Langsung ke konten utama

Honda Bikers Adventure Camp Jajal kawasan Danau Laet





Honda Bikers Adventure Camp Jajal kawasan Danau Laet. Disaat sekarang ini kita dapat dengan mudah mendapatkan berbagai macam ilmu yang sangat bermanfaat. Salah satunya adalah dengan bergabung disebuah komunitas. Jika kamu masuk kedalam suatu konumitas maka sudah seharusnya itu berasal dari hati kamu. Menjalankan sebuah aktiftas atau hobi secara bersama-sama komunitas yang kita geluti memang sangat menyenangkan, berbagai macam cara dan upaya selalu dilakukan agar solidaritas dalam suatu komunitas tersebut terus berjalan dengan baik. Bergabung kedalam komunitas tentu saja akan menambah teman.
Honda memiliki komunitas sepeda motor yang sangat resmi dan mereka apresiasi. Beberapa waktu yang lalu, anggota komunitas sepeda motor honda naungan peguyuban HWBC (Honda West Borneo Community) mengadakan kegiatan Honda Bikers Adventure Camp yang diselenggarakan pada tanggal 23 – 24 Pebruari 2019 yang berlokasi di Danau Laet, Desa Subah Tayan, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Dalam acara kali ini tujuannya adalah untuk lebih mendekatkan diri dengan alam semesta , serta bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar.
Pada acara kemarin di kemas secara menarik dan seru yakni dengan cara menggabungkan aktivitas touring dengan mengkampanyekan keselamatan berkendara dan juga aktivitas camping untuk mempererat tari persaudaraan dan kekompakan sesama anggota komunitas honda.Dalam kegiatan itu selain camping di alam terbuka, tidak lupa juga para bikers honda dapat bertukar pengalaman, sharing management club dan kampanye #Cari_aman di kalangan komunitas honda dengan memberikan teori bagaimana cara berkendara dengan aman dan nyaman pada saat berada dijalanan, baik itu secara individu atau berkelompok ( Touring ), serta riding Test Honda CRF 150L dengan menjajal kawasan wisata gunung laet.
Marketing Astra Motor, Julius Armando mengungkapkan, seiring dengan banyaknya model-model baru sepeda motor honda, seiring pula dengan bertambanhnya jumlah pencinta sepeda motor honda lalu bertambah pula yang membentuk komunitas-komunitas baru juga akan semakin bertambah. Oleh karena itu, pihak Astra Honda Motor dan Astra Motor ingin menyambut baik para anggota baru ataupun komunitas-komunitas sepeda motor honda yang baru terbentuk tersebut dalam kegiatan yang terintegrasi dengan pelatihan management yang di kemas secara menarik dan seru serta bermanfaat.
Para bikers honda juga merupakan bagian dari keluarga besar honda. Maka dari itu kami apresiasi dan kami fasilitasi serta kami mengucapkan banyak terima kasih atas kuatnya tali persaudaraan sesama bikers honda. ” ungkap Julius. Sejumlah peserta yang berasal dari perwakilan Community Honda ini tampak antusias selama mengikuti kegiatan Bikers Adventure Camp. “Ini merupakan kegiatan yang menarik, selain touring kita juga langsung mendapatkan pelatihan tentang manajemen club, bisa tertemu dan menjalin silahturahmi sesama bikers honda yang datang dari luar daerah di bawah naungan peguyuban HWBC.“ Ungkap Eren salah satu peserta.Kegiatan ini di ikuti oleh total sebanyak 60 bikers honda yang terdiri dari pengurus HWBC (Honda West Borneo Community) serta komunitas honda di bawah naungan paguyuban HWBC.
(Sumber PT Astra International tbk Honda Cabang Pontianak)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan