21 Juli 2016

Jajan Jajanan Pontianak: Jus Jagung

Itu judul nggak kebanyakan huruf J apa ya?

Abaikan!

Jadi begini ceritanya. Saya baru sadar pedagang gerobakan yang nongkrong di samping kampus Widya Dharma punya menu istimewa yang nggak semua tempat punya. Semua gerobakan lain maksudnya. Sudah sering sih saya minum jus jagung di situ atau saya sebut susu jagung saja? Tapi saya baru sadar kalau minuman itu cukup langka di Pontianak. Bahkan rasanya gerobakan yang lain, setahu saya nggak jual susu jagung ini deh.

Jarang-jarang kan jagung dibikin susu kayak susu kedelai gitu? Ternyata enak banget lho dijadikan minuman. Setiap saya mampir ke situ pasti saya minum jus jagung alias susu jagungnya. Kalau nggak salah harganya 4.000/gelas. Terjangkau kok. Wajar sih dagangannya laris manis. Apalagi di sini menyediakan banyak sekali kue.

Bermacam jenis kue dari yang asin sampai yang manis. Dari yang digoreng sampai yang dikukus ada semua. Meja penuh sekali dengan kue-kue lokal kayak cai kue dan bola-bola keladi. Itu dua jenis di antaranya ya! Masih banyak lagi kue yang lain di situ.

Terus meskipun gerobakan pelayanannya baik kok. Bukan berarti harga murah, gerobakan, pelayannya jelek ya. Kita bakal dilayani dengan baik dan cepat. Selain jus jagung ada beberapa minuman istimewa yang lain kok. Gerobakan lain bisa jadi jual juga ni. Susu kedelai sama sari kacang hijau.

Ngomong-ngomong soal susu kedelai saya biasanya beli bawa pulang tanpa es. Biar ASI deras. Saya sudah minum booster ASI yang soya dan ternyata saya nggak suka. Makanya minum soya gerobakan biar tetap bisa ngeboost ASI. Nanti deh saya cerita apa aja yang saya konsumsi sebagai booster ASI. Siapa tahu ada yang masih bingung mau makan dan minum apa selama menyusui.

Nah, gimana? Tertarik buat coba susu jagungnya?

Menulis Itu...

Sudah lama saya "meliburkan" diri dari kegiatan menulis dan rasanya saya menjadi agak nggak waras. Iyap! Cara saya menjaga kewarasan saya adalah dengan banyak-banyak menulis. Menulis itu kayak terapi. Seperti obat. Obat karena sedemikian banyak hal yang harus saya atasi. Sebagai orang dewasa, saya sadar bahwa saya ingin sekali kembali ke masa-masa kecil di mana saya tak terlalu khawatir soal masa depan.

Setidaknya ingin kembali ke masa awal menjadi blogger. Saat saya tak begitu peduli reaksi orang lain membaca tulisan saya. Tak tahu bahwa tulisan saya bisa dibaca banyak orang dan "menyakiti" tanpa saya peduli dengan orang yang tersakiti. Di mana masa itu kemarahan menjadi energi yang sangat kuat. Puluhan artikel panjang lebar bisa saya tuliskan.

Berbeda dengan sekarang. Menulis sudah ada "aturan" tak tertulisnya yang saya buat sendiri. Hal-hal yang saya pikir berpotensi menyebarkan hal negatif membuat saya mengambil waktu sejenak untuk menuliskan gagasan lain. Gagasan yang syukur-syukur bisa memberikan manfaat, setidaknya jangan memberikan mudarat pada pembaca yang hingga hari ini masih mau menyempatkan diri untuk mampir.

Apakah ada yang rindu dengan diri saya yang lampau itu? Ketika saya berbicara terlalu personal dan blak-blakan yang kemudian membuat sebagian orang jadi menjauh? Untungnya saya tak begitu memperdulikan hal itu ya, orang yang menjauh maksud saya, saya tetap saya menulis walaupun ada yang nggak suka. Kalau saya memutuskan berhenti menulis waktu itu, sekarang saya tidak akan menjadi diri saya yang ini. Pasti ada yang berbeda tentang saya.

Menulis itu membuat saya menjadi diri saya yang sekarang. Ngomong-ngomong soal menulis sebenarnya saya rindu sekali menulis di buku harian atau buku tebal 500 halaman yang dulu saya miliki. Warna merah dengan motif bunga. Tapi mengingat hal tersebut nggak go green jadi saya balik lagi deh menulis secara digital saja.

Kayaknya saya akan banyak sekali curhat di blog ini. Kayak dulu. Waktu saya masih sendiri. Karena terlalu banyak hal yang ingin saya sampaikan dan tak adil rasanya membebankannya pada suami seorang diri. Menambah hal-hal yang harus dia cerna di luar banyak hal yang juga harus dipecahkan.

Menulis itu berbicara dalam diam. Berteriak dengan jemari-jemari yang terus berlari tanpa henti. Berharap ada yang membaca untuk mendengar. Saya ada rencana bikin curhatannya dalam bentuk vlog juga sih. Supaya lebih "berasa" tapi entah bakalan ada yang nonton atau tidak ya?

Ada hal yang ingin saya bagi dan terlalu menyakitkan untuk ditahan sendirian. Entahlah. Mungkin saya butuh terapis yang bisa menenangkan saya namun saya takut dianggap gila. Padahal alasan ketidakwarasan saya saja tidak masuk rumah sakit jiwa.

5 Juli 2016

Buat Apa Daftar BebasBayar, Memangnya Ada Manfaatnya Buat Mudik Lebaran?

BebasBayar

Berbagi aplikasi yang bisa kita install ke smartphone kita semakin beragam jumlahnya. Aplikasi yang tentu saja memberikan beragam kemudahan terutama pembayaran online yang memang sangat dibutuhkan di era digital ini. Akan sangat sulit rasanya hidup tanpa smartphone yang dijejali dengan macam-macam aplikasi yang membuat segala pembayaran menjadi mudah. Segalanya bisa dicari solusinya melalui internet. Internet menjadi jawaban semua permasalahan kita.

Buat apa daftar bebas bayar, memangnya ada manfaatnya buat mudik lebaran?

Satu di antara aplikasi yang memudahkan orang yang selalu bertransaksi melalui smartphonenya adalah BebasBayar. Buat apa punya aplikasi ini sedangkan saya sudah punya internet banking? Bisa bayar melalui multipayment dan beragam pilihan pembayaran lainnya? Yakin pilihan pembayaran yang Anda miliki sudah lengkap? Katakanlah sudah lengkap, apakah metode pembayaran yang selama ini Anda gunakan bisa memberikan keuntungan lebih? Selain keuntungan mudah digunakan dari rumah bahkan ketika mudik lebaran? Bisakah metode pembayaran Anda menjadi bisnis online yang menawarkan penghasilan berjuta-juta?







Eitssss kok bunyinya seperti money game? Jangan-jangan buat daftar BebasBayar harus mengeluarkan uang jutaan untuk membayar titik-titik hak usahanya? Money game sudah terlalu mainstream ya! Sudah banyak orang yang menyadari bahwa money game itu tak lebih dari pembodohan masal dan yang berada paling atas yang akan mendapatkan keuntungan paling banyak lalu yang berrada paling bawah tidak akan mendapatkan apa-apa? Alias ujung-ujungnya gigit jari dan tak bisa mengadu ke mana-mana karena ditipu dengan janji manis.

Di BebasBayar pendaftarannya benar-benar gratis lho. Tinggal gunakan nomor handphone dan email bisa langsung terdaftar. Saya mendaftar tak lebih dari 2 menit sudah selesai. Bergantung pada jaringan internet sih ya! Karena daftarnya online ya mau nggak mau harus menggunakan jaringan internet yang mumpuni. Sebelum mendaftar kita install dulu aplikasi BebasBayar ini dari playstore yang bisa diunduh secara gratis.


Metode pembayaran BebasBayar memberikan banyak sekali kemudahan terutama yang suka kehabisan pulsa di perjalanan mudik. Nggak kebayang berada di tempat yang jauh dari kota dan tempat penjualan pulsa. Sementara di internet banking sendiri pilihan pembelian pulsanya nggak banyak. Bahkan ada yang batas minimalnya 25.000/nomor. Bagaimana kalau kita ingin bagi-bagi pulsa sama saudara-saudara yang kita temui selama mudik nanti? Ya katakanlah pengen nambah THR lebaran dalam bentuk pulsa. Selain bisa beli di BebasBayar, kita juga akan mendapatkan keuntungan dari selisih harga pulsa yang harus kita bayarkan di tempat beli pulsa bukan? Lebih hemat dan selisih ini bisa kita gunakan untuk pembayaran yang lain. Setiap transaksi yang kita lakukan ada cashbacknya. Sangat menggiurkan bukan?


Jadi selama mudik lebaran kita tetap bisa menghasilkan uang dari transaksi yang kita lakukan atau dari transaksi yang dilakukan oleh downline kita sampai kedalaman level 5. Harus ajak orang lain untuk bergabung dong kalau begitu? Jika memang ingin mendapatkan penghasilan lebih banyak tentu saja kita harus mengajak orang lain untuk mendaftar di BebasBayar dan aktif menggunakan BebasBayar sebagai pilihan metode pembayaran online mereka untuk berbagai kebutuhan. Buat apa mengajak orang lain? Karena orang lain juga butuh metode pembayaran yang memudahakan mereka untuk bertransaksi dan tahukah Anda dengan mengajak orang lain untuk menggunakan BebasBayar ini sama juga Anda membukakan lapangan pekerjaan bagi banyak orang. Namanya bisnis jaringan adalah bisnis yang saling membantu satu sama lain.

Bisnis ini sama sekali tanpa risiko rugi karena kita hanya memindahkan metode pembayaran kita menggunakan BebasBayar. Toh pada akhirnya kita tetap akan melakukan berbagai pembayaran tersebut dengan atau tanpa aplikasi BebasBayar bukan? Satu lagi yang harus saya ingatkan bahwa Anda tidak menarik biaya keanggotan dari orang yang Anda ajak untuk bergabung melalui link affiliasi Anda. So it's a win-win solution bukan? Apalagi jika selama mudik lebaran bertemu banyak keluarga yang bingung untuk membayar berbagai tagihan yang dia miliki karena di tempatnya jauh dari bank atau ATM dan bahkan hanya ada 1 pilihan bank yang tentu saja belum tentu bisa mencakup semua pembayaran yang dia butuhkan.

BebasBayar akan sangat membantu terutama bagi Anda yang keluarganya ingin buka usaha konter pembayaran berbagai tagihan di lokasi yang tak banyak bisa mendapatkan beragam pilihan pembayaran. Gunakan waktu mudik atau libur lebaran ini untuk menjangkau keluarga yang selama ini jarang ditemui. BebasBayar akan menjadi solusi tepat bagi kita yang selalu bertransaksi online. Apalagi isi depositnya sangat mudah. Bisa menggunakan berbagai pilihan bank yang disediakan dan deposit akan masuk dalam hitungan beberapa menit.

Bagi Anda yang ingin kembali ke kota dan selama di tanah kelahiran kesulitan membeli tiket pesawat, nah beruntung banget kalau sudah punya akun BebasBayar. Bisa beli melalui BebasBayar dan tidak akan bingung untuk pulang lagi dan berkutat dengan jam kerja di kota. BebasBayar ini akan menjadi senjata yang paling tepat selama mudik. Banyak sekali yang bisa dilakukan dengan BebasBayar ini dan tidak perlu takut terlambat membayar beragam tagihan dan bisa libur lebaran dengan tenang deh di kampung halaman. Nggak ada cerita semua tagihan terlambat dibayar dan sampai menyebabkan Anda di denda atau yang lebih parah yang punya cicilan mobil atau motor, kendaraannya tiba-tiba disita karena belum membayar cicilan karena tak bisa membayarnya selama mudik lebaran di kampung.

Mudik lebaran kali ini akan sangat berkesan sebab kita membawa oleh-oleh yang tidak habis sekali makan. Bisa jadi apa yang kita bawa ini, yang kita sebut dengan BebasBayar akan mengubah masa depan banyak orang. Masa depan orang-orang yang kita cintai yang bingung mau cari penghasilan lewat mana dengan modal smartphone saja. Mau buka usaha banyak orang yang terbentur dengan modal. Di BebasBayar kita diberikan aplikasi gratis di Playstore (klik di sini) dan (klik di sini) untuk iOS. dan pendaftarannya benar-benar tidak menggunakan biaya. Kita hanya diwajibkan isi saldo minimal 10.000 dan saldo tersebut langsung bisa kita gunakan untuk bertransaksi.



Ambil kesempatan lebaran tahun ini untuk mengubah hidup Anda melalui genggaman Anda sendiri.

Masih ragu mau daftar BebasBayar? Tenang, GRATIS kok!


2 Juli 2016

Hari Libur Produktif Sekali



A photo posted by Raza Damilio (@razadamilio) on
Menulis dengan cepat adalah spesialis saya. Saya tak bsia terlalu lama duduk depan komputer dan berpikir. Saya menulis sambil berpikir. Mengetik sambil berpikir. Terkadang berbicara sambil berpikir. Banyak sekali hal yang lewat di pikrian saya. Saya tak bisa menyanyi dengan merdu atau berdansa dengan indah. Tapi saya bersyukur saya masih bisa menulis dengan cepat. Banayk orang yang tak bisa menulis dengan cepat lho. Walaupun sayangnya saya masih belum bisa mengetik dengan 10 jemari saya. Padahal bakalan keren sekali ya kalau bisa melakukannya dan sedikit typo yang akan terjadi dalam tulisan saya. Ini saya sering balik lagi ke belakang buat memperbaiki tulisan saya di bagian pengetikannya.

Menulis tak perlu sempurna. Jika terlalu sibuk mengejar kesempurnaan nggak bakalan bisa cepat menulisnya.

Saya tak menyangka lho saya bisa mengetik secepat sekarang ini. Dulu, buat ratain kiri kanan tulisan saja saya tak bisa. Bahkan banyak sekali ketikan saya yang salah. Saya pernah mengerjakan tugas di rental komputer yang harganya masih Rp3.000/jam. Lebih mahal dari biaya internet per jam sekarang ini ya. Jadi waktu itu saya mengetik apa adanya. Seperti yang sudah tersetting di Ms Word yang saya gunakan. Pas pulang dan membaca kembali tulisan saya yang sudah diprint saya baru sadar. Betapa banyaknya typo dan betapa lambatnya saya mengetik waktu itu. Setidaknya saya butuh 1 jam untuk mengetik 1 halaman. Sekarang saya bisa menyelesaikan dua halaman paling lama 15 menit.

Buat siapa pun di luar sana yang merasa banyak kekurangan, tenang, semuanya bisa dipelajari. Semuanya bisa dilatih. Saya berlatih sangat keras untuk menjadi diri saya yang sekarang. Supaya saya bisa menulis lebih cepat. Lebih banyak. Lalu berbagi hal yang bernafata dengan banyak orang. Nggak hanya sekadar menulis curhatan pribadi yang bertahun-tahun ke belakang sering sekali saya lakukan. Itu sebabnya tulisan saya dulu penuh dengan 'perasaan'. Entah itu perasaan marah, benci, atau sedih. Berbagai emosi muncul dalam tulisan saya. Pasti berbeda jauh dengan sekarang ya. Saya terasa lebih tenang dalam menulis. Ada hal-hal yang saya hilangkan dari tulisan saya. Terutama energi kemarahan yang tak ingin saya biarkan ada lagi di sini.

Marah itu melelahkan. Saya sudah terlalu tua untuk marah setiap hari di blog. Lagipula saya sudah punya suami yang siap menampung segala keluh kesah saya yang kadang marah, kadang sedih. Saya merasa lebih terkontrol dibandingkan sebelumnya. Buat yang merasa selama ini emosinya kurang stabil mungkin bisa mengambil langkah seperti saya, menikah dan menstabilkan emosi dengan menyatukan kehidupan kita bersama orang lain. Bukan mencari kehidupan yang sempurna. Menjadikan kehidupan lebih baik cukuplah. Karena tak akan ada yang namanya kehidupan yang sempurna di dunia ini. Bahkan dongeng sekalipun.

Sekarang saya sedang menikmati liburan di rumah. Libur kuliah. Tapi tetap bekerja. Apalagi mengingat saya bekerjanya sebagai penyiar radio, walaupun seminggu sekali, tetap saja nggak kenal yang namanya libur. Saya butuh liburan seperti ini lebih banyak supaya lebih produktif menulis. Memiliki anak membuat banyak waktu saya habis mengurusnya. Belum lagi jadwal kuliah yang memang padat. Seandainya pas kemarin hamil saya tahu sudah mengandung, tentu saya tidak mendaftarkan diri untuk kuliah. Menjalani ini semua terlalu melelahkan jiwa dan raga.

Saya butuh piknik. Untungnya lebaran kali ini bertepatan dengan libur cukup panjang menjelang UAS. Jadi saya bisa mengistirahatkan jiwa raga ini supaya mendapatkan kembali energi sebelum menghadapi ujian akhir dan menyelesaikan kuliah yang tinggal dua semester lagi. Lalu apa? Suami saya bilang sih, jadi-jadilah kuliah tu. Kalau jangan nambah lagi. Saya sih pengen nambah kuliah lagi sebenarnya. Tapi lihat nantilah semoga ada kesempatan saya menyelesaikan kuliah dengan nilai terbaik lalu kuliah lagi sampai cita-cita masa kecil saya tercapai.

Jadi profesor. Hehehe... entah bagaimana caranya mencapai titel yang saya impikan itu. Saya yakin akan ada jalannya nanti.

1 Juli 2016

Pontianak Kota Bersinar

Foto oleh Ronee

Pontianak Kota Bersinar, sebutan ini tentu sangat sesuai dengan matahari yang selalu bersinar terang di Bumi Khatulistiwa. Cahayanya menerangi setiap sudut Pontianak. Bahkan tidak tanggung-tanggung suhu udaranya bisa 32-33 derajat. Walaupun sebenarnya masih banyak lagi kota yang memiliki suhu yang lebih tinggi tetapi matahari Pontianak memang lebih terasa dibandingkan dengan tempat lain. Cuma anehnya kulit saya malah lebih cerah dibandingkan saat masih berada di Jawai Selatan dulu.

Sekarang ingin berbagi pemandangan Pontianak Kota Bersinar yang lokasi pengambilannya dari rumah adat dayak yang baru di Kota Baru. Rumah Radakng. Saya sudah izin dengan pemilik foto ini untuk memajangnya di blog. Foto ini juga bukan dihasilkan dari kamera profesional melainkan kamera ponsel. Saya tak akan menjelaskan apa merek kameranya karena memang ini bukan postingan berbayar.

Sebenarnya saya yakin banyak sekali foto yang memamerkan Kota Bersinar ini. Tetapi saya sendiri belum menemukan pemiliknya dan foto yang dimilikinya. Pelan-pelan saya akan mencoba berburu foto-foto yang memamerkan sudut-sudut Kota Pontianak dan sekitarnya sehingga teman-teman yang tak pernah datang ke sini jadi tahu bagaimana sebenarnya Kota Pontianak itu sendiri.

Sebab kadang saya sendiri merasa sangat kaget masih banyak orang yang beranggapan bahwa Pontianak itu tidak semaju yang sebenarnya. Bahkan ada yang bertanya apakah penduduk Pontianak tinggalnya di rumah? Karena dalam pikiran mereka warga Pontianak masih tinggal di atas pohon dengan rumah-rumah seadanya. Padahal di Pontianak sudah sangat maju bahkan sudah banyak mall.

