31 Juli 2012

#IniSahurku Mana Sahurmu?

#IniSahurku Mana Sahurmu?



Sebelas hari sudah bulan puasa ini berjalan. Setiap jam 3 pula saya harus bangun untuk menyalakan pemancar dan bangun karena harus mengudara di 103.4FM, Radio Volare. Soalnya ada program khusus puasa yang dinamai Sahur di Radio.

Setiap dini hari pula saya harus mengunggah foto makan sahur kami ke twitter untuk mengundang Bujang Dare pendengar setia Radio Volare ikutan memajang foto menu sahurnya. Dengan tagar #IniSahurku foto makanan itu pun mewarnai lini masa. Berikut foto-fotonya.

Rendang, mie goreng, kentang mini

Soto buatan Mama Eri.


Sop ceker, perkedel jagung, kuah ikan teri kacang, dan telor puyuh.


Nasi kuning dan tekwan.

Tekwan.

Ayam goreng, tahu goreng, kerupuk udang, dan sambal teri kacang.

Sop kacang merah dan rendang.

Bagi saya sendiri menu apa pun yang paling penting adalah keberadaan kuah yang enak. Kalau sudah ada kuah dalam piring, saya bisa makan dalam waktu kurang dari 10 menit.

Besok saya bagikan foto menu berbuka lagi ya.. Selamat berbuka puasa.

30 Juli 2012

Baju Baru, Alhamdulillah

Baju Baru, Alhamdulillah



Lebaran waktu kecil menjadi momen yang sangat menyenangkan karena banyak yang membelikan baju baru. Memang sih esensi lebaran bukan untuk mendapatkan baju baru. Baju baru sendiri bisa didapatkan dengan memenuhi persyaratan yang diajukan oleh orang tua. Paling umum adalah puasa satu bulan penuh. Jadi banyak anak-anak yang termotivasi untuk puasa tanpa bolong selama satu bulan.

Ternyata saya tetap mendapatkan baju baru tahun ini. Lama sekali rasanya tak membeli pakaian baru. Nah beberapa hari yang lalu saya malah mendapatkan tiga pakaian baru. Satu sudah saya kenakan. Dua saya simpan untuk lebaran nanti.

 
Dalam pikiran saya distro atau yang sejenisnya tidak akan menjual pakaian yang lebih girly. Ternyata saat mampir ke The Maximum Shop yang terletak di Jalan Putri Dare Nante no. 88F (di depan Pondok Ale-Ale) pendapat saya benar-benar salah. Di sini saya menemukan banyak sekali dress yang lucu. Bahkan saya ingin memborong semuanya.

Pakaian yang menjadi pilihan saya satu di antaranya adalah kemeja dari STARCROSS yang dihargai 160.000IDR. Tetapi karena di sini sedang ada diskon harga yang harus dibayar tentu saja di bawah harga yang tertera. Khusus tanggal 1-18 Agustus bahkan The Maximum Shop mengadakan sale khusus menjelang lebaran dengan diskon yang tak kalah menarik. Tidak tanggung-tanggung diskonnya mulai 20%-50%.

Kemeja kotak-kotak yang saya kenakan ini bahannya halus, lembut, dan adem. Saat melihat modelnya yang sederhana saya sudah jatuh cinta. Warnanya juga indah. Merahnya ngejreng dan tidak membuat saya seperti sedang memparadekan warna pakaian saya.

 
Ini tentu saja ukuran S. Bisa dikenakan dengan dua cara. Lengannya bisa dipendekkan dan dibiarkan panjang. Karena saya mengenakan kerudung saya membiarkan lengannya dipanjangkan. Tapi buat teman-teman yang tidak mengenakan hijab dan ingin mengenakan kemeja lengan pendek dan lengan panjang bisa membeli kemeja ini. Kapan saja ingin mengenakannya dengan lengan panjang bisa, dipendekkan juga bisa. Satu harga tapi seperti memiliki dua kemeja.

 
Besok saya akan pajang baju baru saya yang lainnya. Buat teman-teman yang tinggal di Kota Pontianak dan sekitarnya bisa ikutan kuis yang diadakan oleh The Maximum Shop di Radio Volare di program Soda Gembira yang mengudara dari pukul 1-4 sore. Senin-Jumat. Daripada beli mendingan yang gratisan dong ya? Penasaran dengan produk lainnya yang mereka jual? Langsung datang saja ke The Maximum Shop di Jalan Putri Dare Nante no. 88F. Tepat di depan Pondok Ale-Ale yang sering saya kunjungi itu.

29 Juli 2012

Shabu-Shabu, Steak dan Shake

Shabu-Shabu, Steak dan Shake



Sebelumnya saya hanya berhasil menemukan steak di Food Court Mega Mall A. Yani. Ternyata di Jalan Johar ada warung yang menyediakan steak dengan harga yang sepertiga dari steak yang sempat saya makan sebelumnya. Tapi mereka tak menyediakan steak seperti yang saya makan waktu itu. Di sini hanya ada sirloin.

 
Sirloin single dihargai 11.000IDR. Takut tidak cukup (karena lapar berat) saya memesan sirloin double yang harganya 16.000IDR. Saya tidak berharap banyak pada steak yang harganya miring begitu. Ketika steaknya datang memang sudah saya duga, saya tidak akan begitu puas dengan steak ini. Dagingnya dibuat besar dengan balutan tepung keriting. Padahal tidak masalah ukurannya kecil. Asalkan benar-benar daging.

 
Rasanya? Tidak seenak tenderloin yang pertama kali saya cicipi. Hanya sausnya yang membuat saya sedikit puas. Sausnya lebih enak bagi lidah saya dibandingkan saus steak yang di Mega Mall.

Ditemani sepiring kentang goreng yang harganya 7.000IDR steak ini saya nikmati.

 
Bang Acan sendiri memesan Mie Rebus Daging yang harganya 13.000IDR. Kuahnya enak sekali. Itu yang terpenting. Apabila makanan berkuah sudah tidak benar-benar serius membuat kuah yang enak maka rusaklah makanan tersebut.

 
Minuman yang kami pesan ada dua, Cappuccino Es Krim dan Lemon Squaze. 


Cappuccinonya dihargai 8.000IDR. 

Lemon Squaze-nya 6.000IDR.

Cappuccinonya terlampau manis dan tak bisa ditutupi dengan mencampurkan gumpalan es krim coklat yang sedikit tawar. Total yang harus kami bayar 55.000IDR sudah termasuk pajak. Kapan-kapan saya ingin mencoba makanan yang lain lagi.

28 Juli 2012

Rasa Aman dan Nyaman

Rasa Aman dan Nyaman


Percayalah bahwa cinta tidak akan pernah ada akhir yang bahagia, karena sejatinya, cinta yang sesungguhnya tak akan pernah berakhir.

524169_480293008647426_2035590883_n_large
Perempuan mana pun bisa jadi akan terpesona pada lelaki yang tampan dan gagah. Tetapi di dunia nyata banyak hal yang bisa mengalahkan ketampanan dan rasa aman.

Apabila saya mundur beberapa ratus postingan ke belakang saya akan menemukan kembali postingan saya yang masih mentah itu. Diri saya yang belum benar-benar matang menghadapi yang namanya sebuah hubungan. Saya membuat sebuah daftar ‘lelaki yang saya inginkan’.

 Tumblr_m5flp7xtla1r5yp5bo1_500_large
Detik ini saya sadar satu hal, ketidakmatangan diri saya dulunya itulah yang membuat Tuhan masih menutup pintu yang akan membuat saya bertemu dengan jodoh saya. Walaupun itu bukan berarti lantas diri saya yang sekarang sudah matang.

Dulu, saya masih jauh dari matang, diri saya yang sekarang, saya harap sudah benar-benar matang.

 Tumblr_m5nzfekv4t1r78oplo1_400_large
Hari ini saya belajar satu hal bahwa, esensi dari hubungan sesama manusia adalah penerimaan. Contoh sederhana adalah tetangga, orang yang rumahnya berada di sebelah rumah kita. Bisakah kita memilih siapa yang akan berada di rumah yang bersebelahan dengan rumah kita? Saya rasa banyak orang tidak berpikir untuk memilih-milih tetangganya. Semua orang punya hak yang sama untuk tinggal di rumah mana pun yang ia mampu beli.
 Tumblr_m7prp9jqky1ryp7jko1_500_large
Kehidupan, semestinya adalah sesuatu yang harus kita terima. Kita tak bisa meminta dilahirkan oleh ibu yang mana, ditanam oleh benih ayah yang mana, atau bahkan kita tak bisa memilih kita ingin dilahirkan sebagai siapa. Kita hanya bisa menerima. Tetapi penerimaan juga tak lantas kita artikan sebagai sikap menerima tanpa melakukan apa-apa. Jika kita ingin kehidupan kita lebih baik pastinya kita melakukan sebuah usaha untuk membuatnya menjadi lebih baik. Tidak dengan mengubah jati diri kita sebenarnya atau mengutuki diri kita sendiri dan mengatakan: ‘Mengapa aku lahir sebagai orang yang ini?’

 Tumblr_m7u0ofmvtx1r4oulao1_500_large
Terimalah apa yang ada dalam dirimu. Sama juga dengan seseorang yang ditakdirkan untuk menjadi jodoh kita. Kamu bisa membuat daftar sepanjang apa pun. Persyaratan serumit apa pun. Bahkan kamu boleh menggambarkan jodohmu sebenarnya seperti apa. Tetapi ingat satu hal. Bahwa Tuhan akan memberikan apa yang kamu butuhkan dibandingkan memberikan apa yang kamu inginkan. Belum tentu kamu membutuhkan apa yang kamu inginkan.

 Tumblr_m7ts7zyfxl1qzh7tdo1_500_large
Saat saya mengingat semua persyaratan yang pernah saya tuliskan di blog ini. Kriteria lelaki yang saya inginkan. Jauh dari yang saya butuhkan sebenarnya. Detik ini saya sadar satu hal. Dari banyak syarat tersebut saya lupa, bahwa saya paling membutuhkan (alih-alih menginginkan) seorang lelaki yang bisa membuat saya merasa lebih aman dan nyaman. Sesederhana itu.

 Tumblr_m7u1aclqeo1rbhf8co1_500_large
Saya telah dekat dengan banyak lelaki. Menggilai mereka semua. Jatuh cinta dan kemudian terluka karena dikhianati. Terperangkap dalam patah hati yang berkepanjangan. Hingga suatu hari datang seseorang yang menunjukkan pada saya bahwa dibandingkan mabuk asmara saya lebih butuh seseorang yang melengkapi kehidupan saya. Membuat saya merasa lebih berharga dan diinginkan.

 554933_3591976962703_1173310111_n_large
Kemudian saya juga belajar lagi dari awal proses untuk mencintai seseorang. Bahwa cinta sejati, tak akan datang begitu saja, dia akan ditanam terlebih dahulu. Dipupuk dan disiram agar tumbuh subur. Lalu benih tersebut lama kelamaan akan bersemi. Waktu yang akan menunjukkan hasil yang akan dituai oleh orang yang menanamnya. Kamu menanam cinta, tak akan ada hasil panen kebencian di sana.

 483358_453790511309320_663056233_n_large
Saya rasa, saya tak butuh banyak syarat untuk belajar menyayangi seseorang. Saya hanya butuh waktu dan proses. Biarkan detik yang menjadikannya abadi.

27 Juli 2012

Makan Malam di Ayam Sugeban

Makan Malam di Ayam Sugeban

Sejak pertama membaca tulisan ‘Ayam Sugeban’ sebenarnya tidak begitu berminat untuk masuk. Memang tampilan luarnya tidak begitu meriah. Tetapi semalam mencoba mampir dan terkagum-kagum dengan tempatnya yang nyaman. Kursi yang empuk dan menu dengan cita rasa yang tinggi menjadi andalan Restoran Ayam Sugeban ini.

 
Tidak perlu berlama-lama memperhatikan makanan yang ada di menu saya langsung tertarik mencoba daging sapi lada hitam paket nasi mentega. Bang Candra memesan Ayam Goreng Saus Asam Manis Pedas.

Nasi mentega dengan daging sapi lada hitamnya sungguh enak. Saya suka meskipun sebenarnya saya berharap akan merasakan sedikit kepedasan karena lada. Ternyata tidak. Potongan timunnya juga enak dan segar. Kriuk-kriuk.

 
Ayam goreng saus asam pedas manisnya sebenarnya enak. Tetapi ukuran ayamnya sedikit terlalu kecil. Pedasnya pas. Bagian yang paling saya suka adalah potongan nanas yang membuat ayam ini menjadi terasa segar dan sedikit asam.

 
Minuman yang kami pesan ada dua. Aloevera es dengan sirup pandan dan Es Putri Salju.
 
Untuk aloevera es saya tidak begitu penasaran dengan rasanya. Toh Pontianak memang merupakan penghasil terbesar aloevera sehingga hampir tiap warung dan restoran menyediakan minuman olahan dari aloevera. Berbeda dengan Es Putri Salju yang merupakan campuran dari sirsar, kelapa kerok, nata de coco, dan es parut yang disiram dengan susu cair.

 

Saya suka dengan minuman yang saya pesan. Total harga yang harus kami bayar adalah 79.000IDR. Dua paket makan dan dua gelas minuman yang enak. Bukan harga yang tidak pantas meskipun tentu saja ini sedikit mahal. Eh, tapi masih banyak makanan lain yang jauh lebih mahal di menu. Ada yang 75.000IDR bahkan mungkin lebih, saya tidak meneliti satu demi satu. Hanya selintas lewat melirik harganya.

Hingga tulisan ini dipublikasikan pun saya masih belum singgah ke Jalan Merdeka untuk makan sotong pangkong. Jadwal malam ini adalah mampir ke sebuah distro yang meminta saya untuk mengenakan pakaian mereka dan mempublikasikannya di blog, twitter, instagram, facebook, dan flickr. Semoga saya menemukan dress yang sesuai dengan kepribadian saya.

Selamat berbuka puasa.

25 Juli 2012

Makan di Pondok Ale-Ale

Makan di Pondok Ale-Ale


Jalan-jalan makan memang sekarang menjadi rutinitas sehari-hari. Setiap malam habis salat taraweh, sekitar pukul 9 saya akan berkeliling Kota Pontianak untuk mencicipi ragam kuliner baru. Mulai dari yang murah sampai yang harus merogoh kocek sedikit dalam. Mulai dari warung pinggir jalan hingga restoran.
Teman saya pesan nasi goreng, tapi saya lupa tanya harganya berapa.

Nah, kali ini saya ingin berbagi tentang sebuah tempat yang sudah punya nama di Pontianak. Pondok Ale-Ale. Ale-ale sendiri adalah hewan sejenis kerang yang banyak terdapat di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Bahkan sudah menjadi makanan khas di sana.

Di Pondok Ale-Ale ini memang menyediakan masakan yang terbuat dari hewan kecil ini. Istimewa tentunya karena di Pontianak sendiri ale-ale tidak ada. Tetapi saya mendatangi tempat ini bukan karena ingin makan nasi dengan sambal goreng ale-ale. Datang ke sini karena sudah bingung mau ke mana.


Eh, ternyata Pondok Ale-Ale yang luas itu terletak di Jalan Putri Candramidi yang biasa disebut budak (anak) Pontianak Jalan Podomoro. Sebenarnya di Jalan Putri Dare Nante yang sebelahan dengan Jalan Podomoro juga ada Pondok Ale-Ale, di mall juga ada beberapa Pondok Ale-Ale, saya tidak tahu secara pasti sistemnya seperti apa. Apakah ini benar-benar cabang yang dimiliki oleh satu orang atau franchise.

Tempatnya nyaman menurut saya yang di Jalan Podomoro ini. Romantis dan indah. Ini penampakannya.


Saya pesan nasi dengan capcay. Capcaynya harganya 15.000IDR. Nasi putih mungkin 4.000IDR. 


Minumnya Sunkist Soda 8.500IDR. Harga yang tidak begitu mahal untuk sebuah tempat yang sebagus ini bukan?

Kalau masalah rasa menurut saya masih kalah dengan warung capcay langganan saya di depan Pasar Flamboyan. Tetapi meskipun warung harganya malah lebih mahal dibanding Pondok Ale-Ale. Tapi rasa emang tak bisa bohong.

 
Kecuali minumannya. Minuman Sunkist Soda ini memang tak banyak yang menjual. Sehingga apabila saya ke sini saya pasti pesannya minuman yang ini. Enak sih, meskipun saya tahu soda bukanlah minuman yang sehat. Jarang sih minum minuman bersoda.

Secara keseluruhan saya puas dengan pelayanannya. Semua pegawainya ramah, sopan, dan rapi.

24 Juli 2012

Sudahkah Anda Makan Sotong Pangkong Hari Ini?

Pertanyaan macam apa itu?

Sudah tahu Sotong Pangkong belum? Ini adalah makanan khas Pontianak, Kalimantan Barat. Terbuat dari sotong tentu saja. Ini panganan yang dibuat dari sotong yang sudah dikeringkan kemudian sotongnya dipanggang setelah itu dipangkong-pangkong. Dipangkong itu artinya sotongnya dipukul-pukul agar lebih mudah dinikmati.

Menikmatinya juga bisa dengan berbagai cara. Ada yang suka merendam sotong pangkongnya di dalam kuah cabai kacang. Setelah beberapa saat sotongnya menjadi lembek dan mudah untuk dimakan.

Ada pula yang suka menghisap sotong yang dibasahi sebentar dengan kuah cabai. Apabila kuah yang menempel di sotong mengering, sotongnya akan dibasahi lagi dengan kuah cabainya.

Cara lainnya adalah dengan mengunyah sotong itu sedikit demi sedikit kemudian menghirup kuah cabainya.

Beragam cara bisa dilakukan untuk menikmati seekor sotong pangkong yang harganya mulai 5.000-25.000IDR. Biasanya saya menikmati sotong seharga 8.000-10.000IDR.

Sampai hari ini saya masih belum sempat singgah ke lapak-lapak sotong pangkong yang berjejer di sepanjang Jalan Merdeka. Padahal tak pernah sekali pun saya tak menikmati sotong pangkong setiap bulan puasa. Rasanya yang gurih memang memanjakan lidah dan makanan laut memang favorit saya.

Selain bulan puasa memang ada juga yang berjualan sotong tetapi tidak semenjamur ini. Berderet-deret sepanjang Jalan Merdeka dan tentu saja jangan lewat jalan ini jika tidak berniat untuk membeli sotong pangkong. Macet parah.

Di luar bulan Ramadhan biasanya saya membeli sotong pangkong yang sudah dikemas rapi di mini market. Saya juga suka membeli dahfa ikan. Dua-duanya adalah cemilan yang sangat saya suka. Bagaimana dengan cemilan bulan puasamu? Kamu sukanya makan apa?


23 Juli 2012

Spiderman, Amazing!


Sebelum benar-benar berada di kursi yang benar dan pada akhirnya menduduki tempat duduk yang tidak benar, saya ingin menceritakan ini. Ini tentang sesuatu hal yang sebenarnya tidak mungkin terjadi apabila ada satu pihak yang menyadari kesalahan saya.

Apakah yang terjadi?

Saya salah masuk studio. Tentu saja dari awal saya yang keliru. Tetapi bukankah tugas pemeriksa tiket adalah untuk memeriksa tiket penonton. Jangan sampai pemilik tiket masuk di tempat yang salah. Nah, saya salah masuk studio, harusnya masuk studio 5 malah nyasar ke studio 6. Tentu saja ini karena kekeliruan pemeriksa tiket yang tidak teliti saat merobek tiket yang saya bawa.
 
Lima menit berlalu untuk film yang ada di studio 6. Kami mulai menyadari ada yang tidak benar. Saya tidak melihat Emma Stone atau Andrew Garfield. Saya bertanya lagi apakah memang Bang Candra membeli tiket yang benar atau tidak. Tentu saja dia ngotot tiketnya benar dan memang saat dilihat kembali tiketnya tertulis ‘The Amazing Spiderman’.

Saya sampai harus bertanya pada orang di sebelah saya untuk meyakinkan bahwa kami benar-benar dalam studio 5. Mbak yang di sebelah langsung bilang kami keliru dan mengatakan agar kami segera ke sebelah karena filmnya baru saja dimulai. Masih keburu untuk menonton.

Kami keluar dan sebenarnya bisa menyemprot mbak yang memeriksa tiket kami. Saya hanya sempat mengatakan: “Mbak sadar nggak sih kalau kami salah studio?”

 

Beberapa pegawai XXI saling pandang dan akhirnya mempersilakan kami untuk masuk ke studio 5 tanpa diperiksa lagi. Ternyata di dalam kursi kami malah di tempati orang lain. Ujung-ujungnya kami duduk di bangku orang yang tidak mau pindah tersebut. Padahal jelas-jelas itu bangku kami. Malas berlama-lama bertengkar, kami duduk di bangku orang yang tak mau pindah tersebut. Untungnya bangku mereka posisinya jauh lebih enak dari bangku kami yang mereka ambil.

Beberapa menit sempat tak saya saksikan. Ya sudahlah, tetap pengen bilang, Spiderman yang ini memang amazing!

22 Juli 2012

Original Flame dari Oriflame 3

Original Flame dari Oriflame 3


Baca ini dulu agar lebih memahami postingan yang ketiga ini.
 https://si0.twimg.com/profile_images/2404789650/2plv2q7up0y93y1qa9z9.jpeg
Impian saya dulunya adalah memiliki penghasilan tambahan 1-2juta dalam satu bulan tanpa mengganggu jadwal pekerjaan saya yang sekarang. Dulunya memang itu hanyalah impian. Tetapi sebuah impian akan menjadi kenyataan jika kita mau berusaha untuk mewujudkannya. Banyak orang di dunia ini yang bahkan punya penghasilkan lebih besar dari yang ada dalam impian saya. Itu artinya bukanlah sesuatu yang mustahil bagi saya untuk mendapatkan penghasilan yang berkisar jutaan.

Kemudian saya berkenalan dengan teman-teman dari Oriflame yang siap membantu saya untuk menggapai impian yang saya inginkan. Bahkan lebih dari yang saya bayangkan. Penghasilan yang bisa saya dapatkan bukan hanya berkisar 1-2juta. Sepuluh kali lipat sampai ribuan kali lipat. Tentu saja tanpa membuat orang lain rugi dengan sistem money game. Oriflame jauh dari hal yang berbau seperti itu.

Saat saya terlibat pelatihan beberapa bulan saya akhirnya mengerti sistem yang diterapkan oleh Oriflame. Bahwa siapa yang omset penjualan timnya paling besar. Bahkan apabila tanpa tim pun, kita bisa dapat penghasilan tambahan yang besar. Bergantung pada usaha yang kita lakukan. Semuanya butuh proses. Begitu juga dengan yang saya jalani sekarang.

Awalnya, penghasilan pertama saya hanya Rp36.000/bulan dari hasil penjualan tim. Di luar dari keuntungan yang saya dapatkan dari menjual produk yangada di katalog. Waktu itu hasil jualan bisa dapat untung 200-300ribu/bulannya. Saya pikir memang ada potensi besar yang tersembunyi dalam bisnis ini.

Bulan berikutnya penghasilan bulanan dari bonus poin saya mendapatkan sekitar 150ribu. Empat kali lipat dari penghasilan saya sebelumnya. Naik 400%. Tidak pernah terbayangkan dalam kepala saya bahwa ada orang yang bisa meningkatkan penghasilannya sampai empat kali lipat. Perusahaan mana yang mau menggaji pegawainya tiap bulan naik berkali-kali lipat dengan melakukan pekerjaan yang sama. Tanpa tambahan jam kerja.

Terakhir penghasilan saya dalam bentuk transferan ke rekening dari omset penjualan tim saya adalah 600ribuan. Naik hingga 1600% dari penghasilan pertama saya. Dari segi jumlah mungkin kecil dibandingkan dengan penghasilan orang yang bekerja di kantoran. Jumlah 600ribu ini di luar hasil keuntungan langsung yang saya dapatkan dari berjualan produk di katalog. Apabila ditotalkan sebenarnya saya sekarang memiliki penghasilan lebih dari satu juta tiap bulannya.

Selain mendapatkan penghasilan tambahan yang lumayan saya juga banyak sekali mendapatkan ilmu baru dari teman-teman saya di Oriflame. Belum lagi produk gratisan yang saya dapatkan. Nilainya jutaan. Mulai dari berbagai model tas, parfum beberapa botol, blush on, bedak, foundation dari yang termurah sampai yang termahal, dan masih banyak lagi. Setahun yang lalu, semua itu hanyalah impian bagi diri saya. Saya hanya bisa melihat dengan rasa minder saat orang lain memiliki barang-barang bermerek dan alat kosmetik yang mahal serta perawatan wajah yang bagus.

Saya pikir saya sangat tidak cantik dibandingkan orang lain. Tetapi cantik itu relatif. Satu yang pasti itu hanyalah kebersihan. Bersih dari hati. Bersih dari luar dan dalam. Ketika semuanya bersih, semuanya akan terlihat indah.

Saya percaya semua orang punya impian besar dalam hidupnya. Banyak juga yang tahu cara mendapatkannya tapi tak semua orang mau melakukan sesuatu untuk mengejarnya.

Jika diibaratkan kesuksesan itu adalah mobil impian yang ada di ujung jembatan dan kita berada di ujung lainnya. Kita semua tahu di ujung sana ada mobil impian. Bahkan semua orang tahu cara menuju ke sana. Tetapi tak semua orang melihatnya. Setidaknya melihatnya di dalam imajinasinya. Coba bayangkan mobil itu benar-benar ada di sana dan sedang menunggu kedatangan kita, kita mungkin akan lebih bersemangat untuk menuju ujung jembatan tersebut.

Kebanyakan orang hanya melihat apa yang ada di depan, apa yang akan mereka lewati di jembatan itu. Bukan hasil yang mereka peroleh saat melewati itu semua. Bisa jadi memang jembatan itu penuh lubang. Banyak bahaya yang menghadang. Ada onak dan duri. Apabila jatuh, buaya di sungai itu akan menyambutnya. Semua melihat apa yang harus mereka pertaruhkan dan melupakan apa yang ada di ujung sana.

Itu sebabnya mengapa banyak orang lebih suka meninggalkan ‘jembatan’ itu dan memilih untuk tetap berada di zona aman di ujung sini. Tak pernah berharap untuk mengarungi mara bahaya di ujung sana. Tapi percayalah, ketika kamu sudah separuh jalan di jembatan itu. Kamu sudah tak peduli lagi dengan luka yang akan kamu terima saat menjalani inci demi inci langkah menuju ujung lainnya. Karena apa? Kamu mulai bisa melihat bentuk ‘mobil impian’ yang awalnya hanya berada dalam imajinasimu sebelumnya.

Di Oriflame, onak dan duri itu tak lebih dari keberanian untuk mencoba. Awalnya saya pikir tak ada salahnya untuk mencoba, uang pendaftaran yang murah, katalog yang menarik yang dibanderol dengan harga sangat murah. Belum  lagi produk yang ditawarkan juga memiliki kualitas yang tak kalah dengan produk lain yang bisa jadi harganya malah jauh lebih mahal dari produk Oriflame.
 
Sekarang, saya ingin mencari beberapa orang yang mau mewujudkan impiannya bersama saya. Baik secara offline ataupun online. Baik itu impian untuk memiliki kulit dan tubuh yang terawat, atau mendapatkan keuntungan dari berdagang, atau bisa juga mendapatkan penghasilan bulanan yang berpotensi ratusan bahkan milyaran rupiah. Di Oriflame, tidak ada istilah siapa yang daftar duluan yang akan mendapatkan penghasilan lebih besar. Di sini banyak yang telah membuktikan, yang bekerja paling keraslah yang akan cepat menggapai impiannya.

Saya sudah mencapai impian kecil saya, sekarang saya sedang menuju impian-impian saya yang lain. Bagaimana dengan kamu?

Info lebih lanjut untuk penawaran training gratis menghasilkan uang bersama Oriflame ini bisa melalui e-mail honeylizious@gmail.com atau hubungi 085213626011 (WhatsApp) atau twitter @honeylizious.

21 Juli 2012

Sahur Di Radio

Sahur Di Radio


Woho untuk tahun ketiga saya tetap saja menjadi penyiar acara sahur. Dua tahun namanya INSAP kepanjangan dari INi SAhur bareng Penyiar. Tiap tahun pasangan saya bersiaran berubah-ubah. Tahun pertama saya bersiaran dengan Rieddha, tahun kedua Jaka, dan tahun ketiga Herimawardi.
 
Nah bagian yang paling saya tidak suka saat bangun dini hari adalah ketika sudah bangun tepat waktu dan berhasil menyalakan pemancar tetapi tak menemukan kunci studio. Ohhhh disaster! Meskipun setidaknya kepanikan membuat saya lebih bangun dan mengantuknya hilang seketika. Sayangnya sangat tidak suka dengan yang namanya terlambat padahal tidak terlambat.

Belum lagi ponsel tiba-tiba ngehang sehingga tak bisa berkomunikasi dengan Ibu PD kita, Temi. Untungnya ponselnya bisa digunakan sebelum benar-benar terlambat. Kunci pun ditemukan di tempat persembunyiannya. Sebenarnya saya juga panik gara-gara tahun-tahun sebelumnya kunci itu ada di tempat biasanya tapi tak ditemukan. Harus berkali-kali bolak-balik menatap tempat digantung biasanya. Ketemu sih pada akhirnya tetapi jadi sedikit parno. Tadi sudah memeriksa beberapa kali di tempat sama kok tak ketemu. Bagaimana bisa kuncinya muncul begitu saja di tempat dia tergantung.

Eh iya, Bujang Dare juga bisa ikutan gabung di acara Sahur di Radio dengan mengunggah foto menu sahurnya menggunakan tagar #IniSahurku. Akan kami retweet dan bacakan menunya. Tiap hari akan ada topik berbeda untuk mengajak Bujang Dare berinteraksi. Sahur hari ini topiknya adalah mengapa puasa Bujang Dare bisa batal?

 
Baru hari pertama, semoga hari-hari selanjutnya tidak ada kejadian yang membuat panik lagi ya! Yuk ikutan kami, Sahur di Radio.

20 Juli 2012

Kentang Cincang Bola-Bola

Saya beberapa hari yang lalu sempat menemani Bang Candra ke mall karena dia sedang memasang CCTV di sebuah stand makanan ringan yang menjual panganan dari kentang. Berbagai makanan dari kentang pun begitu menggoda iman saya sehingga saya menjatuhkan pada bola-bola dari kentang yang dicincang. Jadi kentang yang dibentuk bola-bola itu sebenarnya adalah kentang yang dicincang seperti stik. Tetapi entah mengapa mereka bisa membuatnya menjadi bola-bola yang lucu.

Panganan ini disajikan dengan mayonaise, saus tomat, dan sambal. Harga yang dibanderol untuk semangkuk kentang ini 12.000 harga yang cukup pantas dengan rasa yang enak. Pas panas dinikmati semakin enak rasanya. 

Buat teman-teman yang di Pontianak bisa mendatangi A. Yani Mega Mall lantai tiga di depan Cafe Olala. Nama standnya K-Patats.
Dikirim dari Samsung Galaxy Pocketnya Honeylizious