Langsung ke konten utama

Memulai Bisnis Sampingan di Usia Muda, Ini Untung dan Ruginya



Menjalankan satu pekerjaan terkadang income bagi keluarga tak mencukupi kebutuhan sehari-hari sehingga tak heran banyak sekarang yang mulai melirik bisnis sampingan juga, mengingat potensi untuk mendapatkan keuntungan jauh lebih besar memang dengan menjalankan sebuah bisnis. Setara juga dengan resiko yang mungkin kamu dapatkan, nah tentunya banyak diantara Anda yang penasaran jenis bisnis apa yang paling menguntungkan sekarang ini.

Bisnis sendiri tak ubahnya sebuah roda kadang satu bidang ada di atas atau menjadi yang paling menguntungkan, namun juga ada kalanya kurang begitu menguntungkan, sehingga karena tak mau mengambil resiko banyak yang lebih senang menjalankan bisnis aman, dalam artian pilihlah yang memungkinkan untuk laku setiap saat. Beberapa tahun belakangan ini lebih populer jenis bisnis via online atau lewat sarana yang dikenal sebagai internet sehingga antara penjual dan pembeli sendiri tak harus memiliki kontak mata secara langsung, melainkan hanya dengan mengandalkan dunia maya untuk melakukan transaksi.

Di Indonesia jenis bisnis yang satu ini ternyata juga cukup banyak penggemarnya, tak hanya untuk orang dewasa melainkan juga kalangan muda, nah pelaku bisnis sampingan sendiri paling banyak adalah mahasiswa, mereka yang sudah mulai memiliki pandangan pekerjaan ke depannya, sebenarnya menjalankan usaha di saat usia muda sendiri memiliki banyak sekali keuntungan, namun juga tak memungkiri juga ada nilai minusnya, nah kenali beberapa poin tersebut berikut ini, yaitu:

Keuntungan:

  1. Sebagai pembelajaran, dengan menjalankan sebuah usaha mereka tak hanya melakukan apa yang ada dalam teori yang selama ini dipelajari melainkan lebih pada praktek secara langsungnya, karena terkadang hanya belajar melalui buku untuk pilihan wirausaha ini kurang begitu efektif, sangat berbeda rasanya dengan melakukan praktek bisnis langsung.
  2. Anak muda akan tau bagaimana sulitnya mencari uang, dengan hal tersebut tak akan mudah bagi mereka untuk menghamburkan uang yang di dapat dari orang tuanya.
  3. Untuk menumbuhkan jiwa wirausaha, beberapa pengusaha terkadang bisa sukses karena ketidaksengajaan, iseng-iseng menjual suatu produk, namun ternyata laku keras di pasaran, ini akan membentuk jiwa atau keinginan dalam berwirausaha kian tinggi.
  4. Membantu membuka lapangan kerja yang baru, tak harus mengandalkan ijazah yang dimiliki untuk melamar kerja pada perusahaan lain, Anda bisa mengandalkan kemampuan bisnis tersebut untuk bekerja sendiri bahkan membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain.

Kelemahan:

  1. Sekali gagal maka kebanyakan menyerah, tak ada keinginan untuk memulai usaha yang baru karena memang usia tersebut masih sangat labil.
  2. Resiko gagal juga lebih besar, hal ini disebabkan karena mereka masih sangat awam terhadap dunia usaha, sehingga untuk pertama kali menjalankan resiko kegagalan jauh lebih besar terhadap wirausaha yang sudah cukup matang.
  3. Masih sering mengandalkan emosi dalam menjalankan usaha, salah satu contohnya adalah saat mendapatkan komentar kurang enak atau negatif dari calon konsumen, maka mereka cenderung membalasnya dengan cara negatif pula, padahal ini sangat berpotensi dalam merusak citra dari toko yang dibangun.

Namun dari sekian banyak poin yang dijelaskan, menjalankan bisnis sampingan dimulai dari usia muda bahkan mahasiswa sebenarnya memberikan Anda banyak sekali manfaat, nah jika memang sudah ada ide bisnis yang terpikirkan dalam kepala tak ada salahnya untuk action sekarang juga, siapa tau ini memiliki prospek yang cerah kedepannya, kamu bisa menjalankan sendiri atau dengan mengajak teman terdekat.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan