya butuh sekali gunting tersebut. Menyebalkan tak bisa menggunting bahan yang saya butuhkan dengan gunting.

Siang tadi ke pasar lagi dan membeli gunting baru yang lebih besar dan masih tajam. Kali ini saya tak akan sembarangan lagi menggunakannya. Hanya kain yang akan saya gunting dengan gunting kain tersebut. Ada rencana memberikannya nama supaya saya sayang padanya. Tak menyepelekan kemampuannya menggunting.

Followers

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Blog Archive