Langsung ke konten utama

Apartemen Hunian Ala Masyarakat Modern




Masyarakat zaman sekarang tentunya merupakan sebuah masyarakat yang telah bertransformasi dari masyarakat biasa saja menjadi masyarakat yang modern. Masyarakat modern memiliki karakteristik yang unik dan ditunjukannya salah satunya adalah kebiasaannya yang menginginkan segala sesuatu berbau praktis.

Kebiasaan ini disambut baik oleh segala bidang, khususnya oleh dunia property di indonesia yang kini menghadirkan sebuah hunian paling cocok untuk mewujudkan kebiasaan praktis dari masyarakat mdoern tersebut, yakni hunian berupa apartemen. Bagi masyarakat modern, memilih untuk tinggal di sebuah apartemen merupakan hal yang sangat pas karena apartemen ini menawarkan sebuah gaya hidup yang melambangkan praktis. Segala sesuatu bisa ditemui di apartemen ini mulai dari sport centre, kebutuhan sehari hari, fashion, maupun hiburan ada biasanya di kawasan terpadu tersebut.

Dengan hadirnya hal hal semacam itu tentunya akan semakin menggiring masyarakat modern di indonesia untuk memilih tinggal di apartemen ketimbang di rumah hunian pada umumnya. Memilih tinggal di apartemen, tentu akan memfasilitasi segala keinginan dari masyarakat modern tersebut bukan hanya dari kebutuhannya saja akan tetapi juga transportasi yang juga dibuat menjadi jauh lebih praktis.

Kawasan apartemen yang dibangun di jalan jalan utama dan juga strategis akan membuat siapa saja yang menghuninya merasakan kemudahan dalam mengakses jalan ketika hendak bepergian. Kalian semua bisa coba tanyakan kepada orang orang yang sudah pernah tinggal di apartemen lalu tanyakan apa saja kemudahan dan hal hal yang dibuat menjadi jauh lebih praktis bagi mereka.

Tinggal di apartemen pada zaman yang sudah serba modern ini menjadi yang paling recomended apalagi ditengah semakin terbatasnya lahan yang ada untuk menjadi hunian, membuat tinggal di sebuah apartemen adalah hal yang paling efisien di masa masa sekarang ini. Harga beli sebuah apartemen juga dibilang lebih murah daripada rumah hunian pada umumnya karena kita hanya membeli bangunan saja tidak serta dengan tanahnya itulah yang membuat apartemen menjadi murah ketimbang rumah lain pada umumnya di indonesia ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan