18 Juni 2019

Menulis yang Sempat Terlupakan



Jika menulis merupakan bentuk penumpahan rasa kesepian saya selama ini, maka tahun 2013 adalah tahun paling kesepian dalam hidup saya selama ini. Sebab pada tahun itulah saya merasakan bagaimana ‘super produktif’-nya saya. Tak ada waktu yang terlewatkan tanpa menuliskan satu dua artikel. Bahkan lebih. Artikel panjang dan pendek pun bisa ditayangkan. Sekarang? Jangankan yang panjang, artikel pendek pun tak bisa saya tuliskan.

Saya sibuk? Lebih ke malas menyalakan laptop sih sebenarnya. Sempat ngeblog lama menggunakan smartphone. Tapi tak ada yang bisa menggantikan bagaimana menyenangkannya mengetik dengan keyboard fisik. Bisa disentuh dan bergerak. Bukan keyboard sentuh yang hanya bisa dilihat dan agak hangat.

Saya rindu sebenarnya ingin menuliskan cerita fiksi seperti masa lampau. Menjadi seorang ibu ternyata butuh banyak tenaga gaes.

Related Posts

Menulis yang Sempat Terlupakan
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).