Langsung ke konten utama

Bisnis Oriflame: Tanya Jawab (Bagian 1)



Bisnis Oriflame - Saya akan banyak sekali membuat masalah tanya jawab ini supaya saya tidak terlalu banyak menjelaskan tentang Oriflame secara langsung karena kadang penjelasannya sangat panjang dan tak bisa dijelaskan dalam waktu yang singkat. Apalagi untuk menjelaskan ke banyak orang sekaligus tentunya akan menyulitkan. Saya akan membagi bagiannya menjadi banyak bagian supaya setiap postingan fokus hanya pada satu masalah saja.

Pertanyaan yang paling sering saya dengar adalah 'kalau di Oriflame saya harus jualan ya?'. Benar sekali. Memang ketika kita bergabung di sebuah bisnis MLM yang harus dilakukan adalah menjual. Sama seperti bisnis konvensional lainnya. Semuanya berasal dari penjualan. Sebab ini MARKETING bukan arisan berantai.

Saya sendiri dulu hanya menjual sedikit produk kepada teman yang memang menyukai produk Oriflame juga. Sebab saya bergabung pertama kali karena saya ingin mendapatkan produknya dengna harga lebih murah. Apalagi kalau di katalog produknya sudah ada diskon tambahan. Akan sayang sekali membelinya dengan harga pelanggan jika saya bisa bergabung dan membayar dengan sedikit uang untuk mendapatkan diskon member atau konsultan yang tentunya jauh lebih murah.

Khusus untuk pengeluaran Oriflame saya jadi lebih hemat. Soalnya sekarang ini kita tentunya ingin mendapatkan harga produk yang lebih murah bukan?

Buat yang merasa ingin mendapatkan penghasilan di Oriflame harus ingat bahwa penjualan adalah nadinya bisnis ini. Nggak akan dapat apa-apa kalau tidak melakukan penjualan. Sekali lagi saya tegaskan bahwa teman-teman yang bergabung karena ingin mendapatkan penghasilan dari Oriflame harus (mau tidak mau) memang melakukan penjualan.

Terus nggak jualan gimana? Boleh nggak? Ya nggak ada yang maksa kita buat jualan kok. Bisnis ini milik kita sendiri. Mau dikembangin kita yang untung, nggak dikembangin ya nggak ada yang bakalan menangkap kita. Tapi memang pada akhirnya untuk mendapatkan keuntungan memang harus melakukan penjualan. Buat yang nggak mau jualan tetap boleh bergabung di Oriflame kok. Asal jangan nuntut soal bonus bulanan dan yang lainnya ya!

Cara jualan Oriflame gimana? Nanti saya akan buat postingan terpisah mengenai cara melakukan penjualan di Oriflame ya!

Pendaftaran bisnis Oriflame add BBM 597B5B16 (Bisnis Modal Kecil) atau Whatsapp 085213626011.
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan