Langsung ke konten utama

Jangan Lupa Pertimbangkan Kondisi Fisik Ketika Memilih Sepatu

Variasi bentuk sepatu memang sangat menarik. Rasanya kaum wanita pasti tergiur ingin memilik semua jenis sepatu. Sayangnya, memilih sepatu tentu tak boleh sembarangan. Faktor kenyamanan dan keserasian dengan bentuk kaki juga patut menjadi pertimbangan.


Tak banyak kaum wanita yang percaya diri mengenakan sepatu yang bentuknya terbuka karena ukuran atau bentuk kaki yang kurang menarik. Setidaknya beberapa trik ini bisa membantu para wanita untuk memilih sepatu yang sesuai dengan bentuk kaki:

Sepatu untuk Si Betis Besar
Betis yang besar sering menjadi masalah bagi para wanita. Karena wanita kerap tak percaya diri menampilkan betisnya, apalagi ketika mengenakan rok selutut. Biasanya sepatu boots menjadi andalan para wanita berbetis besar. Tetapi selain boots, sepatu wedges juga bisa menjadi alternatif yang tepat.

Sepatu wedges kini tidak identik dengan harga yang mahal. Banyak pilihan sepatu wedges murah yang bisa diperoleh dari MatahariMall. Bergaya dengan sepatu wedges dari MatahariMall tak membuat wanita harus merogoh kocek dalam-dalam.

Menyiasati Bentuk Kaki yang Lebar
Bentuk kaki yang lebar juga kerap jadi hal yang mengurangi kepercayaan diri para wanita. Sebenarnya para wanita berkaki lebar bisa memilih beragam sepatu yang bentuknya menarik. Asalkan tidak menggunakan sepatu yang ujungnya terlalu runcing. Sepatu yang ujungnya runcing seperti stiletto akan membuat kaki terasa tak nyaman bahkan bisa meningkatkan risiko cidera.

Selain sepatu loafel, sepatu wedges yang bagian depannya tidak terlalu lebar juga cocok untuk kaum wanita berkaki lebar. Sehingga bentuk kaki akan tampak lebih proporsional.

Sepatu Apa yang Cocok untuk Kaki Berukuran Mungil?
Kaki berukuran mungil sebenarnya sangat memudahkan para wanita untuk memilih sepatu. Variasi flat shoes beragam warna dan desain membuat ukuran kaki mungil wanita jadi terlihat ideal. Jangan lupa memilih flat shoes dengan bagian sol yang empuk agar tidak menganggu kenyamanan saat beraktivitas.

Apa pun bentuk kakinya, para wanita tetap bisa tampil maksimal dengan pilihan sepatu yang tepat. Mulai sekarang, rasa percaya diri tentu makin bertambah dengan sepatu kesayangan yang menemani aktivitas sehari-hari.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan