Langsung ke konten utama

Tak Ada yang Lebih Menyenangkan Ketika Hobi Membayarmu


Kebanyakan orang rela mengeluarkan uang demi hobinya. Buat orang yang berbeda hobi barangkali akan mengerutkan keningnya ketika ada orang lain yang merogoh koceknya sangat dalam demi sebuah hobi. Namun sekarang ini sudah banyak sekali orang yang menjadikan hobi sebagai pekerjaan. Siapa yang tidak kepengen melakukan apa yang dia sukai lalu mendapatkan bayaran untuk itu.
Contoh paling dekat tentu saja blogger. Banyak sekali jenis blogger yang ada di dunia ini. Pada dasarnya semuanya membuat postinga. Ada yang menulis untuk postingannya. Ada yang membuat video. Ada juga yang sekadar berbagi gambar yang dia jepret. Apa pun bentuknya, hobi yang dikemas sedemikian rupa bisa menjadi ladang penghasilan.
Ini dia contoh blogger yang bisa menghasilkan uang dari blognya.
1. Blogger Tukang Baca
Ada yang hobi membaca lalu menuliskan review buku di blognya tentu saja akan didekati oleh banyak penerbit yang ingin buku yang mereka dibaca lalu dituliskan reviewnya dengan harapan banyak yang akan membeli buku yang mereka terbitkan tersebut. Tentu saja tidak hanya dapat buku gratis, jika seorang blogger yang suka membaca ini terkenal dengan reviewnya yang akurat tentu saja penerbit rela membayar untuk mendapatkan "komentar" pada buku mereka.
2. Blogger Tukang Makan
Apa susahnya makan? Hal yang setiap hari kita lakukan bukan? Namun sebelum makan harus mengambil gambar dengan angel yang bagus, lalu posting di sosial media, tulis reviewnya di blog, itu juga perjuangan. Blogger tukang makan nggak sekadar jalan, mampir, lalu makan dan pergi dengan perut kenyang. Ada effort yang mereka keluarkan untuk makanan tersebut sampai di tombol "publish" dashboard mereka. Saat tulisan mereka menjadi referensi banyak pecinta makanan lainnya, itulah saatnya menunggu orang yang mengetuk pintu blognya dan menawarkan makan gratis dibarengi dengan harga untuk review di blognya.
3. Blogger Tukang Nonton
Suka nonton film? Rela menghabiskan ratusan ribu ke bioskop buat nonton film setiap bulannya? Menikmati adegan demi adegan dengan teliti sampai akhirnya film pun selesai. Bagi yang nggak suka nonton film pastinya ngerasa uang yang digunakan buat beli tiket nonton tu sayang banget ya. Mendingan uang segitu buat dipake keperluan lain atau nabung? Tapi percaya deh, nggak ada yang namanya hobi sia-sia. Selama nggak ngelanggar hukum deh ya. Hobi nonton terus bikin reviewnya di blog? Itu bakalan kebanjiran job buat nonton film dan kasih review deh. Terus akan jadi kiblat banyak orang yang punya hobi serupa.
4. Blogger Tukang Jalan-Jalan
Jalan-jalan keliling dunia terdengar sangat menyenangkan. Apalagi jika kita memang punya banyak uang dan kesempatan untuk melakukan itu. Tapi banyak orang yang tak punya keduanya sekaligus. Terutama budgetnya. Sekarang ini banyak yang menjalankan hobi jalan-jalannya sebagai sumber penghasilan. Sekalian jalan-jalan sekalian kerja juga. Mampir ke tempat-tempat yang diminta sama yang ngasih kerjaan. Tulis reviewnya di blog plus foto-foto lokasi di sana. Uang ngalir jalan-jalan lagi. Terdengar gampang? Prosesnya pastinya nggak sehari dua hari.
5. Blogger Tukang Dandan
Banyak perempuan yang ingin tampil cantik dengan make up setiap hari tapi bingung cara menggunakan produk tata rias di wajah mereka. Sehingga membuat orang yang memang hobi dandan dan ahli dengan hobinya tersebut bisa membangun lapangan kerja buat dirinya sendiri. Banyak sekali beauty blogger bertebaran di luar sana. Bermunculan terus. Tak ada habisnya. Akan selalu ada pemain baru. Tapi akan ada yang terlihat flawless dan banyak peminatnya. Punya banyak fans? Siap-siap mengantongi uang dan produk kecantikan dari berbagai produsen produk kecantikan.
Masih banyak jenis blogger dengan hobinya yang lain yang bisa menghasilkan uang. Hobinya membayarnya sekarang. Bukan dia yang harus menghabiskan uang demi hobinya. Menyenangkan sekali bukan? Era digital mengubah hidup banyak orang. Bagaimana dengan kamu?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan