Langsung ke konten utama

Pompa ASI Manual Terbaik



A photo posted by Raza Damilio (@razadamilio) on
Sudah setahun lebih saya selalu memompa ASI untuk Raza. Mengingat saya kuliah dari pagi sampai siang dan tentunya memberikan ASI secara penuh jauh lebih baik dibandingkan mengasup bayi yang baru lahir dengan susu formula. Apa yang ada di dalam ASI belum tentu bisa dipenuhi oleh asupan yang lain meskipun itu susu formula. Tapi apakah memberikan susu formula itu buruk? Saya nulis ini bukan buat menghakimi orang tua yang tak memberikan ASI buat anaknya hingga usia 2 tahun ya. Namun ingin membagi pengalaman saya menggunakan pompa ASI.

Saya menggunakan beberapa pompa ASI sebelum akhirnya jatuh cinta dengan pompa ASI manual dari Medela. Pompa ASI Medela yang Harmony ini memang yang paling cocok sama saya. Apalagi saya sudah menggunakan dua pompa ASI listrik dan ternyata yang lebih nyaman adalah pompa ASI manual. Buat saya sih. Setiap ibu berbeda kebutuhan pompanya dan tentu saja ada trial dan error yang akan kita lewati sampai akhirnya kita memiliki satu atau dua pompa ASI favorit yang paling cocok. Iya, pompa ASI itu cocok-cocokan ya! Nggak semua pompa ASI yang mahal itu cocok dengan setiap ibu atau pompa ASI yang murah itu nggak bagus.

Bukan masalah harga pompa ASI-nya walaupun banyak juga yang mengatakan ada harga ada kualitas ya!

Bagi saya Medela memang punya banyak pompa ASI yang punya kualitas baik. Setelah menggunakan yang listrik saya merasa menggunakan yang manual itu jauh lebih nyaman sebab kita bisa mengatur sendiri kecepatan dan kekuatannya dengan tangan kita. Beda cerita dengan pompa ASI yang listrik ya. Kadang terlalu kuat mompanya atau sebaliknya malah terlalu lemah. Jadinya pemompaan tidak maksimal dan ASI-nya juga sudah untuk keluar atau malah nggak keluar sama sekali.

Setelah beberapa bulan ini menggunakan pompa ASI Medela Harmony saya merasakan cepat LDR alias Let Down Reflex, jadi sebentar saja memompa saya sudah dapat 1 botol penuh ASI yang siap di simpan di dalam freezer. Semenjak menggunakan Pompa ASI Medela ini saya mendapatkan paling tidak 3 botol ASIP sehari. Padahal sebelumnya hanya mendapatkan 1 atau 2. Di usia Raza sekarang yang sudah setahun lebih memang produk ASI saya berkurang dibandingkan 6 bulan pertama kelahirannya. Namun alhamdulillah sampai sekarang produksi ASI saya masih cukup banyak untuk stok tabungan di freezer dan sangat membantu ketika saya kuliah dan Raza butuh susu.

Pompa ASI Medela Harmony yang manual ini juga paling cocok digunakan untuk newborn ya. Buat yang nggak tahan sakit saat mompa juga sebaiknya menggunakan yang manual saja. Selama menggunakan yang listrik saya merasakan pemompaan agak menyiksa dibandingkan menggunakan yang manual. Sebenarnya saya ingin punya pompa ASI yang listrik yang bisa memompa dua payudara sekaligus dari Medela juga. Namun memang harganya lumayan tinggi. Terus saya suka kepikiran, kalau rusak bagaimana? Mengingat saya mudah sekali merusak benda elektronik yang ada di rumah.

Bagaimana mompa ASI-nya? Lancar? Pakai pompa ASI apa? Share dong!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan