Langsung ke konten utama

Pentingnya Melakukan Financial Check Up Sebelum Investasi

Kebanyakan orang tentu memahami akan pentingnya melakukan medical check up. Namun, bukan hanya kesehatan saja yang memerlukan medical check up, kondisi keuangan pun menjadi hal penting yang harus diperiksa secara berkala.

Kegiatan pengecekan kondisi keuangan ini seringkali dilakukan oleh orang yang peduli terhadap kondisi finansial mereka, karena adanya risiko masalah keuangan yang mungkin muncul secara tiba-tiba. Dengan melakukan pengecekan keuangan secara rutin, kamu dapat segera memperkirakan masalah apa yang bisa mengancam kondisi keuangan. Dengan begitu kamu dapat segera merencanakan tindakan apa yang bisa dilakukan guna mengatasi indikasi masalah keuangan tersebut.

Memiliki gaji yang berlimpah pun tidak serta merta bisa membuat kamu terbebas dari risiko munculnya masalah pada kondisi keuangan. Meski telah memiliki gaji yang besar, ada kemungkinan bahwa cara mengelola keuangan yang dilakukan secara tidak tepat. Dengan melakukan financial check up, Kamu dapat mencatat segala hal yang berhubungan dengan keuangan dan kekayaan. Banyak hal bisa diketahui, seperti jumlah aset yang dimiliki, adakah utang yang perlu dilunasi, serta ke arah mana pergerakan arus keuangan berjalan saat melakukan financial check up.

Oleh karena itu, FWD Insurance akan membagikan beberapa alasan agar kamu perlu membuat financial check up:

1. Mengetahui Semua Penghasilan dan Pengeluaran
Sebagian dari kamu mungkin merasa terbebani dengan banyaknya uang yang harus dibayarkan 
untuk memenuhi seluruh kebutuhan setiap bulannya. Bahkan, beberapa dari kamu mungkin juga merasa bahwa jumlah penghasilan tidak sebanding dengan jumlah pengeluaran. Bisa jadi saat baru saja menerima slip gaji, jumlah pengeluaran telah dengan ‘sukses’ menghabiskan sebagian besar pemasukan tersebut.

Jika hal tersebut saat ini sedang kamu rasakan, mungkin salah satu penyebabnya adalah karena 
tidak pernah melakukan pemeriksaan kondisi keuangan. Financial check up berguna untuk  melakukan rekap ulang pada segala jenis pengeluaran serta pemasukan rutin.

Dengan melakukan pengecekan keuangan, tentu kamu akan dapat dengan mudah mengetahui pengeluaran apa sajakah yang berhasil membuat penghasilan habis terkuras. Hal ini tentu dapat memberikan informasi penting tentang bagaimana seharusnya mengatur keuangan dengan lebih baik.

Tak hanya mengetahui pengeluaran pokok seperti untuk membayar tagihan dan kebutuhan seharihari, pengeluaran untuk kebutuhan sekunder, tersier, maupun untuk kegiatan refreshing pun bisa segera Kamu ketahui dengan melakukan pengecekan keuangan.

Hal ini tentu dapat memberikan penjelasan tentang keperluan apa saja yang membuat penghasilan “hilang” selama ini. Oleh karena itu, usahakan untuk rutin melakukan financial check up guna mengetahui segala penghasilan serta pengeluaran yang kamu miliki setiap bulannya.

2. Lebih Handal Dalam Mengendalikan Keuangan
Dengan mengetahui seluruh pengeluaran, kamu tentu dapat dengan mudah memperkirakan nominal uang yang harus dibayarkan untuk memenuhi kebutuhan selama satu bulan. Hal ini tentu akan membuat kamu lebih memahami dengan kondisi keuangan dan bisa menjadi pengelola keuangan yang lebih handal.

Jika saat melakukan financial check up kamu merasa pengeluaran terlalu banyak dan dapat
mengancam kondisi keuangan, kamu dapat dengan segera mencari cara terbaik agar pengeluaran bisa dikurangi. Seketika kamu bisa memeriksa ulang dan menghilangkan pengeluaran yang sepertinya kurang penting agar kondisi keuangan tetap terjaga.

Tak jarang pula pengurangan pada jumlah kebutuhan yang dilakukan malah berimbas positif pada kondisi keuangan. Alhasil, keuangan akan memiliki surplus yang bisa dipergunakan pada hal-hal yang jauh lebih penting guna menambah penghasilan maupun untuk tabungan di masa mendatang.

Kelebihan uang tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk memulai investasi jika memang memungkinkan. Jadi, saat secara rutin melakukan pengecekan kondisi keuangan, secara tidak langsung akan membuat kamu menjadi pengelola keuangan yang lebih baik karena dapat mengontrol jumlah penghasilan dan pengeluaran.

3. Merencanakan Kehidupan di Masa Depan

Setelah mengetahui jumlah penghasilan serta pengeluaran, kamu akan menjadi lebih handal dalam mengontrol keuangan. Kamujuga akan memperoleh gambaran seberapa besar kemampuan untuk dapat mengelola serta menyisihkan sisa penghasilan. Melakukan financial check up dapat membantu untuk mempersiapkan kemampuan finansial di masa depan. Kamu akan menyadari bahwa hal ini penting untuk dilakukan guna merencanakan kehidupan selanjutnya.

Perlu dipahami juga saat mengetahui siklus keluar-masuk kekayaan yang dimiliki akan membuat kamu bisa memikirkan impian apa yang mungkin bisa dilakukan. Tentu impian tersebut bisa diwujudkan jika siklus keuangan bisa tetap terjaga dengan baik.

Kamu bisa juga merencanakan masa depanmu dengan memiliki perlindungan ketika kamu mengalami risiko di kemudian hari. Dengan perlindungan dalam bentuk asuransi, kamu dan keluarga bisa menikmati hidup berkualitas bebas dari rasa khawatir. Pas banget, FWD Insurance memiliki produk asuransi kesehatan bernama FWD Critical First Protection. Produk ini memberikan solusi proteksi yang tidak hanya mudah dipahami dan terjangkau preminya, tetapi juga mudah diklaim serta mencakup berbagai kondisi kritis, baik yang disebabkan oleh penyakit maupun kecelakaan. Selain itu, apabila tidak pernah mengajukan klaim, kamu tidak perlu khawatir karena uang premi dapat kembali 100% diakhir masa asuransi.

Saat ini FWD Insurance sedang memiliki promo gajian lho, jadi jangan sampai ketinggalan! Diskon
hingga 30% untuk setiap pembelian/kepesertaan premi tahun pertama produk Asuransi Bebas Handal FWD Cancer Protection, Bebas Rencana, & Bebas Aksi dengan periode hingga 31 Mei 2022. Informasi lebih lanjut, silahkan cari tahu di fwd.co.id.

Jadi bagaimana kondisi kesehatan keuangan kamu saat ini? Sudah sehatkah? Segera lakukan pemeriksaan kesehatan keuangan, jika kamu tidak dapat melakukannya sendiri maka bisa menghubungi perencana keuangan profesional yang berada di kota kamu. Lakukan sekarang, atau kamu tidak akan pernah tahu seberapa sehat kondisi keuangan kamu.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan