Langsung ke konten utama

Mie Lemak Ala Intim Cafe Pontianak


Menu makanan sebenarnya tak perlu terlampau banyak sehingga pelanggan sulit memilih. Banyak sekali kita menemukan tempat makan yang menyediakan menu di bawah 5 jenis atau bahkan hanya 1 jenis hanya bervariasi di bagian pilihan lauk atau tambahan menu sampingannya. Kalau terlalu banyak menu juga akan menyulitkan bahan dasarnya. Jadi penting sekali membuat variasi menu makanan dengan bahan utama yang sama dibandingkan menu dengan bahannya berbeda antara satu sama lain.

 

Seperti mie tiaw yang bisa dijadikan berbagai variasi menu. Bisa mie tiaw goreng, mie tiaw bakso, mie tiaw siram, mie tiaw sea food. Hari ini mampir ke Intim Cafe di belakang Masjid Mujahiddin dan menemukan menu 'mie tiaw lemak'. Tak banyak yang menyediakan menu mie tiaw dengan lemak sapi yang dipotong dadu. Kebanyakan orang akan memberikan toping bakso atau daging alih-alih potongan lemak. 

Kuahnya terasa segar dan paling penting mendidih sempurna. Kuah harus benar-benar panas supaya mie tiaw matang sempurna. Dibandingkan membuat mie tiaw bakso lebih praktis menggunakan potongan lemak sapi. Sebab bakso harus menggiling daging dulu, membulatkannya dengan merebusnya. Kalau beli bakso beku dari supermarket tentu rasanya tak seenak dengan bakso yang baru selesai dibuat.

Suasana cafenya juga nyaman karena luas dan banyak mejanya. Bahkan saya sempat ke toilet dan ukuran toiletnya sekitar 2.5×3 meter. Toilet sekaligus kamar mandi. Cafenya sendiri aslinya sepertinya sebuah rumah yang kemudian dimodifikasi menjadi cafe. Jadi beda rasanya dengan cafe pada umumnya.  



Komentar

  1. Numpang Promo Ya Admin! Mau Modal kecil Bisa Diputarkan menjadi Ratusan juta Dan Dapat uang masukan Tanpa Usaha Apapun Kunjungi situs yang sudah saya kunjungi yaAduQ Online terpercaya, Thanks bruhh.

    BalasHapus

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma