Langsung ke konten utama

5 Hal Untuk Kote Pontianak Tercinte



Saya sudah resmi sekarang menjadi warga Pontianak. Semenjak menikah dengan warga Pontianak dan akhirnya memilih berdomisili di sini . Jujur saja banyak sekali hal yang harus diperbaiki di Pontianak. Tapi tentunya yang salah bukan kotanya tapi bagaimana masyarakat dan pemerintah bisa memajukannya bersama-sama. Saya sudah membuat daftar harapan yang saya inginkan ada di Kota Pontianak.

1. Jalan
Penting sekali keberadaan jalan yang nyaman untuk dilewati. Harus saya akui sekarang, dibandingkan beberapa tahun belakang sudah banyak sekali peningkatan jalan yang nyaman untuk dilewati. Walaupun kadang saya miris juga dengan warga yang terganggu dengan jalanan berdebu dan berbatu di tengah proses perbaikan jalan. Di satu sisi pemerintah ingin memperbaiki jalan tetapi masyarakat mengeluh tentang jalan yang tak kunjung selesai. Salah siapa? Salah paham aja sih menurut saya. Sebab masyarakat masih banyak yang belum tahu waktu yang dibutuhkan untuk membuat sebuah jalan yang bagus dan tahan lama. Pemerintah kurang sosialisasi juga kayaknya pada masyarakat yang berada di lingkungan tersebut. Namun tentu saja saya senang sekali jika semua jalan yang ada di Pontianak khususnya, Kalimantan Barat pada umumnya menjadi lebih bagus lagi.

2. Tertib
Peraturan dibuat bukan untuk dilanggar. Tertib yuk. Saya merasa ketertiban di Pontianak, masih rendah sekali. Banyak masyarakat yang masih semaunya aja bersikap terutama di jalanan. Menerobos lampu merah, buang sampah sembarangan, menggunakan telepon genggam selama berkendara, dan masih banyak lagi yang lainnya. Semoga pemerintah bisa menertibkan masyarakat Pontianak lagi. Sebab jika hanya mengharapkan dari kesadaran masyarakat tentunya akan sulit mengubah kebiasaan banyak orang yang ada di sini.

3. Tempat Wisata
Di Pontianak memang berbeda dengan di Singkawang yang punya banyak tempat wisata alam. Namun tempat wisata bisa saja dibangun jika memang mau kan? Memanfaatkan ide kreatif yang bisa disumbangkan oleh pemuda Pontianak yang tentunya nggak kalah banyak idenya untuk membuat tempat wisata yang menarik di Pontianak dan juga mengembangkan yang sudah ada. Seperti fenomena alam yang selama ini menjadi andalan Kota Pontianak. Kulminasi. Bagaimana caranya kita membuat orang di luar sana ingin datang ke Pontianak dan berwisata di sini supaya perkembangan Kota Pontianak semakin maju dan menjadi satu di antara banyak kota wisata lainnya.

4. Perpustakaan
Penyedia bahan bacaan di Pontianak ini masih termasuk minim dibandingkan banyak kota lainnya di Indonesia. Terutama Jakarta, Jogja, Bandung, dan kota pendidikan lainnya. Sudah menjadi hal yang biasa jika mahasiswa kesulitan menemukan buku yang mereka butuhkan di sini. Alangkah menyenangkannya jika suatu hari nanti ada banyak sekali perpustakaan yang menyediakan buku dengan sangat banyak dan memenuhi kebutuhan banyak orang yang ada di kota ini terutama di bidang pendidikan.

5. Kuliner
Makanan yang ada di Pontianak ini banyak sekali yang unik dan istimewa. Namun masih kalah populer dengan banyak makanan khas Indonesia lainnya. Seandainya lebih banyak lagi masyarakat Pontianak yang memperkenalkan makanan khas dari Pontianak atau Kalimantan Barat tentunya ini bsia menjadi satu di antara banyak penarik minat wisatawan kuliner yang ingin mencicipi makanan yang ada di sini.

Lima hal tersebut yang menurut saya cukup penting untuk diperhatikan demi kemajuan Kota Pontianak. Sebenarnya masih banyak lagi yang bisa diperbaiki di Kota Pontianak. Bagaimana caranya kita sebagai masyarakat bisa mendukung pemerintah untuk menjalankan apa yang seharusnya menjadi langkah kita bersama. Bukannya berjalan sendiri-sendiri dan mementingkan ego masing-masing.

Ini Pontianak, ini kita. Bersama.

*Tulisan ini diikutsertakan dalam 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan