Langsung ke konten utama

Rawat Sepeda Lipat Kesayangan Anda dengan Tips Berikut Ini!



Bersepeda menjadi salah satu aktivitas yang kerap dijadikan hobi oleh sebagian besar masyarakat saat ini. Terbukti dengan banyaknya komunitas sepeda yang ada di setiap kota di Indonesia. Hal ini didasari dengan banyaknya manfaat yang bisa didapatkan dengan bersepeda. Selain bisa membuat badan lebih sehat dan bugar, bersepeda juga menjadi bukti bahwa masih ada yang peduli dengan lingkungan sekitar dengan tidak menambah polusi. Berbagai jenis sepeda kerap dipakai oleh masing-masing anggota komunitas, baik sepeda elektrik, sepeda ontel, sepeda gunung, hingga sepeda lipat.

Semakin lama, pengguna sepeda lipat ternyata juga semakin banyak mengingat banyaknya kelebihan yang dimilikinya. Salah satunya adalah sepeda jenis lipat ini cenderung lebih praktis dan tidak makan banyak tempat. Dengan desain yang unik dan material yang lebih ringan, tak heran kini peminat sepeda jenis lipat ini kian hari kian bertambah. Agar sepeda ini bisa lebih awet dan juga tahan lama dalam pemakaiannya, maka Anda juga perlu untuk merawat dengan saksama sepeda ini. Berikut ini beberapa tata cara merawat sepeda jenis lipat dengan sederhana:

1. Beri pelumas
Jenis sepeda ini memang dibuat khusus untuk keperluan yang lebih praktis dan hemat tempat karena mampu dilipat. Itulah mengapa Anda perlu mempertimbangkan pemberian pelumas di bagian lipatan sepeda sehingga lebih mudah dalam melipatnya. Lakukanlah sebulan sekali sesuai kebutuhan.

2. Pencegahan karat
Terkadang tanpa Anda sadari, sepeda sangat mudah berkarat. Sebetulnya hal ini bukanlah disebabkan karena material sepeda yang buruk, melainkan mungkin saja karena salah dalam perawatannya. Contohnya saja ketika sepeda baru saja terkena hujan, biasanya pengguna sepeda tidak peduli dan langsung menyimpannya. Hal ini menjadi faktor terbesar karat timbul pada sepeda karena hujan memiliki tingkat keasaman yang lebih. Untuk menghindarinya, segera bilas dengan air sepeda tersebut segera setelah terkena hujan.

3. Perhatikan tingkat kekencangannya
Saat melipat sepeda, banyak sekali yang sembarangan dalam melipatnya sehingga memudahkan sepeda untuk rusak. Pastikan memperhatikan tingkat kekencangan dari sepeda sehingga diusahakan pas. Karena apabila terlalu kencang, maka dalam melepaskannya butuh tenaga lebih. Namun jika terlalu longgar, ikatan setiap lipatan bisa mudah terlepas dan bisa membahayakan orang di sekitarnya.

4. Selalu cek tekanan angin pada bannya
Salah satu standar keamanan sebelum menggunakan sepeda adalah dengan melakukan pengecekan terhadap ban sepeda demi kenyamanan selama perjalanan. Pastikan untuk melakukan pengecekan tekanan angin pada ban setiap akan dipergunakan sehingga tetap nyaman digunakan dan menghindari ban yang gembos selama perjalanan.

5. Cek bagian remnya juga
Masih ada lagi poin penting yang tidak boleh dilupakan dalam perawatan sepeda adalah bagian rem. Rem ini memegang peranan vital dalam menghentikan laju sepeda sehingga keselamatan tetap dapat terjaga. Untuk itu, lakukan pengecekan secara berkala di bagian rem sepeda.

Itulah beberapa tips sederhana dalam merawat sepeda lipat yang Anda milik dan dapat Anda terapkani. Untuk kerusakan atau permasalahan tingkat lanjut dan tidak dapat ditangani sendiri, alangkah lebih baik untuk membawanya kepada teknisi sepeda sehingga bisa membetulkannya dengan lebih maksimal. Setiap akan bepergian dengan sepeda, jangan lupa selalu menggunakan peralatan keamanan sehingga perjalanan selalu nyaman dan bebas khawatir. Perlengkapan keamanan sepeda yang wajib Anda kenakan adalah sepatu, helm, jersey dan pelindung siku dan lutut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan