Langsung ke konten utama

Cicil Masa Depan dengan Tabungan Emas di Pegadaian



"Sebagai Ibu yang lahir dari keluarga kurang berada, saya ingin sekali masa depan anak saya tidak tergugat hanya karena terbentur soal materi semata." - Rohani Syawaliah, emak-emak era digital punya anak batita usia 1.5tahun.


Sudah sejak tahun lalu ingin punya tabungan emas di pegadaian. Semenjak punya anak. Kepikiran sekali soal "melekatkan" uang di benda yang mudah dijual dan nilainya tidak turun alias tetap, syukur-syukur naik. Nabung dalam bentuk uang biasa terlalu berisiko mengingat nilai uang semakin lama semakin rendah. Coba diingat-ingat 20 tahun yang lalu bawa uang bergambar orang utan bisa dapat jajanan apa di kantin? MasyaAllah uang warna hijau itu jaman SD bisa bawa di kantong aja sudah bikin jumawa. Bisa beli 10 alias sepuluh lho SEPULUH mangkok bubur.

Itu 20 tahun lalu.



Sekarang? Orang utannya sudah tak sebanyak dulu beredarnya. Sudah dikoleksi jadi uang antik. Uang dengan nilai yang sama, lima ratus perak sekarang ini, tahun 2016 hanya jadi recehan. Buat bayar parkir motor saja sudah tak memungkinkan. Sudah berbentuk logam pula. Bisa dibayangkan nilai uang puluhan tahun alan datang? Saat buah hati kita mau masuk kuliah? Belum lagi kebutuhan lainnya di luar pendidikan.




Semua Ibu di Indonesia harus pintar mutar otak supaya uang yang sekarang bisa digunakan di masa depan dengan nilai yang sama. Misalnya uang yang sekarang bisa buat beli motor atau masuk kuliah, ketika dibawa ke masa depan tetap bisa membeli yang sama nilainya. Bagaimana caranya mempertahankan nilai uang yang ada sekarang biar tidak menurun di masa depan?

Investasi dong buk!

Sekarang berbagai investasi mudah kita temukan. Mau investasi properti, tanah, berlian? Mana suka, yang penting ada dananya. Tapi itu semua butuh dana yang besar ya! Bagaimana dengan yang kebanyakan uangnya recehan atau cuman ada ratusan ribu buat disisihkan? Mau berapa pun yang kita punya bukan berarti kita tidak bisa melakukan investasi ya. Tetap bisa lho mencicil masa depan anak-anak kita mulai sekarang dengan mengubah uang kita jadi emas, kan ada Sahabat Pegadaian.

Emas kan mahal kakak segramnya?



Ih kudet deh. Di pegadaian nabung emas bisa dimulai dari angka 0,01gram lho. Receh banget. Tak sampai 10ribu perak jika dihitung perhari ini 30 November 2016. Murah banget kan? Menyisihkan 10ribu saja sehari terus kalau sudah terkumpul 50ribu atau 100ribu boleh deh datang ke kantor Pegadaian terdekat. Di Pontianak bisa datang ke Jalan Imam Bonjol atau di Jalan Sultan Abdurrahman. Selain dua tempat tersebut masih banyak kok konter-konter pegadaian yang bisa ibu-ibu datangi. Cek infonya di google maps saja.

Kalau beli tanah atau properti atau berlian agak tidak mungkin ya kita lakukan dengan menyisihkan recehan dari dompet kita. Udah gitu ada aplikasinya yang bisa kita gunakan buat cek-cek harga emas yang berlaku dihari tersebut lho. Jadi kalau pas harganya agak oleng boleh tuh kita nabungnya agak banyakan. Kalau pas mahal tetap nabung juga dong sesuai kemampuan kita. Mudah kan investasi emas di Pegadaian?


Terus bagaimana caranya punya tabungan emas di pegadaian? Syaratnya mudah kok cukup KTP dan uang Adm sebesar Rp10.000 kemudian saldo awalnya hanya per 0.01 gram. Bukan 1 gram lho ya. Beda kalau buka tabungan biasa di bank, paling nggak bawa beberapa ratus ribu baru bisa punya rekening. Asyiknya lagi tabungan emas di pegadaian ini kita dapat saldonya dalam hitungan berat emas yang kita punya. Bukan jumlah duit yang kita setorkan. Sehingga nilainya tidak akan berkurang. Emas 1 gram hari ini jika dibawa 10 tahun lagi tetap saja 1 gram. Syukur-syukur ya nantinya kita bisa nabung sampai sekilo.

Butuh duit mentahnya? Jual emasnya di pegadaian. Jadi bisa kita cairkan lagi ke bentuk uang sesuai dengan harga emas yang berlaku. Kebayang nggak kalau 10 tahun akan datang harga emas naik 10 kali lipat dibandingkan hari ini. Saya jadi teringat dengan ibu saya yang dulu pernah menyimpan beberapa puluh gram emas dan langsung dapat banyak uang setelah menjualnya disaat harga emas meroket. Ingat saat Soeharto lengser? Nah dimasa itu harga emas sedang naik-naiknya bukan.

Itu lho yang saya pikirkan untuk masa depan anak saya nanti. Ketika dia butuh dana saya sudah punya emas yang bisa dijual dengan mudah. Lain cerita kalau dana kita diinvestasikan ke tanah atau properti, butuh waktu dan proses untuk menjualnya. Tidak sesederhana menjual tabungan emas atau gadai emas di Pegadaian.



Gampangkan? Mau cek harga emas per 0,01 gram sudah ada Aplikasi Sahabat Pegadaian atau mampir deh ke pegadaian.co.idbiar tahu banyak soal Tabungan Emas ini. Nabungnya juga bisa lewat transfer ATM BNI dan BRI lho. Tak perlu repot bolak-balik Pegadaian. Musim hujan ni. Nanti demam kalau sering kena air hujan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana.
Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai.
Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukannya akan disebut …

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha...


Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrsatu ya! 1. …

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan. 
Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya.
Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Termas…