Langsung ke konten utama

BC (Broadcast) PIN BBM Orang?



Paling sebel sama orang yang kerjaannya nyebar PIN BBM orang lain. Untuk apa coba? Apakah harus punya banyak contact di BBM biar bahagia? Saya malah suka ngapus-ngapusin orang yang kerjaannya BC di BBM. Ganggu! Kalau memang mau kirim pesan mengapa harus pake BC? Berapa banyak hal sih di dunia ini yang harus dibroadcast agar semua orang tahu?



Mengapa orang suka broadcast? Itu yang masih jadi misteri besar yang sampai sekarang belum saya temukan jawabannya. Untuk apa broadcast? Apalagi kalau isinya hanya 'add temenku si xxxx pin xxxx'. Biasanya memang remaja yang suka mengirimkan broadcast tanpa peduli siapa yang mendapatkan broadcast tersebut. Jadilah kita yang tak tahu apa-apa ikutan mendapatkan broadcast semacam itu.

Untuk apa? Sekali lagi, untuk apa?

Di BBM jumlah contact yang bisa kita tambahkan dibatasi lho. Kalau tidak salah 2.000 contact saja jika memang belum ada perubahan. Makanya saya tidak terlalu banyak berpikir saat menghapus contact dari BBM. Jika memang kenal masih banyak jalur lain yang bisa ditempuh untuk berkomunikasi. Masih suka broadcast? Maaf, saya delete. Karena saya tidak membuat akun BBM untuk menerima broadcast.

Belum lagi ada orang yang suka broadcast informasi yang belum diperiksa kebenarannya. Entah itu soal kecelakaan atau kehilangan motor. Mau benar atau tidak bukan begitu caranya. Broadcast jangan sampai mengganggu orang lain. Ah sulit sekali menjelaskan hal ini pada orang lain.

Tapi jika memang Anda juga terganggu dengan BC yang suka dikirimkan ke BBM Anda, ada baiknya Anda mengikuti gerakan menghapus contact BBM yang suka broadcast.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan