Langsung ke konten utama

Bursa Mobil Jakarta Bekas Terbaru


Mobiloka - bursa mobil Jakarta bekas kini semakin berkembang pesat dipasar otomotif. Tingkat penjualan mobil kini semakin berkembang pesat. Bagi anda yang memiliki dana yang minim, dapat membeli mobil bekas sebagai salah satu solusi apabila anda akan membeli mobil. Terdapat banyak sekali kendaraan yang memiliki spesifikasi mesin yang masih bagus yang dijual dengan harga yang sangat terjangkau.
Bagi anda yang masih bingung untuk menentukan mobil jenis apa yang akan anda pilih sebagai kendaraan roda empat anda, sekarang ini bursa mobil Jakarta menyediakan berbagai pilihan mengenai jenis-jenis mobil untuk anda jadikans ebagai referensi pada saat akan membeli sebuah mobil.
  1. Daihatsu Espass tahun 1997 Rp 39.000.000
  2. Daihatsu Espass tahun 1998 Rp 40.000.000
  3. Daihatsu Feroza tahun 2003 Rp 48.000.000
  4. Mitsubishi Lancer tahun 1992 Rp 42.000.000
  5. Toyota Kijang tahun 1989 Rp 38.000.000
  6. Toyota Kijang tahun 1995 Rp 47.000.000
  7. Toyota Starlet tahun 1992 Rp 50.000.000
  8. Hyundai Cakra tahun 1997 Rp 45.000.000
  9. Hyundai Atoz tahun 2000 Rp 51.000.000
  10. BMW 5 series Rp 47.000.000
  11. Mazda MR 90 Tahun 1993 Rp 23.000.000
  12. Honda Accord tahun 1985 Rp 30.000.000
  13. Honda Accord tahun 1990 Rp 43.000.000
  14. Honda Accord tahun 1992 Rp 50.000.000
  15. Hyundai Accent 2001 Rp 47.000.000
  16. Hyundai Elantra tahun 1997 Rp 37.000.000
  17. Suzuki Katana DX tahun 1994 Rp 44.000.000
  18. Bmw318i tahun 1989 Rp 30.000.000
  19. Mitsubishi Lancer tahun 1981 Rp 22.000.000
  20. Daihatsu Ceria tahun 2001 Rp 43.000.000
  21. Mazda Vantrend tahun 1993 Rp 22.000.000
  22. Timor DOHC tahun 1999 Rp 48.000.000
Data diatas berdasarkan informasi dari bursa mobil Jakarta bekas namun masih memiliki spesifikasi yang masih bagus. Sebelum membeli pastikan anda memerhatikan kondisi detai dari mobil bekas pilihan anda. Sebagai saran pastikan kondisi mobil masih bagus dan layak untuk dikendarai. Periksa kelengkapan surat-surat yang dimiliki oleh mobil bekas tersebut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan