Langsung ke konten utama

Review Manhwa Murim: Return of the Flowery Mountain Sect

Sukanya MC yang punya banyak facial expression, Chung Myung ini sama kayak Lloyd yang punya banyak ekpresi nyebelin, songong, dan cemberut. Sukaaaaaak.

Return of the Flowery Mountain Sect season 1 completed, season 2 ongoing.

1. MC overpower
2. MC reinkarnasi
3. Murim
4. MC pinter menghasilkan uang
5. Artnya bagus gede-gede dan bold
6. MC baik pada yang baik, tapi monster kepada yang jahat.

Cerita berawal dari Chung Myung yang berhasil menumpaskan sekte yang jahat dan kemudian meninggal. Akhirnya sektenya sendiri dihancurkan oleh sekte lain yang membuat sekte Gunung Berbunga miskin dan tidak banyak yang jago bela diri, benar-benar di ambang kehancuran. Sampai akhirnya 100 tahun kemudian MC lahir kembali di sekte pengemis. Dia berusaha kembali ke sekte Gunung Berbunga untuk mulai belajar sebagai murid. Keterampilan MC masih ada tapi tubuh dan energinya belum mampu mengimbangi ilmu bela dirinya.

MC nantinya akan mengembalikan bisnis sektenya dan juga membantu murid-murid lain untuk meningkatkan kemampuan mereka. Jadi alih-alih menjadi murid biasa, Chung Myung sebenarnya menjadi master untuk murid sektenya padahal dia posisinya adalah murid kelas bawah termuda dan masuk paling akhir.

10/10




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memulai di Usia 37 Tahun

Kamu tahu trend memulai masa remaja di umur 30-an yang sedang banyak dibagikan di Tiktok? Itu yang sedang saya alami sebenarnya. Jadi beberapa bulan ini saya sedang kembali menjalani ukur '20' tahun saya. Saya kembali menjadi gadis yang single dan menjalani hobi saya tanpa direpotkan kegiatan sebagai istri atau ibu. Sebab ketiga anak saya sudah bukan bayi lagi, saya tak perlu menggendong dan menyusui mereka. Setelah 10 tahun menikah saya diberikan begitu banyak space atau waktu untuk diri saya sendiri. Selama ini saya pikir kehidupan saya berhenti setelah menikah. Karena saya akan sibuk mengurus suami, anak, dan rumah. Ternyata saya salah. Semuanya bergantung pada siapa yang kamu nikahi. Karena kehidupan sebagai istri bukan berarti kamu kehilangan waktu untuk diri kamu sendiri. Selama tanggung jawab tidak kamu abaikan dan suami juga mendukung kamu juga bisa menjadi remaja kembali. Berapa pun usia kamu sekarang. Jadi kalau ada hal-hal yang sebelumnya tak bisa kamu capai saat usi