Langsung ke konten utama

Apa yang Harusnya Awkarin dan Gaga Share di Sosial Media Mereka?



Sudah lewat beberapa waktu lalu kehebohan dua selebgram yang akhirnya mencuri perhatian saya. Di tengah deru ombak gosip AR sama RA yang katanya selingkuh sampai terbang ke Belanda saya melipir sejenak buat buka dua akun ABG ngehits ini. Huyey AR sama RA! Mengapakah kalian tak ajak saya sekeluarga buat liburan ke Eropa. Kalau kata orang Melayu 'E-R-O-P-A-H!' pake 'H'.

Saya nggak kepengen nyerang Awkarin atau Gaga sih soal apa yang mereka share di sosial media. Toh kita semua tahu batasan norma mana yang harus kita patuhi di sosial media foto tersebut. Jika memang terganggu dengan postingan mereka gampang kok, 'unfollow' eh bukan dong 'report' aja. Kan kita punya hak yang sama untuk melaporkan akun mana pun. Biar Instagram yang mutusin apakah mereka bisa terus ada di sosial media atau harus angkat kaki. Walaupun saya yakin sih Instagram nggak ngeliat mereka melakukan pelanggaran karena konten mereka nggak sevulgar akun lain yang menyediakan postingan yang lebih 'terbuka'. Atau jika kita merasa bahwa ada postingan mereka yang nggak layak ada di akun mereka juga bisa dilaporkan kok ke instagram.

Saya pikir itu jauh lebih bijaksana.

Sebenarnya saya bukan mau bahas itu sih. Eh masih juga dibahas ya! Di sisi lain sebenarnya saya kagum dengan akun Awkarin dan Gaga ini. Sebab mereka berhasil mencuri perhatian banyak orang dengan postingan mereka. Tanpa postingan yang 'dewasa' pun sebenarnya mereka tetap akan mendapatkan banyak follower. Time line mereka itu indah banget lho. Terutama Awkarin. Bagaimana mereka menyusun postingan fotonya itu bagus banget. Sekali buka kita langsung liat sisi 'seni' pengaturan foto tersebut.

Wajar aja saya bertahun-tahun nggak dapat banyak follower sebanyak mereka. Orang saya asal jepret. Nggak mikir sisi 'indah' time line. Nggak punya tema khusus. Nggak punya aturan baku bagi diri sendiri dan membuat time line yang lebih sistematis. Syukur-syukur saya yang lahir di era analog ini bisa menyesuaikan diri di era digital.

Saya penasaran Awkarin, dia sih terutama, menggunakan filter apa, bagaimana dia bikin aturan buat instagramnya, kamera apa yang dia gunakan buat jeprat-jepret, tema apa yang dia gunakan buat bikin akun di instagram dan masih banyak hal seputar instagram yang ingin saya tanyakan.

Kebanyakan dari kita mungkin ngeliat sisi yang satu dan melupakan dia masih punya sisi dua, tiga, dan seterusnya yang membuat dirinya menjadi Awkarin dan Gaga yang seutuhnya.

Tulisan ini bukan untuk menunjukkan saya setuju dengan apa yang mereka lakukan. Sebagai orang tua, saya tidak ingin anak saya mengumbar hal 'dewasa' di sosial media mereka. Hal privasi harusnya disimpan menjadi privasi saja.

Mau share hal yang saya tanyakan tersebut di Vlog kamu Awkarin? Gaga?

PS: Belum tentu mereka baca tulisan ini juga sih.

Komentar

  1. Iya sebenarnya tanpa neko2 pun mereka udah kreatif. Tapi mungkin karena udah kesehariannya begitu (nakal), jadi itulah yg diposting.

    BalasHapus

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana.
Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai.
Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukannya akan disebut …

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha...


Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrsatu ya! 1. …

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan. 
Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya.
Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Termas…