Langsung ke konten utama

FWD Insurance Bloggers Virtual Financial Literacy


Perempuan memang harus melek sekali soal keuangan. Apalagi jika suami memberikan kuasa penuh pengelolaan keuangan pada pasangannya. Jadi sebagai istri harus banyak belajar lagi ilmu pengelolaan keuangan. Beberapa waktu lalu FWD Insurance mengadakan kegiatan literasi keuangan yang menargetkan berbagai kalangan, satu di antaranya komunitas perempuan. Kampanye  FWD Bebas Berbagi ini adalah sebuah bentuk dukungan perusahaan di dalam aspek sosial. FWD Insurance ingin berkomitmen untuk dapat terus memberikan edukasi literasi keuangan pada masyarakat Indonesia yang sejalan dengan komitmen OJK untuk meningkatkan literasi dan juga inklusi keuangan di sektor jasa keuangan untuk masyarakat.


Sesi kali ini, FWD Insurance mengundang pembicara handal yang membahas mengenai kesehatan mental dan juga cara pengelolaan keuangan dengan prinsip syariah. Terlebih lagi bagi seorang perempuan atau Ibu yang memiliki peranan penting dalam membangun keluarga yang sakinah.  Di samping itu, di kesempatan ini diperkenalkan juga produk asuransi syariah FWD yang terjangkau dan memiliki perlindungan lengkap. FWD Insurance menawarkan berbagai produk berdasarkan prinsip keuangan Syariah yang dapat mendukung kita bebaskan langkah sekaligus memberikan kedamaian di hati. Produk asuransi Syariah ini juga diawasi Dewan Pengawas Syariah. 


Asuransi Bebas Handal 

FWD Insurance mempunyai produk asuransi kesehatan berbasis syariah yang bisa memberikan manfaat rawat inap dengan perlindungan hingga usia 60 tahun yaitu Asuransi Bebas Handal.  Ada 3 keunggulan unik produk ini, yaitu Terjangkau, Simpel dan Lengkap. Kita bisa bahas satu per satu keunggulan dari produk terbaru ini ya, Moms.


Selain dari ketiga keunggulan tersebut, yang menarik dari produk ini adalah umumnya produk asuransi kesehatan dijual dalam bentuk paket dengan asuransi unit link, termasuk asuransi jiwa, kecelakaan, investasi dan sebagainya. Tapi yang dibutuhkan hanya asuransi kesehatannya saja. Produk ini dibuat demi memenuhi kebutuhan masyarakat akan perlindungan kesehatan yang terus berkembang, khususnya membuka potensi kepada segmen nasabah baru, termasuk pekerja di sektor informal seperti para freelancer yang belum mempunyai asuransi kesehatan.


Asuransi Bebas Handal merupakan pilihan yang tepat, sebab keunggulan produk ini yang pertama adalah: Terjangkau - Kontribusi mulai dari Rp75.000 per bulan dengan manfaat hingga Rp100.000.000 per tahun. Bagi nasabah yang melakukan pembayaran secara tahunan akan mendapatkan free 1 bulan kontribusi. Jadi hanya dengan kontribusi Rp75.000 per bulan, nasabah dapat tenang saat mereka membutuhkan biaya kesehatan ketika mereka sakit. Cara membelinya mudah cukup melalui aplikasi FWD MAX kami atau kunjungi ifwd.co.id jadi bentuknya sangat milenial sebagai asuransi kesehatan online. Dengan distribusi e-commerce ini, nasabah dapat dengan mudah mengakses asuransi dan terlindungi. Produk asuransi syariah ini memiliki Manfaat Khusus Covid-19 tanpa perlu tambahan biaya untuk semua nasabah aktif maupun yang baru bergabung selama periode 1–30 Juni 2021 agar mendapatkan Manfaat Khusus Isolasi Mandiri (Isoman) serta perlindungan termasuk pengobatan selama masa isolasi mandiri.


Sehat Secara Finansial 

Literasi keuangan adalah bekal yang harus dimiliki setiap orang dalam menjalani kehidupan yang kadang tidak dapat terduga ini. Hal ini diperlukan untuk membantu proses pengelolaan keuangan dan membuat keputusan yang cerdas saat dihadapkan dengan urusan keuangan. Oleh sebab itu, selain sehat secara fisik, penting juga sehat secara finansial. Satu di antara fondasi penting untuk dapat sehat secara finansial adalah dengan mempunyai keamanan keuangan, satu diantaranya melalui proteksi yang disediakan asuransi. Produk asuransi memberikan perlindungan terhadap tabungan dan investasi saat terjadi hal yang tak diinginkan, seperti kecelakaan atau sakit, sehingga mimpi dan tabungan tidak akan terganggu.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan