Langsung ke konten utama

Hindari Penipuan dengan MyCOD dari JNE



Penipuan online meskipun sudah sangat marak terjadi dan sudah banyak makan korban, masih ada saja lho orang yang tertipu dengan rayuan maut sang pelaku. Mulai dari menawarkan harga produk dengan harga yang terlampau miring lalu juga memberikan bonus ini itu jika melakukan transaksi dengan jumlah besar. Menakutkan sekali bukan? Namun sekarang sudah hadir yang namanya MyCOD dari JNE. Ini adalah pengaman tidak hanya untuk pembeli tetapi juga penjual tentunya.

MyCOD dari JNE ini adalah sebagai penengah transaksi antara penjual dan pembeli. Mengapa teman-teman yang suka bertransaksi online harus menggunakan MyCOD dari JNE? Berikut alasannya.


  1. Karena penjual yang memang niatnya menipu pastinya tidak akan mau diajak bertransaksi menggunakan MyCOD dari JNE sehingga kita tidak perlu repot mencari tahu tentang sang penjual di situs online.
  2. Karena pembeli yang niatnya hit and run atau PHP bisa diminimalisir dengan menggunakan MyCOD ini.
  3. Pihak MyCOD dari JNE sendiri akan mengamankan dana yang dikirim dari pembeli untuk dikirimkan ke penjual jika transaksi sudah selesai dan berhasil dilakukan.

Terus harus punya dagangan dong di MyCOD? Memang banyak sekali e-commerce yang membantu perputaran bisnis online dan mengubah banyak orang. Tapi di MyCOD kita tidak perlu memajang barang dagangan kok. Sebab MyCOD beda dengan rekening bersama di e-commerce yang sudah ada. Jadi begini lho teman-teman alur ceritanya.
  1. Pembeli menemukan dagangan yang diinginkan.
  2. Pembeli menghubungi sang penjual.
  3. Ingat pembeli dan penjual harus sama-sama punya akun di MyCOD. Bikinnya gampang banget kok, cuma butuh email dan nomor handphone. Daftar aja gratis. Install dulu aplikasinya.
  4. Ketika pembeli dan penjual sudah sepakat mengenai transaksi tersebut, penjual tinggal keluarin tuh invoicenya melalui MyCOD. Memasukkan transaksi yang harus dibayar sama pembeli alias create order.
  5. MyCOD bakalan melakukan prosesnya secara otomatis.
  6. Invoice orderan akan masuk ke pembeli dan saatnya sang pembeli untuk membayar transaksi tersebut ke MyCOD yang bertindak sebagai pihak penengah.
  7. Setelah diverifikasi pembayarannya dan sukses, penjual akan menerima notifikasi juga dari MyCOD. Saatnya penjual mengirimkan paket tersebut melalui JNE.
  8. Ketika JNE sudah menerima paket yang dimaksud, penjual mendapatkan nomor resi dari JNE yang tinggal dimasukkan saja ke aplikasi MyJNE.
  9. Saat MyCOD menerima nomor resi dari penjual, pembeli otomatis akan mendapatkan notifikasi barangnya sudah dikirim. Jadi buat yang biasanya ngirim notifikasi manual, sekarang sudah nggak perlu repot lagi ya.
  10. Paket pun akan tiba di tangan pembeli dengan selamat. Barulah penjual akan mendapatkan penambahan dana di akun MyCOD-nya.


Gampang kan? Oiya dana tersebut bisa ditarik atau disimpan di dalam akun kita juga nggak masalah ya. Kapan pun kita mau nantinya bisa kita tarik dan cairkan di rekening kita. MyCOD, pilihan tepat transaksi aman online.



Komentar

  1. pembli lebih aman menggunakan mycod ya Hani. apa kabar?lama ya kita gak kontak

    BalasHapus

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana.
Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai.
Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukannya akan disebut …

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha...


Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrsatu ya! 1. …

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan. 
Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya.
Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Termas…