Bandara saja ada di sini. Bagaimana mungkin kami masih primitive? Hehehe..

Pontianak Kota Bersinar Bisa Hilangkan Bayanganmu



Pontianak Kota Bersinar adalah julukan yang sangat cocok untuk Kota Pontianak tercinta ini. Setiap kota ada julukannya masing-masing bukan? Kita bisa cek tuh di Wikipedia daftar julukan kota di Indonesia apa saja. Contohnya nih julukan kota santri, julukan Kota Sukabumi, kota pelajar terbaik di Indonesia, julukan Kota Semarang, julukan Kota Kebumen, sampai julukan Kota Malang. Banyak sekali julukan kota yang ada di Indonesia. Bahkan Kota Pontianak sendiri selain disebut sebagai Pontianak Kota Bersinar juga ada yang menyebutnya Bumi Khatulistiwa dan beberapa panggilan lainnya.

Tapi tahukah kamu, kalau Pontianak Kota Bersinar bisa menghilangkan bayanganmu dari muka bumi ini? Bukan naik ke khayangan ya! Keliru itu. Kalau bicara khayangan jadi ingat soal dongeng masa kanak-kanak dulu yang selalu bercerita tentang hal-hal yang tidak mungkin atau tidak masuk di akal. Lalu bagaimana dengan bayangan yang menghilang dari muka bumi? Terdengar tak masuk akal juga? Tenang, ini benar-benar bisa terjadi di Pontianak.

Ada hari di mana terjadinya fenomena Kulminasi. Di Pontianak sendiri fenomena ini terjadi dua kali dalam setahun dan 3 hari setiap kalinya, yakni antara tanggal 21-23 Maret dan 21-23 September. Jadi sebenarnya Pontianak itu juga bisa dijuluki Negeri Tanpa Bayangan selain disebut sebagai Pontianak Kota Bersinar. Bedanya fenomena ini dengan gerhana adalah saat Kulminasi, cahaya matahari itu sangat terang. Kalau gerhana kan ada yang ditutupi sama bumi ya. Bisa gerhana bulan bisa juga gerhana matahari. Beda dengan gerhana yang terjadinya tidak terjadwal tetap seperti Kulminasi yang setiap tahunnya ya tanggalnya itu-itu saja.

Apabila matahari tertutup awan pada jam seharusnya terjadi Kulminasi ya bayangan kita tetap akan ada sih. Jadi benar bayangan menghilang? Tepatnya bukan menghilang melainkan bayangan kita sejajar dengan diri kita sendiri sehingga tidak terlihat. Sebab saat Kulminasi matahari tepat berada di atas kepala kita. Titik equator sejajar dengan matahari posisinya sehingga bayangan menjadi 'menghilang'. Selain fenomena menghilangnya bayangan benda yang berada di titik equator tersebut, kita juga bisa menyaksikan telur yang bisa berdiri tegak tanpa trik apa pun di titik tersebut.

Biasanya masyarakat akan berkumpul di Tugu Khatulistiwa dan banyak atraksi yang akan disuguhkan di sana. Tidak hanya wisatawan lokal yang datang ke sini. Banyak juga warga negara asing yang mampir dan ikut meramaikan acara ini. Mataharinya jangan ditanya deh, menyilaukan. Namanya juga Pontianak Kota Bersinar ya. Tentunya akan sangat terang deh cahaya matahari pada hari tersebut.

Buat yang belum pernah kehilangan bayangannya boleh banget nih mampir ke Pontianak. Sesekali kehilangan bayangan bakalan seru juga kan? Belum lagi banyak atraksi menarik yang sangat menghibur. Oh iya, walikota juga hadir di acara ini. Jadi yang belum kenal sama Pak Walikota juga bisa sekalian kenalan, syukur-syukur bisa selfie bareng.

Mampirlah ke Pontianak Kota Bersinar karena di sini kami punya banyak sekali tempat wisata kuliner yang enak-enak, belum lagi warung kopi yang dengan mudah bisa ditemukan di banyak tempat mulai dari jalan utama sampai gang-gang punya warung kopinya sendiri.

Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba SEO Pontianak Kota Bersinar yang disponsori oleh sponsor berikut ini.
3. Marici (Makanan Ringan Cianjur) 085793343845

Pompa ASI Manual Terbaik



A photo posted by Raza Damilio (@razadamilio) on
Sudah setahun lebih saya selalu memompa ASI untuk Raza. Mengingat saya kuliah dari pagi sampai siang dan tentunya memberikan ASI secara penuh jauh lebih baik dibandingkan mengasup bayi yang baru lahir dengan susu formula. Apa yang ada di dalam ASI belum tentu bisa dipenuhi oleh asupan yang lain meskipun itu susu formula. Tapi apakah memberikan susu formula itu buruk? Saya nulis ini bukan buat menghakimi orang tua yang tak memberikan ASI buat anaknya hingga usia 2 tahun ya. Namun ingin membagi pengalaman saya menggunakan pompa ASI.

Saya menggunakan beberapa pompa ASI sebelum akhirnya jatuh cinta dengan pompa ASI manual dari Medela. Pompa ASI Medela yang Harmony ini memang yang paling cocok sama saya. Apalagi saya sudah menggunakan dua pompa ASI listrik dan ternyata yang lebih nyaman adalah pompa ASI manual. Buat saya sih. Setiap ibu berbeda kebutuhan pompanya dan tentu saja ada trial dan error yang akan kita lewati sampai akhirnya kita memiliki satu atau dua pompa ASI favorit yang paling cocok. Iya, pompa ASI itu cocok-cocokan ya! Nggak semua pompa ASI yang mahal itu cocok dengan setiap ibu atau pompa ASI yang murah itu nggak bagus.

Bukan masalah harga pompa ASI-nya walaupun banyak juga yang mengatakan ada harga ada kualitas ya!

Bagi saya Medela memang punya banyak pompa ASI yang punya kualitas baik. Setelah menggunakan yang listrik saya merasa menggunakan yang manual itu jauh lebih nyaman sebab kita bisa mengatur sendiri kecepatan dan kekuatannya dengan tangan kita. Beda cerita dengan pompa ASI yang listrik ya. Kadang terlalu kuat mompanya atau sebaliknya malah terlalu lemah. Jadinya pemompaan tidak maksimal dan ASI-nya juga sudah untuk keluar atau malah nggak keluar sama sekali.

Setelah beberapa bulan ini menggunakan pompa ASI Medela Harmony saya merasakan cepat LDR alias Let Down Reflex, jadi sebentar saja memompa saya sudah dapat 1 botol penuh ASI yang siap di simpan di dalam freezer. Semenjak menggunakan Pompa ASI Medela ini saya mendapatkan paling tidak 3 botol ASIP sehari. Padahal sebelumnya hanya mendapatkan 1 atau 2. Di usia Raza sekarang yang sudah setahun lebih memang produk ASI saya berkurang dibandingkan 6 bulan pertama kelahirannya. Namun alhamdulillah sampai sekarang produksi ASI saya masih cukup banyak untuk stok tabungan di freezer dan sangat membantu ketika saya kuliah dan Raza butuh susu.

Pompa ASI Medela Harmony yang manual ini juga paling cocok digunakan untuk newborn ya. Buat yang nggak tahan sakit saat mompa juga sebaiknya menggunakan yang manual saja. Selama menggunakan yang listrik saya merasakan pemompaan agak menyiksa dibandingkan menggunakan yang manual. Sebenarnya saya ingin punya pompa ASI yang listrik yang bisa memompa dua payudara sekaligus dari Medela juga. Namun memang harganya lumayan tinggi. Terus saya suka kepikiran, kalau rusak bagaimana? Mengingat saya mudah sekali merusak benda elektronik yang ada di rumah.

Bagaimana mompa ASI-nya? Lancar? Pakai pompa ASI apa? Share dong!