Langsung ke konten utama
Dulu anak kos, sekarang jadi ibu kos. Karena masih tinggal ngekos walaupun sudah jadi ibu-ibu.

Pengen cerita sedikit soal jaman saya jadi anak kos, cara menghemat duit dan menghasilkan duit.

Mari kita intip TIPS BUAT ANAK KOS di Pontianak terutama. Biasakan belanja ke Pasar Flamboyan minimal 1 minggu sekali atau bisa 2x kalau ada libur selain hari Minggu. Why? Murah. Harga bahan pangan di Pasar Flamboyan termurah se-Pontianak bahkan ada harga grosir. Belanjanya pas hari libur saja biar tidak mengganggu jadwal kuliah.

Apa saja yang dibeli?

1. Sayuran yang bisa tahan beberapa hari seperti kentang, kol, wortel, terong bisa dibeli agak banyak. Sayur daun beli sedikit saja dan habiskan untuk dimasak dihari yang sama supaya tidak layu.

2. Beli telur stok untuk seminggu, ini sumber protein hewani yang bisa disimpan di luar kulkas tanpa takut membusuk. Jika agak khawatir telurnya membusuk bisa direndam air garam dan bikin telur asin. Bisa stok agak banyak dan sekalian buat jualan di kos. Telur ayam asin bisa dijual lebih murah dibandingkan telur bebek asin. Membuatnya juga cukup dengan air garam.

3. Siapkan ikan teri dan kacang goreng, bisa dikasih sambal goreng jika memang ingin sensasi pedasnya, percayalah sepiring nasi hangat ditambah teri kacang pedas sangat nikmat ketika disantap sepulang kuliah yang melelahkan. Cukup buka magicom lalu tambahkan teri kacangnya. Kadang tak terasa makan bisa 2 piring.

4. Sayur tambahan, untuk sayuran, biasanya 3 hari stok sayur dari Pasar Flamboyan harus dihabiskan karena tidak disimpan dalam kulkas. Bersyukurlah kalau di kos menyediakan kulkas. Kos saya dulu tak ada kulkasnya bahkan masak masih pakai kompor minyak tanah. 

Jadi trik untuk tetap bisa makan sayur adalah dengan membeli kacang hijau untuk dibuat kecambah. Tidak sulit membuatnya, biasanya saya hanya membasahi kacang dengan sedikit air lalu dimasukkan dalam wadah tutup dengan daun pisang atau koran, biarkan di tempat gelap beberapa hari. Kecambah bisa dipanen setiap hari. Ambil secukupnya untuk dimasak. Bisa ditumis dengan teri atau dimasak kuah, bebas sesuai selera.

5. Nutrisi buah-buahan, biasanya di Pontianak ada penjual buah dingin, jaman saya kuliah dulu ada mamang buah dingin yang menyediakan berbagai jenis buah-buahan yang sudah dipotong dan dijual dengan harga seribu perbungkusnya, sekarang sudah naik tapi bisa jadi pilihan jajan berbagai jenis buah dengan harga murah.

6. Jualan di kos, jaman saya kos dulu penghuni kos rame. Jadi saya biasa jualan energen, minuman sachet, sama indomie dan telur. Lumayan buat nambah-nambah uang jajan keuntungannya. Bisa buat dipake makan sehari-hari. Saya juga jualan pulsa, buka usaha ngeprint, bahkan ngetik. 

Kalau jaman now mahasiswi bisa nyari penghasilan dengan berbagai cara ya. Jualan online, ojek online, dan masih banyak hal lainnya.



Kamu jaman kuliah paling ingat kenangan makan apa?



Komentar

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma