Langsung ke konten utama

Oleh-Oleh Pontianak dan Singkawang: Amanda Brownies Launching Brownies Cheese Cream

 

Siapa di sini yang suka makan brownies? Kalau Hani dari dulu suka banget sama brownies, terutama yang original soalnya kalau yang topingnya macam-macam kadang takut terlalu manis. Suka makanan manis tapi nggak yang terlalu manis kalau saya. Bagaimana dengan kamu? Suka juga sama kue-kue tapi nggak terlalu suka kalau gulanya terlalu banyak sehingga rasanya sangat manis. Ngomongin soal brownies yang terfavorit dari banyak brownies yang pernah saya cicipi, memang yang saya suka adalah brownies dari Amanda. Dulu Amanda Brownies belum ada di Pontianak Kalimantan Barat jadi saat kepengen makan brownies Amanda saya harus pesan dari luar kota.

Sekarang saya bersyukur sekali karena Amanda Brownies sudah punya outlet di Pontianak dan ada varian yang sangat memanjakan lidah penyuka brownies yang tidak begitu manis. Amanda Brownies mengeluarkan Brownies Cheese Cream dan resmi dilaunching besok Sabtu, 10 Juli 2021 secara serentak di semua outlet Amanda di Provinsi Kalimantan Barat. Nah selain di Pontianak di Singkawang juga sudah ada outlet Amanda Brownies ya. Jadi buat yang tinggalnya di luar Pontianak bisa mampir ke Singkawang buat nyicipin Brownies Cheese Cream. Seriusan enak banget soalnya, saya yang memang suka makanan dengan toping yang tidak terlalu manis langsung jatuh cinta. Apalagi kejunya tebel banget. Buat yang suka sama keju nggak bakalan kecewa soalnya topingnya buat sekadar berada di atas tapi membuat kapisan baru yang tebal di browniesnya.

Jadi Brownies Cheese Cream, adalah produk best seller dari Amanda akan melengkapi dan menambah variasi pilihan produk di outlet Amanda Brownies untuk pelanggan setia yang selalu menantikan produk produk berkualitas dari Amanda. Berpengalaman lebih dari 20 tahun sehingga seluruh produk Amanda dijamin kualitasnya saat sampai di tangan pelanggan. Harga Brownies Cheese Cream dengan topping keju tebal di atas brownies kukus original khas Amanda adalah produk premium yang dapat kamu beli dengan harga Rp71.000.



Amanda sendiri adalah produsen makanan yang membuat brownies dan pastry yang lebih dikenal dengan produk brownies kukusnya. Awalnya merupakan bisnis rumahan yang berkembang menjadi bisnis profesional dengna skal nasional hingga memiliki ratusan outlet di seluruh Indonesia. Di Provinsi Kalimantan Barat sendiri Amanda Brownies punya 2 outlet besar dengan yang berlokasi di dua tempat ini.






    1. Outlet Amanda Pontianak, Jl. Sultan Abdurrahman No. 114B

    2. Outlet Amanda Singkawang, Jl. Pemuda No. 52 Condong – Singkawang Tengah

Amanda Brownies sebagai brand produk makanan dengan standar dan juga kualitas terbaik di Indonesia, Amanda menjadi pilihan masyarakat Indonesia untuk dijadikan oleh-oleh atau yang biasa disebut sebagai buah tangan. Amanda brownies ingin sekali produk mereka dapat menjadi buah tangan dari siapa saja dan untuk siapa saja baik orang tua, teman, saudara, dan kerabat yang ada di Kalimantan Barat. Jadi kalau kamu bingung mau beli oleh-oleh Pontianak atau oleh-oleh Singkawang apa langsung mampir ke outlet Amanda Brownies untuk mendapatkan Brownies Cheese Cream ini sebagai buah tangan. Ibu saya suka sekali saya belikan brownis dari Amanda Brownies ini. Soalnya jarang sekali menemukan orang yang bisa membuat brownies seenak ini dan dijual di pasaran.

Awalnya Amanda Brownies ini merupakan oleh-oleh khas Bandung ya Bun dan berdiri tahun 2000, 21 tahun lalu sebagai usaha kuliner keluarga dan AMANDA sendiri kepanjangannya adalah ‘Anak MANtu Damai’. Keren ya jadi AMANDA. Sesuai dengan namanya Amanda Brownies dibangun anak dan juga menantu. Setelah berkembang pesat di Bandung, komposisi dipantenkan begitu juga rasa dan nama brandnya. Setelah setahun berlalu dibukalah outlet pertama di depan ruko metro jalan Soekarno Hatta. Hingga pada tahun 2005 Amanda membuka lagi beberapa outlet di daerah yang ada di Kota Bandung dan kantor pusat serta pabriknya di Rancabolang Bandung. Amanda mengantongi hak cipta merk, toko dan restoran pada tahun 2006-2008. Amanda Brownies kini sudah tersebar di banyak kota yang ada di Nusantara termasuk di Provinsi Kalimantan Barat tepatnya di Pontianak dan Singkawang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan