30 Oktober 2015

Telur Asin Ayam


Telur atau telor asin memang bisa menjadi senjata yang sangat berharga di dapur. Tinggal rebus dan siap santap tanpa perlu menambahkan bumbu apa pun. Terutama untuk orang yang kayak saya. Agak susah kalau disuruh masak makanan yang banyak menggunakan bumbu. Sukanya ya tumisan dan rebusan saat harus menyiapkan makanan buat di rumah. Tapi kadang harga telur asin suka nggak masuk akal deh. Hahahah keluar deh otak emak-emaknya.

Saya suka telur asin masalahnya. Kalau sekali makan habis dua biji berarti harus keluar uang lebih banyak. Sebutir telur asin kisaran harganya 2.800-3.000 untuk telur asin bebek, anggap 3.000 deh yang saya beli, kalau makan dua berarti 6.000 kan? Itu harga untuk telurnya doang. Makanya sekarang saya selalu sedia telur asin di rumah. Biar lebih irit bikinnya pake telur ayam.

Banyak yang nggak yakin kalau telur ayam juga bisa dibikin telur asin. Padahal telur mah sama aja. Bahkan saya jadi kepikiran buat bikin telur burung puyuh asin. Percobaan yang kecil itu nanti deh. Soalnya sekarang mau fokus bikin telur ayam aja yang mau diasinkan.

Terus kepikiran juga soal banyaknya rumah makan yang ada di Pontianak. Terutama rumah makan padang. Mereka selalu punya menu telur asin tuh. Gimana ya caranya supaya saya bisa jadi pemasok telur asin di tempat mereka. Wih kalau saya bisa menguasai pasaran telur asin buat rumah makan, keuntungan yang banyak sudah terbayang di depan mata. Sebab mereka pasti butuh banyak sekali telur asin.

Apakah ada perbedaan antara telur asin ayam dan telur asin bebek?

Menurut saya sih dari segi rasa nggak jauh beda. Cuma aroma telur bebek sama ayam aja yang membedakannya. Nah kalau telur ayam juga lebih kecil dari telur bebek. Harga tentu aja lebih murah telur ayam. Bahkan bisa lebih murahnya jauh banget. Ada musim-musimnya dan ada istilah telur cuci juga yang dijual dengan harga sangat murah.

Istilah telur cuci akan saya jelaskan di postingan yang lain ya! 

29 Oktober 2015

Baru Terasa Bekerja

Baru Terasa Bekerja



Duduk di kursi. Mata menatap komputer. Tangan menari di atas keyboard yang diletakkan di atas meja kayu yang besar. Penuh dengan kertas berserakan. Telinga mendengarkan lagu. Tekun menulis banyak postingan sampai larut malam. Setelah punya meja besar dan harus duduk di kursi yang bisa diputar 360 derajat saya baru merasa 'bekerja'. Selama ini saya memang duduknya di tempat tidur bahkan di lantai untuk menulis. Tidak terpikir untuk punya meja 'kantoran'.

Beberapa hari duduk di kursi begini membuat saya merasa saya berada di kantor beneran. Ternyata nggak buruk banget sih. Itu karena kantornya di kamar kali ya. Nggak kebayang kalo berada di balik meja kantor sebuah perusahaan. Palingan saya harus pasang headset selama berada di 'kantor' saya ini supaya konsentrasi nggak buyar oleh suara-suara aneh. Tapi ujung-ujungnya tetap buyar saat si Raza butuh minum. Hampir setiap sejam sekali dia akan menangis dan minta susu selama tidur. Bahkan tak jarang dia meminta setiap setengah jam sekali.

Berat sih memang ya mengerjakan banyak hal sementara punya bayi yang masih menyusu. Tapi mau nggak mau tetap harus dijalani karena tak ada yang bisa saya lepasan seutuhnya. Apalagi Raza bukanlah sesuatu yang bisa saya jadikan hal nomor dua.

Dulu belum selelah ini untuk sekadar menulis dan menyelesaikan pekerjaan online lainnya. Jadi sekarang baru terasa benar-benar bekerja karena memang sangat melelahkan menjalani semuanya secara sekaligus. Walaupun sudah ada suami yang menyelesaikan urusan di luar sana yang tak bisa saya kerjakan sendiri. Namun berpikir juga butuh tenaga. Kadang sampai terserang migrain kalau sudah terlalu lelah tapi tetap memaksakan diri untuk bekerja.

Dari semua hal itu saya masih bisa mengatakan, saya beruntung tidak bekerja di perkantoran yang menuntut saya harus bekerja dari jam 7 atau 8 pagi kemudian pulang sore hari. Nggak kebayang bagaimana mengatur waktu dan meninggalkan Raza sampai lebih dari 4 jam. Selama kuliah saja saya masih kepikiran tentang Raza. Bagian baik lainnya juga dia lahir mendekati jadwal ujian akhir sehingga setelah itu saya bisa libur akhir semester bersamanya beberapa bulan.

Supaya lebih terasa bekerja kayaknya saya harus membuat jadwal kerja yang harus saya patuhi setiap hari. Soalnya saya masih terlalu banyak berkompromi dengan diri sendiri. Padahal saya tahu banyak sekali yang harus saya tuntaskan. Namun gagal saat saya tenggelam dalam bantal dan tertidur seperti siang tadi. Ya memang saya butuh istirahat juga sih. Soalnya saya bukan orang yang terbiasa tidur siang. Kalau ada waktu saya sampai jatuh tertidur, itu artinya saya butuh tidur sekali.
 

28 Oktober 2015

Dapur Mertua

Dapur Mertua


Saya percaya bahwa banyak sekali menantu yang beruntung di dunia ini. Saya satu di antara orang yang beruntung itu. Mendapatkan mertua yang super baik dan super pinter masak. Bonusnya lagi saya punya 5 kakak ipar yang selalu membantu saya dalam banyak hal. Itu bagian yang sangat menyenangkan. Saya pikir tinggal bersama mertua akan bikin saya kesulitan membagi waktu dengan apa yang selama ini harus saya lakukan. Tanggung jawab saya di blog dan pekerjaan saya yang lainnya. Saya takut saya harus menjadi upik abu dan menghabiskan berjam-jam untuk membereskan rumah dan memasak. Padahal itu sama sekali bukan hal yang saya senangi.

Saya ingin sekali tetap bisa menjalani hari saya seperti biasanya atau yang saya inginkan.

Bagian terbaiknya saya mendapatkan jawaban 'iya'. Saya masih melakukan semuanya seperti yang saya mau. Semua pekerjaan saya tetap bisa diselesaikan. Saya tak perlu terlalu repot memikirkan soal dapur dan rumah. Semua orang sudah punya porsinya masing-masing.

Masuk akal kemudian saya menjadi orang yang cukup gemuk. Walaupun masih banyak yang bilang saya kurus sih. Dibandingkan saya beberapa tahun yang lalu memang sekarang saya jauh lebih berisi. Dulu saya masih menggunakan ukuran S untuk pakaian saya, sekarang saya paling tidak pakai M atau beberapa sudah harus L.

Dapur mertua, bagian terbaik yang ada di dalam rumah karena saya bisa mendapatkan banyak sekali makanan yang enak di sana. Saya yang selama menyusui ini gampang sekali kelaparan. Ah... nikmat mana lagi yang engkau dustakan?
 

27 Oktober 2015

Terarah dengan Jadwal

Terarah dengan Jadwal


Kayaknya saya harus menyusun jadwal harian yang lebih spesifik jika memang ingin mencapai target yang saya butuhkan di dalam keseharian saya. Seperti apa yang harus saya lakukan setiap jamnya. Sayang aja ya kalau waktu terbuang percuma dan saya terus berada di dalam sarang yang tidak nyaman ini. Saya harus keluar dari zona nyaman dan memaksa diri saya untuk lebih disiplin dalam menghargai waktu. Apalagi blog ini mulai terbengkalai. Blog lainnya jangan ditanyakan lagi apa nasibnya.

Menyedihkan juga kan kalau harus melihat ada blog yang kosong padahal bisa diisi lebih banyak tulisan. Sayang sudah membayar sewa domain setiap tahun tapi tidak dimanfaatkan bukan?

Saya ingat lagi dengan seseorang yang bahkan mencatat berapa kali dia harus tersenyum dengan orang asing. Saya pernah juga mencoba tersenyum dengan orang asing dan ujung-ujungnya malah diundang ke kamar hotelnya. Widiwwww...

Itulah terkadang yang membuat saya akhirnya menjaga jarak dengan orang. Mengapa mereka harus mengartikan senyuman saya sebagai sebuah ajakan kencan?

Jam bangun saya juga tidak tentu sekarang ini. Kalau ngantuk saya suka teledor menghabiskan berjam-jam di tempat tidur. Banyak hal yang belum saya capai. Target saya tertinggal jauh di belakang. Sedangkan saya sudah punya anak laki-laki yang mau tak mau menuntut tanggung jawab dari saya.

Saya tak ingin terkurung di dalam zona nyaman ini terus-terusan. Apalagi banyak sekali orang yang membantu saya untuk menyelesaikan hal-hal yang tak berkaitan dengan pekerjaan yang sedang saya lakoni. Seharusnya saya tidak lalai dengan waktu yang ada. Lima menit pun berharga dan bisa saya manfaatkan untuk menyelesaikan tulisan di blog bukan?
 

26 Oktober 2015

Saya Sedih Sekali

Saya Sedih Sekali


Menghitung jumlah tulisan di blog yang semakin sedikit dibandingkan tahun sebelumnya sebenarnya membuat saya cukup sedih. Ternyata saya kalah oleh banyak hal. Hal-hal yang bernama 'kemalasan'. Ya rasanya saya akhir-akhir ini malas sekali untuk menulis. Padahal ini adalah hal yang sangat saya sukai. Malas untuk bangun di tengah malam setelah Raza terlelap. Malas untuk bangun lebih awal supaya saya tetap bisa menulis sebelum Raza terbangun. Atau malas untuk menulis melalui smartphone saya.

Dulu saya rajin sekali menulis. Rindu sekali dengan orang yang rajin menulis itu. Orang yang tak banyak mikir kalau mau nulis. Nggak mikirin perasaan orang kalau sedang menulis. Paling penting bisa mengeluarkan uneg-uneg yang ada di dalam kepalanya.

Ah...

Ternyata saya banyak sekali berubah. Saya bukan lagi diri saya yang dulu itu. Seandainya ada yang lama tak mampir ke sini dan membaca tulisan ini, ketahuilah saya bukan Rohani Syawaliah yang kalian kenal sebelumnya. Saya mengalami banyak perubahan setelah menikah terutama saat Raza hadir di dunia ini. Pendewasaan mengubah banyak sendi kehidupan saya. Apakah saya berbahagia dengan perubahan itu?

Alhamdulillah semuanya perubahan menuju diri saya yang lebih baik. Lebih banyak memikirkan perasaan orang. Nggak seegois dan temperamen dulu. Walaupun kadang kalau kepancing ya tetap aja marah-marah.

Bagian paling penting dari perubahan itu adalah saya merasa keberadaan saya sekarang diperlukan banyak orang. Terutama keluarga saya yang sekarang. Nggak kayak dulu yang rasanya kesepian. Sedih dan tertekan kalau tak ada teman bicara. Sampai akhirnya hanya berteman sunyi di blog ini.

Bahkan sampai terpikir oleh saya bahwa akan ada harinya blog ini lelah menghadapi saya. Walaupun itu sebenarnya nggak akan mungkin terjadi. Mau seperti apa keadaannya dia selalu setia menemani.

25 Oktober 2015

Pilihan Makanan dalam Cara Menggemukan Badan



Mencari cara menggemukan badan seharusnya tidak perlu rumit. Anda hanya perlu merancang menu harian yang tepat sehingga asupan nutrisi yang anda terima melebihi kadar yang biasa anda terima setiap hari. Beberapa jenis makanan mungkin perlu diganti dari menu anda dan melibatkan L-Men sebagai bagian dari menu. Anda tidak perlu mengganti semua pilihan makanan yang biasa anda makan dengan sesuatu yang baru. Anda hanya perlu menghindari makanan yang memiliki struktur lemak yang rumit dan jenis makanan cepat saji. Segala jenis makanan yang melibatkan minyak kelapa perlu anda kurangi. Ada tidak boleh menghindari lemak sama sekali. Anda tetap membutuhkan kolesterol yang dihasilkan oleh lemak untuk meningkatkan produksi hormon testosterone.

Menu yang anda makan haruslah anda sukai. Bila anda memiliki beberapa menu wajib yang tidak anda sukai anda perlu mengimbanginya dengan L-Men dan beberapa menu yang bisa menarik anda untuk makan. Caramenggemukan badan dengan teknik ini akan sangat berguna bagi orang yang memiliki selera makan yang rendah namun tidak terlalu berpengaruh pada orang yang terhambat makan karena terlalu sibuk. Orang ini membutuhkan jenis makanan yang muda dicerna dan sederhana seperti L-Men. Berbagai jenis buah atau bentuk pengemasan makanan yang baik dibutuhkan untuk memudahkan aktivitas makan. Anda bisa menggunakan berbagai dairy product untuk mengisi tubuh anda dengan lemak. Meminum smoothies dan L-Men juga bisa menjadi pilihan baik bila pekerjaan menyulitkan anda untuk menyuap dan mengunyah.

Anda membutuhkan jam latihan yang tepat untuk membuat tubuh anda mengeluarkan banyak energi. Dengan pilihan profesi yang tepat, anda bisa menggunakan pekerjaan untuk menghabiskan energi. Lakukan pekerjaan rumah seperti menyapu atau mengepel untuk menguras tenaga anda. Anda juga bisa memilih berbagai kegiatan di luar rumah yang anda anggap menyenangkan. Penyaluran energi ini diperlukan agar anda bisa memiliki dorongan untuk makan pada waktu yang telah dijadwalkan. Kegiatan tersebut juga akan memberikan latihan yang membangun otot. Kombinasi cara menggemukan badan ini dengan L-Men dan pilihan menu yang menarik akan membuat makan menjadi salah satu hobi baru anda.




24 Oktober 2015

Mindset: Suka-Suka Gue


Pernah nggak sih scroll lini masa media sosial kita dan menemukan sesuatu yang membuat dahi kita berkerut? Ada banyak sekali yang orang bagikan di akun mereka yang kadang membuat kita nggak nyaman. Saya sendiri sih tak perlu menunggu lama untuk mengenyahkan akun seperti itu dari lini masa akun saya. Daripada saya terganggu bukan? Itu mudahnya dunia maya.

Sangat gampang membagikan sesuatu atau menghapusnya walaupun belum tentu yang kita hapus itu benar-benar lenyap dari peredaran dunia maya. Sebab bisa saja sudah ada yang mengabadikannya dalam bentuk screen capture.

Saya rasa saya juga pernah seperti itu. Membagikan sesuatu tanpa banyak berpikir. Beda dengan sekarang yang akan berpikir berulang kali saat akan menuliskan sesuatu di media sosial. Soalnya akun kita punya koneksi dengan akun orang lain. Bukan sebuah buku diary yang bisa kita isi dengan hal-hal berlabel 'suka-suka gue'. Asal kita nyaman. Asal kita puas. Lantas kita tak memikirkan kenyamanan orang lain.

Mental 'suka-suka gue' ini banyak sekali saya temukan di facebook dan twitter yang membagikan hal-hal yang sebenarnya mengganggu buat orang lain yang mengikutinya. Biasanya mereka akan membuat pertahanan diri dengan mengatakan, 'kalau nggak suka unfollow aja' atau 'kalau nggak suka unfriend aja'.

Dunia maya terdengar mudah sekali ya.

Bagaimana kalau mental suka-suka gue ini dibawa ke dunia nyata? Kayak bakar sampah di halaman rumah kita dan asapnya ternyata masuk ke rumah orang lain. Apakah dengan mudahnya kita akan bilang 'jangan jadi tetangga saya' atau 'jangan hirup asapnya'.

Hidup tak semudah 'suka-suka gue' yang kita tasbihkan dalam kalbu kita. Karena hidup mau di dunia nyata atau maya ada etikanya. Sehingga melalui postingan ini, saya ingin meminta maaf kepada semua orang yang pernah membaca tulisan saya yang mengganggu kenyamanan teman-teman yang sedang berselancar di dunia maya.

Sekarang saya juga tak ingin mengeluhkan sesuatu secara berlebihan di media sosial. Masih banyak yang bisa disyukuri dan dipahami sebagai kenikmatan yang tak berujung dari Allah.

Jika sekarang, kamu yang sedang membaca ini masih suka mengeluh, sering-sering melihat ke bawah untuk mencari tahu siapa saja yang hidupnya masih di bawah kita tapi masih punya rasa syukur yang tiada henti dengan keadaannya. 

23 Oktober 2015

Cara Mengatasi Printer Canon IP2770 yang Masuk Angin



Inilah yang selalu menjadi masalah printer yang memiliki infus terutama printer Canon IP2770. Printer Canon IP2770 yang masuk angin sebenarnya bisa diatasi dengan mudah asalkan kita mau memperbaikinya. Kalau mau yang praktis sih tinggal dibawa ke tukang service printernya aja. Namun sebagai orang yang sejak kecil suka mempreteli barang elektronik dan jarang ada yang bener saya tertantang untuk memperbaikinya sendiri.

Ternyata printer yang masuk angin infusnya mudah sekali memperbaikinya. Apalagi ada tutorialnya dalam bentuk video yang bisa kita lihat langsung. Bonusnya si tutor berbahasa Indonesia lho... Apa nggak keren banget tuh tutorialnya?

