Langsung ke konten utama

Melawan Corona di Bumi Khatulistiwa


Siapa sangka Indonesia juga ikut merasakan pandemi Covid-19 ini. Di negara asalnya sudah selesai dan kita masih terus berjuang bersama. Selain masih banyak yang menganggap sepele masalah ini, banyaknya hoax yang bertebaran di sosial media, grup-grup Whatsapp, dan media-media lainnya juga tak kalah menakutkan. Belum lagi menjamurnya pendapat yang seakan-akan membenturkan agama dengan keadaan sekarang ini.

Di Pontianak sendiri masih ada beberapa lokasi yang masyarakatnya tidak mematuhi aturan pemerintah untuk lebih banyak beraktivitas di rumah, menjaga jarak, menggunakan masker jika ingin bepergian. Banyak sekali yang mengindahkan masalah virus corona ini. Dapat ditebak akibatnya, virusnya menyebar ke mana-mana. Padahal sudah banyak korban yang harus kehilangan nyawanya, bahkan dokter dan perawat yang berjuang di garda terdepan juga harus siap menghadapi pasien yang sibuk berbohong dengan kondisinya. 



Tahun ini kemungkinan besar, saya tak akan bisa berkumpul bersama keluarga meskipun masih berada dalam 1 provinsi. Sedih sebenarnya lebaran jauh dari keluarga. Padahal biasanya tiap tahun selalu bertemu. Kalau tidak taat aturan pemerintah bisa saja pulang tapi kita tidak tahu selama di perjalanan apakah akan baik-baik saja? Bagaimana kalau selama perjalanan terpapar dengan orang yang membawa virusnya? Apalagi saya sekarang sedang hamil, tak tahu bagaimana dampaknya pada janin jika menulari ibu hamil.

Selama di rumah kita harus pintar-pintar memilah informasi, terutama informasi kesehatan. Untuknya sekarang sudah tersedia banyak informasi yang dapat dipercaya. Satu diantaranya Halodoc. Selain tersedia informasi yang lengkap di sana kita juga bisa chat sama dokternya. Jadi bisa konsultasi secara online tanpa harus bertemu. Kayak saya yang hamil ini kadang bimbang ingin konsultasi ke dokter tapi takut mau ke puskesmas atau rumah sakit. Takut bertemu banyak orang. Untungnya sekarang era digital ya, dari rumah pun kita masih bisa konsultasi dengan dokter. Selain saya bisa konsultasi soal kehamilan, saya juga bisa memanfaatkan Halodoc untuk mendapatkan obat yang tepat jika sakit, sekali lagi, tanpa perlu bertemu dengan tenaga medis di rumah sakit atau puskesmas. Sangat membantu di masa sekarang ini saat kita dirumahkan.



Bagi Anda yang memang ingin mencegah infeksi virus corona ada 4 langkah mudah yang bisa dilakukan. Yakin kita bisa menghadapi pandemi ini dan segera selesai dengan baik tanpa menimbulkan korban lebih banyak lagi.

Apa saja langkah-langkahnya?

1. Cuci tangan dengan benar

Berapa banyak diantara kita yang kalau cuci tangan, ya cuci tangan seperti di rumah makan ala-ala kobokan gitu? Sekarang belajar lagi dari awal cara cuci tangan yang baik dan benar. Banyak sekali video-video yang dibuat untuk mengajari kita cara cuci tangan. Tersebar di sosial media. Tinggal kita praktikin di rumah. Mencuci tangan adalah langkah awal yang paling sederhana untuk mencegah infeksi virus corona. Back to basic ya. Hal yang sepele ternyata sangat penting untuk menghadapi pandemi ini.

Cucilah tangan menggunakan air mengalir dan sabun, sekurang-kurangnya selama 20 detik. Pastikan ya seluruh bagian tangan tercuci sampai bersih, termasuk juga punggung tangan, pergelangan tangan kita, sela-sela jari, serta kuku. Setelah itu, keringkan tangan menggunakan tisu, handuk bersih, atau dapat juga menggunakan mesin pengering tangan.

Kalau tak bisa mencuci tangan dengan air dan sabun, kita bisa menggunakan handsanitizer, memang tak seefektif sabun dan air tapi setidaknya cukup membantu untuk mencegah infeksi virus corona ini.

2. Gunakan masker

Ngomongin soal masker beberapa waktu lalu masker sempat sulit didapatkan ya. Ternyata banyak sekali oknum yang menimbun dan menjual lebih mahal. Ada yang lebih parah lagi, banyak oknum yang tak memiliki produk tapi ikut berjualan menjebak orang yang memang kesulitan mendapatkan masker yang sesuai standar untuk mencegah infeksi virus corona ini. Akhirnya banyak yang hanya menggunakan masker kain yang belum tentu efektif untuk virus corona ini. Walaupun setidaknya cukup menghalangi tangan kita untuk menyentuh bagian hidung dan mulut saat beraktivitas di luar rumah.

Untung sekarang masker sudah mudah ditemukan di minimarket ya dan harganya terjangkau. Bukan yang ratusan ribu satu kotaknya.

3. Jaga sistem imun

Kalau daya tahan tubuh kita kuat, kita dapat mencegah berbagai penyakit menyerang kita. Supaya sistem imun terjaga kita makan makanan yang sehat dan bernutrisi. Kalau memang dibutuhkan bisa ditambah dengan berbagai suplemen vitamin yang dapat kita beli di pasaran. Biasakan olahraga dan istirahat yang cukup. Hindari rokok untuk mencegah infeksi virus corona.

4. Membatasi bepergian

Untuk saat ini berada di rumah kita adalah yang terbaik. Jangan bepergian apalagi sampai keluar negeri terutama ke negara yang sama-sama terkena pandemi serupa. Ujung-ujungnya malah di karantina selama di sana. Banyak-banyak bersabar dan berdoa pandemi ini segera berlalu dan kita bebas bepergian ke mana saja nantinya.


Tidak sulit bukan langkah pencegahannya? Tetap sehat, jaga jarak, dan pakai masker ya teman-teman. 



Komentar

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana.
Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai.
Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukannya akan disebut …

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha...


Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrsatu ya! 1. …

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan. 
Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya.
Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Termas…