Langsung ke konten utama

Tanak Lade, Makanan Khas Perempuan Melahirkan di Sambas


Ada makanan yang selalu dimakan oleh perempuan Sambas, tapi itu dulu, selama 40 hari. Pernah membayangkan makan makanan pedas setiap hari tanpa sayur dan kuah? Tanak _lade_ adalah lauk satu-satunya yang boleh dikonsumsi oleh perempuan Sambas setelah melahirkan. Tanpa sayur, tanpa buah, tanpa daging. Isinya apa saja? Biasanya ikan teri dan lada hitam yang dibuat seperti sambal tetapi tanpa cabai. Ada juga yang menambahkan kacang tanah.

Lebih dari 20 tahun yang lalu, saat sepupu saya yang paling besar lahir, beda usia kami sekitar 5 tahun, saya menyaksikan ibunya makan nasi dengan lauk tanak _lade_. Rasanya pedas sekali. Tak terbayangkan jika sekarang saya harus makan nasi hanya dengan tanak _lade_. Selama 40 hari penuh. Tak boleh makan sayur dan buah. Kata Uwan saya nanti tubuh ibunya dingin. Nanti _meroyan_-lah, nanti inilah, nanti itulah.

Banyak sekali pantangan perempuan setelah melahirkan. Saya merasa kasihan sekali pada banyak perempuan yang harus menjalani tradisi makan setelah melahirkan yang jauh dari nutrisi lengkap ini. Padahal seorang ibu yang habis melahirkan butuh nutrisi yang cukup untuk menyusui. Apa jadinya jika hanya makan nasi dengan ikan teri dan lada? Lada hitam pula. Pedas sekali itu.

Sekarang sudah banyak informasi yang masuk ke masyarakat melalui berbagai media sehingga sudah banyak yang meninggalkan tradisi makanan khas untuk perempuan melahirkan ini. Kalaupun masih ingin dikonsumsi ada baiknya menambahkan sayur dan lauk-pauk yang bisa memberikan nutrisi yang lengkap untuk ibu menyusui.



Dulu saya sempat berpikir untuk mengikuti tradisi etnis Tionghoa yang makannya ayam _dare_ yang ditim atau dikukus dengan kacang polong, jahe, lada, dan bumbu lainnya. Paling saya akan mencoret bumbu yang beralkohol dari menu tersebut. Selama empat puluh hari akan makan ayam _dare_ setiap hari. Satu ekor setiap harinya. Ayam dare itu apa?

Nah, ayam dare itu adalah ayam kampung betina yang belum pernah bertelur alias masih perawan. Ayam dare atau ayam dara. Saya tidak tahu dengan pasti alasan makan ayam dare ini. Namun yang jelas ayam lebih banyak nutrisinya dibandingkan ikan teri dan lada hitam bukan?

Di kampungmu ada makanan yang menjadi kuliner khas ibu melahirkan juga? Share di kolom komentar ya!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan