Langsung ke konten utama

Pindah Ke Indosat Ooredoo atau Telkomsel Saja?





Banyak sekali yang mengeluh soal jaringan 3 beberapa minggu terakhir ini. Entah karena penggunanya yang overload atau memang ada gangguan teknis saya juga tidak tahu. Tapi sebagai penggiat bisnis online memiliki jaringan yang mumpuni untuk terus terhubung dengan banyak orang ini akan sangat mengganggu ya. Saya sudah lama sekali tidak menggunakan 3 untuk berinternet ria semenjak paket internetnya lumayan mahal.

Nah ada dua pilihan jika memang ingin pindah operator. Bisa pilih Telkomsel atau Indosat. Mana yang lebih cepet? Masih Telkomsel juaranya. Tapi kalo soal harga Indosat jauh lebih murah.

Ini saya menggunakan paket Indosat Rp100.000 dengan kuota 15GB (kuota utama) + 70GB (4G) + 5.1 (bonus kuota utama dan kebetulan sudah habis jadi nggak keliatan) + 5.5GB (kuota aplikasi). Total dengan membayar Rp100.000 saya mendapatkan 95.6GB dan berlaku 24 jam tanpa pembagian waktu. Triknya kalau memang jaringan 4G-nya agak lambat bisa pindah ke jaringan 3G.

Kalau di tempat Anda jaringan Indosat hanya E bisa pindah ke layanan Telkomsel. Sedikit lebih mahal. Paling murah Rp20.000/2GB atau mau dapat banyak bisa berlangganan paket Rp130.000/22GB. Kelebihan paket internet Telkomsel ini adalah kuotanya berlaku 24 jam untuk semua sinyal. Namun tidak semua kartu mendapatkan penawaran promo internet ini. Hanya khusus untuk kartu sakti Telkomsel. Jadi pastikan kartu Telkomsel Anda adalah kartu sakti.

Oiya kebetulan kartu Telkomsel saya area Jakarta dan kartu lama, jadi waktu suami saya menggunakan kartu Telkomsel area Pontianak dan jaringannya gangguan pas saya internetan pake kartu saya malah tidak ada masalah apa-apa. Entah memang ada pengaruhnya atau tidak saya juga tidak paham.

Saya tidak bahas kartu lain karena saya hanya menggunakan dua kartu ini untuk internetan.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan