Pernah Pakai Krim Abal-Abal?

Dulu punya sabun cuci muka saja sudah mewah sekali rasanya. Maklum seringnya cuci muka pake sabun mandi. Dulu masih muda ya masalah kulit tidak banyak. Bahkan saya termasuk yang tidak berjerawat, hanya berminyak walaupun kulit kusam dan gelap karena kebanyakan bercinta dengan matahari.

Saya tidak membayangkan skincare macam-macam. Sampai akhirnya saya terpapar krim abal-abal yang merusak. Tadinya kulit tak banyak masalah jadinya tipis dan pemakaian dihentikan, kulit jadi hangus plus muncul jerawat. Padahal dulu tak kenal jerawat. Waktu SMA kulit mulus walaupun kurang terawat.

Tapi kalau dulu kulit tidak rusak tak bakalan kenal sama Oriflame. Kenalan karena terpaksa merawat kulit supaya kembali sehat. Beruntung pemakaian krim abal-abalnya dulu hanya sebentar, kulit luar saja yang rusak. Ginjal alhamdulillah aman. Belasan tahun sejak pemakaian krim abal-abal tak ada masalah dengan ginjal.

Hal yang dulu saya anggap mewah, skincare yang dulu tak saya kenal, sekarang sudah kebutuhan sehari-hari. Kalau mingguan saya suka pakai masker. Terfavorit masker ala Korea yang kayak tisu basah penuh dengan essence, mirip serum dan toner. Habis pakai masker rasanya itu super enak dan segar. Benar-benar jadi moodbooster.



Kerja serasa nggak kerja kalau mengerjakan bisnis yang menyenangkan seperti Oriflame ini.

#eCampusKBDS #AkuOriflame #naiklevel2019

Share:

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

Designed by OddThemes | Distributed by Blogger Themes