Blog Contest

18 April 2014

Sayuran Rebus

Selama ini terbiasa sekali dengan sayur yang dimasak dengan tambahan bumbu. Entah itu sedikit entah banyak. Jadi saat menikah saya juga menyediakan beragam bumbu buat masak sayur dan lauk. Garam, masako, kaldu kotak, dan beragam bawang.

Beberapa waktu yang lalu saya putuskan buat mengganti cara memasak saya. Terutama untuk sayur. Sayurnya sekarang dimasak dengan cara direbus tanpa bumbu apa pun. Tidak ada bumbu yang ditumis. Benar-benar sayur rebus dengan air. Terutama buncis. Biasanya satu kotak buncis yang harganya 12.000an saya bisa menyediakannya untuk 3 kali makan berdua dengan suami.

Jagung baby alias baby corn juga sekarang hanya direbus tanpa bumbu apa pun. Ayam yang biasanya saya goreng, setelah diungkep dengan bumbu kunyit, garam, dan bawang putih, sekarang saya masak dengan cara berbeda. Saya rebus dengan sedikit kecap manis saja tanpa garam atau gula. Bahkan tak ada bumbu penyedap lagi.

Saya baru sadar pemahaman saya tentang makanan enak selama ini berbeda dengan yang saya jalani sekarang. Ternyata enak juga hanya dengan cara rebus seperti itu. Bahkan rasanya lebih manis untuk sayurnya. Ayamnya juga gurih.

Ingin mengurangi minyak dan garam termasuk gula untuk masakan supaya makanan di rumah jadi lebih sehat.

Bagaimana denganmu?


Posted via Blogaway

Makaroni Instant

Menyediakan makanan yang bisa diolah dalam waktu kurang dari 30 menit penting sekali sebagai ibu rumah tangga yang punya banyak job sampingan seperti saya. Sebab kadang ada hal-hal yang harus saya selesaikan dalam waktu yang panjang sehingga memasak adalah hal yang harus saya efisienkan waktunya.

Menyimpan beberapa makaroni instant dan saos bolognase sangat penting buat saya. Selain suami dan saya suka makan makaroni rebus dengan saos daging gitu, menyiapkannya juga sangat gampang.

Biasanya saya suka mencampurnya dengan jagung muda yang kecil saat merebusnya. Babycornnya akan terasa manis banget saat dikunyah. Tak ada penambahan bumbu saat merebusnya. Harga makaroni satu kotak bisa buat empat porsi juga murah. Nggak sampe 10.000.

Makaroninya direbusnya sebentar aja. Sekitar 10-15 menit. Suami suka makaroninya benar-benar mateng. Jadi agak lama saya merebusnya. Bisa sampe 15 menit. Dibandingkan makan mie instant saya lebih suka makaroni instant. Sebab kalo makan mie instant saya bisa diare. Beda dengan makaroni. Belum pernah diare gara-gara makaroni.

Bagaimana denganmu?


Posted via Blogaway

Kontes 3 Tahun Honeylizious.com

Biasanya giveaway itu meminta pesertanya untuk membuat postingan di blog kemudian mendaftar di kotak komentar. Namun itu berarti saya harus menilai setiap postingan lomba. Membacanya dulu satu persatu barulah bisa membuat penilaian. Cukup merepotkan karena saya tak bisa memperkirakan berapa peserta yang ikutan. Padahal saya tetap ingin mengadakan lomba untuk merayakan ulang tahun blog ini dan juga ulang tahun saya sendiri. Tak begitu berdekatan tapi karena blog ini diberikan seorang teman sebagai hadiah ulang tahun saya pikir kelahiran kami sama. Hehehe...

Makanya sekarang saya mengadakan kontes di halaman facebook saya. Sebagai bentuk giveaway kecil-kecilan. Pemilihan pemenangnya random saja karena memang peserta tidak diminta untuk membuat tulisan. Hanya memilih bros yang saya jadikan hadiah. Tidak memilih juga tak masalah. Sebab saya tetap akan memberikan 25 bros buatan tangan saya sendiri tersebut pada pemenang.

Untuk ikut kontes ini peserta tak perlu membayar apa pun. Semuanya gratis. Persyaratan sudah dituliskan di facebook. Silakan berteman dengan saya di facebook. Rohani Syawaliah. Untuk ikutan cukup punya akun facebook sudah bisa. Jadi kontes ini terbuka buat siapa saja bukan hanya blogger yang aktif menulis dan mengikuti lomba.

Apabila menang nanti hadiah akan dikirimkan tanpa dipungut biaya sepeser pun. Cukup nunggu hadiahnya datang saja. Terbuka untuk semua warga negara Indonesia yang berdomisili di Indonesia. Usia tak dibatasi. Cowok cewek boleh ikutan.

Informasi lainnya bisa lewat twitter  @honeylizious atau instagram  @honeylizious.


Posted via Blogaway

17 April 2014

Where My Office?





I have no desk to write something because I need it for my computer. Entire desk only for the monitor. But that's ok. I don't need a desk like any other employee in this world. But if you ask where my office is, I will answer loudly, my office is my home. I work at my room. My lovely room. Sometime it's messy. But thanks God, my hubby always understand how I work.

16 April 2014

I Do Crafting






Lazy time to turn on my PC. Because I've been working another job. Still in my room or my kitchen. I need more space to do this job. Some music too. I do crafting. This is just like playing. But only wirh myself. Not with my friend like a kid. Miss that time when I do crafting with my grandpa. He is my playmate when I am crafting. He taugh me about so many thing. Crafting with paper or fabric. He has that magic scissor. I called it magic because his scissor so sharp. I can cut anything I want. But he love his scissor so much. No paper cutting with that magic scissor. Only fabric.

Enjoy what I made a few days ago on my instagram @honeylizious.



15 April 2014

Terukir di Bintang – Yuna




Saya termasuk orang yang kesulitan menghapal lirik lagu. Butuh waktu lama buat benar-benar bisa mengingatnya. Makanya ketika ada iklan di televisi yang menggunakan lagu, saya hanya hapal nadanya tapi tak benar-benar hapal liriknya. Kecuali sepotong saja. Bagian yang paling mudah diingat tentunya. Dari banyak iklan yang sedang beredar di televisi, what beredar? hahahah menyenangkan menggunakan kata tersebut, 'beredar', ada satu iklan yang cukup menarik perhatian saya. Lagunya. Bukan iklannya.

Kalau mengingat lirik yang memang hanya ada di lagu tersebut sih tentu akan lebih gampang menemukan lagu yang dituju. Sayangnya yang saya ingat bagian yang sangat umum. Liriknya yang 'tak mungkin hilang... nanananana'. Saya tambahkan 'nananana' karena saya hanya ingat nadanya bagian tersebut. Pas coba pake kata kunci 'iklan tour Malaysia di televisi Indonesia' juga nggak keluar yang saya cari. Dari lirik tersebut malah lagu penyanyi yang lain yang keluar.

Untungnya tak kehabisan akal. Saya tulis aja di twitter. Berharap ada yang tahu lagu yang saya maksud. Tak sampai 5 menit ternyata ada yang menjelaskan bahwa lagu yang digunakan di iklan Malaysia tersebut adalah lagunya Yuna yang berjudul 'Terukir di Bintang'. Langsung deh cari videonya di Youtube. Pas selesai nonton dan dengar lagunya puas banget. Benar sekali lagunya milik Yuna. Sekarang tinggal putar lagunya dari smartphone setiap kepengen.

Sebelumnya sih sudah sering mendengar nama Yuna. Tapi tak begitu antusias dengan lagunya. Beberapa lagunya yang berbahasa Inggris memang masuk carta lagu di Radio Volare. Meskipun tak pernah jawara tapi lagunya memang lumayan easy listening. Nah pas lagu yang dipake buat iklan ini memang saya suka sekali. Untuk sementara hanya lagu itu yang saya dengarkan melalui smartphone.

Dulu sih pernah juga suka sama lagu yang dijadikan tema lagu buat iklan. Karena lagu berbahasa Inggris lebih mudah memang menemukan liriknya. Pencarian menggunakan mesin google juga tidak begitu sulit. Jadi kepikiran suatu hari nanti google akan mendeteksi nada lagu yang kita tahu bunyinya tapi tak tahu liriknya dan siapa penyanyi serta judul lagunya. Supaya kita bisa menggunakan pencarian 'nada'. Bukan hanya suara yang bisa dideteksi seperti sekarang ini.


Saya yakin raksasa sebesar google sudah memikirkan ini jauh sebelum saya sendiri menginginkannya. Kita hanya bisa menunggu kejutan dari google seperti apa suatu hari nanti. 

Followers

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Blog Archive