Alat yang dibutuhkan juga pasti kita punya. Sebab alatnya hanya suntikan tinta yang pasti kita dapatka setiap membeli tinta. Nggak mungkin nggak ada bonus suntikan. Hehehehe...

Sebelumnya saya kepikiran untuk menyedot angin tersebut dari selang infus menggunakan mulut lho, tapi saya urungkan karena membayangkan akan sulit menghilangkan tinta yang ada di mulut. Seram juga kalau sampai ada tinta yang ketelan. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Bisa-bisa saya nggak akan duduk di sini dan menuliskan ini.

Meniupnya tabung infusnya juga tak perlu pake mulut kita. Karena kita bisa menggunakan suntikan tersebut untuk meniupnya. Videonya ada di bawah ini, silakan ditonton langsung aja ya. Nggak panjang kok videonya hanya 4 menitan dan sangat mudah diaplikasikan walaupun untuk pemula yang sedang belajar memperbaiki infus printernya di rumah. Kayak saya contohnya.


Printer yang selang infusnya kemasukan angin itu sangat menyebalkan karena nantinya saat kita printkan, tulisannya akan putus-putus bahkan tidak keluar sama sekali. Buat yang pengen cepat ngeprint tugasnya pastinya akan sangat sebal harus berhadapan dengan printer yang seperti ini.

22 Oktober 2015

 Nggak Punya Ide Menulis?

Nggak Punya Ide Menulis?


Saya sendiri bukan nggak punya ide buat nulis sih walaupun sudah beberapa hari absen mengisi blog ini dan mau nggak mau membayar kekurangannya dalam satu hari bahkan dua tiga hari jika memang banyak sekali kurangnya. Kalau memang teman-teman tak punya ide untuk menulis bisa mampir ke blog orang dan baca-baca tulisan orang lain di sana sebab percaya deh pasti ada hal-hal yang kayaknya bakalan menarik untuk dikupas juga setelah mendapatkan topik tertentu dari blog orang lain.

Bisa juga mampir ke forum tertentu yang biasanya punya pembahasan yang seru. Tinggal kutip lalu analisis sendiri berdasarkan pemikiran kita sendiri.

Masih nggak punya ide? Yuk anggap blognya adalah seorang sahabat tempat bercerita tentang banyak hal. Sebab terkadang ada cerita yang sulit kita ceritakan pada orang lain atau kita tak ingin orang terganggu dengan cerita tersebut, sebab kadang ada cerita yang 'penting' buat kita yang ternyata nggak penting buat orang lain. Beda kalau kita tuliskan di blog. Jika memang penting akan dibaca orang, nggak penting ya tinggal orang tutup aja blognya.

Saya biasa suka buka video di Youtube. Biasanya sih dari BuzzFeed atau cover lagu orang. Suka aja liatnya. Sampai akhirnya ada artis Youtube yang saya sukai. Kayak Maddi Jane yang suaranya lembut dan wajahnya cantik. Belum lagi informasi yang dibagikan di BuzzFeed yang memang bermanfaat. Ada juga kadang karena saya ingin tahu pendapat orang lain mengenai hal tertentu. Terutama soal makanan. Kebetulan nemuin channel BuzzFeed ini waktu nyari tahu tentang pendapat orang asing mengenai makanan Indonesia.

Banyak sekali ide menulis yang bisa kita dapatkan asal kita mau menuliskannya saja. Ah, harus saya akui saya lemah dalam mengatur waktu untuk ngeblog dan urusan dunia nyata. Suka emosi kadang kalau berhadapan dengan printer yang ngadat dan yang semacamnya. Mana nyari uangnya dari ngeprintkan buku kuliah banyak orang juga, satu di antaranya.

Ngomong-ngomong soal printer, printer yang sekarang adalah printer ketiga saya yang saya gunakan. Masih menggunakan printer merek Canon. Kayaknya Epson menarik juga kalau diliat, cuman memang lebih terjangkau canon dan canon gampang banget dioperasikan kalau memang ada masalah, kayak sekarang nih ada masalah dengan infusnya yang lagi masuk angin.
 

21 Oktober 2015

Histrionic Personality Disorder Gangguan Kejiwaan yang Nama Kerennya Drama Queen


Saya baru tahu bahwa nama kerennya itu drama queen. Sebenarnya saya sudah mengenal lama orang yang berada pada tingkatan 'drama queen' akut. Dia saudara saya sendiri. Tak ingin orang lain mendapatkan perhatian. Dia pengennya dialah yang menjadi orang yang paling diperhatikan. Orang yang mendapatkan perhatian penuh dari banyak orang. Barangkali bisa dikatakan orang yang menjadi titik putaran dunia ini.

Menyedihkan tentu saja karena banyak orang yang akan menjadi korban keegoisannya. Sebab ketika dia tak mendapatkan perhatian yang diinginkannya dia akan menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya kembali. Itu akan sangat melelahkan sebenarnya. Sebab tidak mungkin kita akan tersu mendapatkan yang kita inginkan di dunia ini dengan mudah. Apalagi tak mudah untuk mendapatkan perhatian orang secara positif. Berbeda dengan perhatian negatif. Akan sangat mudah menjadi orang yang dibenci orang lain.

No one likes drama queen.

Percaya deh! Karena saya sendiri tak berharap menjadi orang yang paling tenar di mana pun saya berada, malah sebenarnya agak mengganggu kalau kita dikenal terlalu banyak orang, jadi saya menyayangkan sekali ada orang yang suka menjadi pusat perhatian. Kecuali jika dia memang hidup dari 'perhatian' yang dia dapatkan tersebut, saya masih bisa memakluminya. Namun dalam kehidupan nyata kita, seberapa banyak perhatian sih yang kita butuhkan?

Bahkan dari orang tua kita sendiri deh. Bila kita memang punya banyak saudara, tak mungkin kita mendapatkan perhatian hanya untuk kita sendiri. Kita harus berbagi dengan saudara kita yang lain. Itu sebabnya, saya tak terlalu meminta perhatian dari orang tua saya sekarang ini. Karena 'drama queen'-nya sudah lebih dulu lahir dari saya dan dia haus akan perhatian.

Nama keren gangguan kejiwaan drama queen ini sendiri adalah Histrionic Personality Disorder (HPD). Ada perbedaan mendasar dengan Borderline Personality Disorder (BPD) yang punya gejala serupa. Namun yang membedakannya adalah orang dengan Borderline seringkali menghilangkan dirinya dalam usaha-usaha untuk memdapatkan perhatian orang lain. Nah, sedangkan Histrionic umumnya ingin jadi pusat perhatian. Orang Borderline akan mati-matian berpegang teguh pada diri orang lain berkaitan dengan self-doubt dan kebutuhan. Tapi orang yang berada pada gangguan kejiwaan histrionic secara jelas sekali ingin mendapatkan atensi dari orang lain. Tanda-tanda HPD self-dramatitation, tampil selalu lebih dari yang seyogianya, tampil menarik dan lebih fokus pada penampilan fisiknya.

Orang yang punya gangguan ini juga cenderung mudah untuk irritable (mudah terganggu, lekas marah) dan sifat temperamen lainnya yang tidak segan dikeluarkannya. Itu semua akan terjadi apabila keinginannya untuk menarik perhatian tidak terpenuhi. 

20 Oktober 2015

 Tips Memilih Bisnis Online

Tips Memilih Bisnis Online


Semakin maraknya masyarakat online yang berbisnis di dunia maya, bahkan rasanya tak ada yang tak melakukan itu. Semuanya secara tidak sadar sedang menjadi pelaku bisnis di dunia maya. Walaupun sekadar melakukan pencitraan. Ya bisnis ada yang orientasinya uang. Ada juga yang sekadar ingin tenar dan ujung-ujungnya juga bisa mendapatkan uang bukan?

Ngomong-ngomong soal bisnis online banyak sekali pilihan yang bisa kita lakukan di dunia maya ini. Ada yang langsung membangun bisnisnya dari nol. Bisa juga menjadi reseller. Tak menutup kemungkinan yang lebih kecil risikonya adalah dropshipper. Tetapi tentu saja setiap pilihan ada risikonya masing-masing. Biasanya semakin besar risikonya, akan semakin besar pula keuntungan yang menanti.

Sudah siap dengan risiko yang besar?

Tak semua orang siap lho dengan risiko yang besar. Berbanding terbalik dengan keuntungan yang besar. Semua orang juga mau. Hehehe...

Apabila memang teman-teman memutuskan untuk memulai bisnis daring carilah bisnis yang tahan banting. Jadi saat memilih bisnis lihat dulu sudah berapa lama bisnis tersebut ada. Usia sangat berperan penting dalam pengecilan risiko yang harus kita hadapi nantinya. Sebab kita tentu tak ingin bisnis kita berhenti begitu di tengah jalan bukan?

Carilah bisnis yang tidak musiman. Muncul seperti jamur lalu menghilang di musim kemarau. Musiman akan membuat kita memulai lagi dari nol saat bisnis tersebut sudah tak bisa kita jadikan sandaran. Poin pertama biasanya adalah dengan melihat apa yang bisa kita jual. Barang atau jasanya adalah yang selalu dibutuhkan orang. Jangan berbisnis sesuatu yang kadang dicari kadang enggak. Kayak beberapa waktu lalu booming batu mulia, sekarang mulai sepi lagi bisnis batunya.

Bisnis yang hanya mengikuti trend sesaat akan sulit untuk dibangun dan nantinya malah menimbulkan masalah yang berkepanjangan bukannya keuntungan.

Satu di antara bisnis yang sudah bertahan lama, tahan banting banget dan usianya sudah cukup tua adalah Oriflame. Di Oriflame sudah banyak yang berhasil dan menjadi jutawan baru. Apalagi modal yang dibutuhkan untuk berbisnis di Oriflame adalah kemauan, waktu, dan tenaga. Sedangkan uang tidak terlalu besar. Risiko rugi juga kecil. Karena di Oriflame kita bukan seperti membuka toko yang menyetok barang dan ketika barang dagangan tak laku kita bangkrut.

Semua bisa sukses di Oriflame. Bahkan yang baru bergabung sekalipun bisa lebih sukses dari yang sudah bertahun-tahun bergabung. Susah jualannya? Ikuti dulu step by step berbisnis secara online di Oriflame. Yuk bergabung di tim Honeylizious. Kita jadi jutawan sama-sama hanya dengan modal 49.900. Klik di sini untuk lebih lengkapnya.

Whatsapp: 08-5213626011
BBM: 79E87D9B

19 Oktober 2015

Anak Itu...

Anak Itu...



Anak adalah peniru yang paling ulung. Kalau yang ditirunya baik sih nggak masalah ya tapi kebayang nggak dia meniru hal yang buruk. Jangan sampai deh ya dia menjadi peniru untuk hal yang tidak baik. Saya sih bukanlah orang tua yang punya banyak pengalaman tetapi saya punya banyak pengalaman sebagai anak. Sebagai peniru. Saya beruntung mendapat contoh yang sangat baik dari orang tua saya. Walaupun disamping itu ada juga hal buruk yang saya lihat yang tidak saya contoh, karena sekarang saya sudah bisa memilah apa yang buruk dan apa yang baik.

Ngomong-ngomong soal anak, saya tentunya ingin menjadi contoh yang terbaik buat Raza. Walaupun saya tahu saya bukanlah orang yang sempurna untuk dijadikannya contoh. Ya seenggaknya dia memiliki nilai kebaikan yang melebihi rata-rata dibandingkan anak seusianya sudah cukup menyenangkan sih sebenarnya.

Ada hal yang cukup mengganggu saya beberapa waktu terakhir ini. Tentang ana-anak yang memperlakukan orang tuanya dengan tidak seharusnya. Ingin sekali rasanya saya mendatangi rumah orang tersebut dan membantunya pergi ke panti jompo saja. Dibandingkan harus dirawat oleh anaknya yang tidak memperlakukannya secara manusiawi.

Mohon maaf, saya kurang bisa menerima orang yang mengeluh tentang orang tuanya. Orang tua kita sudah banyak sekali melakukan hal yang baik untuk kita. Merawat kita sejak kecil. Sampai akhirnya kita mampu berdiri di atas kaki kita sendiri tanpa bantuan orang lain. Lalu apa yang bisa kita berikan untuk membalas itu semua? Haruskah kita mengeluh?

Lalu saya melihat orang yang punya anak juga yang sudah cukup dewasa. Sepertinya anaknya akan melihat bagaimana orang tuanya memperlakukan nenek atau kakeknya. Tahu nggak bagaimana kita memperlakukan orang tua kita, itu yang akan ditiru oleh anak kita nantinya. Dia akan memperlakukan kita sesuai dengan perlakuan yang kita berikan pada orang tua kita. Mengerikan bukan? Kebayang nggak kalau kita memperlakukan ayah dan ibu kita dengan buruk. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai.

Saya senang sekali ketika melihat Umak saya memberikan banyak hal untuk Uwan (nenek) saya di kampung sana. Bagaimana Umak memperlakukan Uwan saya akan saya ingat baik-baik. Kalau diberikan kesempatan saya ingin memperlakukan Umak saya melebihi dari yang Umak saya lakukan untuk Uwan saya. Bukan supaya Raza memperlakukan saya seperti itu nantinya. Namun karena saya tahu, seisi dunia ini tak akan mampu membayar apa yang sudah saya ambil dari Umak dan Abah saya.

Masih berpikir harus pamrih dengan orang tua? Merasa belum cukup banyak mengambil darinya? Mampukah kita membayar semua hutang itu nantinya?
 

18 Oktober 2015

 Pesan Air Bersih di Pontianak

Pesan Air Bersih di Pontianak


Tak banyak sih kayaknya yang bakalan bikin postingan mempromosikan soal jasa pengiriman air ke rumah-rumah yang ada di Kota Pontianak. Jadi agak sulit menemukan nomor telepon supir air tangki jika mengetikkan kata kunci tersebut di mesin pencari. Itu sebabnya saya ingin memberikan informasi ini kepada teman-teman yang ada di Pontianak supaya tidak kebingungan mau pesan air bersih di mana untuk kebutuhan cuci atau mandi.

Jumlah air yang dikirim setiap satu kali pengantaran adalah 2.000liter atau 2 kubik. Jadi harus siap tempat untuk menampung semua airnya ya karena tidak bisa beli lebih sedikit dari jumlah tersebut. Kalau mau pesan lebih banyak tinggal disesuaikan kelipatannya aja. Harganya 150.000/2kubik. Khususu untuk Kota Pontianak. Kalau yang berada di pinggiran kota masih bisa dilayani asalkan tidak terlalu jauh dari Pontianak.

Ini nomor telponnya 08-5252-103-301 (Putra). Disimpan di smartphone supaya tidak hilang dan bingung mau pesan air di mana kalau sudah kepepet.

Air bersih di Pontianak memang selama ini hanya mengandalkan air hujan dan air ledeng dari PDAM. Itu sebabnya kalau hujan tidak turun dan air ledeng macet, ya mau tak mau harus memesan air dari supir tangki yang melayani. Jam pengantaran normal 08.00-17.00 tapi jika memang harus lebih awal atau lebih terlambat biasanya bisa dinegosiasikan dengan sang supir.

Nomor telponnya juga boleh disebarkan ke teman-teman lain yang membutuhkan. Ada pertanyaan silakan langsung hubungi nomor tersebut ya. Karena saya sendiri hanya ingin membagikan nomor telponnya. Hehehe...


 I Miss The Old Time

I Miss The Old Time

Waktu ternyata bukan bergerak pelan. Sangat cepat seperti terbang. Rasanya baru kemarin saya berhasil menyelesaikan tantangan menulis hingga 12 postingan sehari. Sekarang sudah hampir dua tahun berlalu dan kecepatan menulis saya menurun jauh sekali. Jauh. Sebab sekarang saya lebih banyak berpikir sebelum menulis. Tak seperti dulu yang tak peduli apa tanggapan orang mengenai tulisan saya. Bahkan mau curhatan colongan pun dituliskan. Terlepas dari bermanfaat atau tidak nantinya.

Kalau tak terlalu banyak mikir sih sebenarnya bisa menulis banyak ya, tapi malu juga sudah berumur begini masih aja curcol di blog sendiri. Bagian yang tidak saya inginkan juga sekarang ini adalah terlalu banyak pamer di blog. Sebab saya rasa dulu kehadiran orang yang tak menyukai saya karena saya terlalu banyak pamer di blog ini dan membuat orang lain kesal. Mau dia iri atau tidak sih itu hanya dia yang tahu. Saya tak bisa mengatakan bahwa dia iri makanya dia benci sama saya.

Sebab belum tentu orang yang membenci kita itu iri sama kita lho. Bisa aja dia jauh lebih baik dari kita dan tidak suka ada orang yang sifatnya kayak kita. Lalu apa yang harus kita lakukan? Tentu saja mengubah pribadi kita menjadi lebih baik. Sebab sayang saja kalau kita membiarkan diri kita seperti 'apa adanya' dan tak ingin berubah karena kita merasa bahwa 'inilah kita'. Tak perlu berubah buat orang lain.

Memang sih kita tak perlu berubah kalau alasannya hanya supaya orang suka. Kita harusnya berubah menjadi pribadi yang lebih baik karena kita sayang sama diri kita. Sebab kita punya banyak orang yang juga sayang sama kita. Dalam keadaan menyebalkan aja mereka bisa sayang sama kita apalagi kalau kita berubah jadi yang lebih baik bukan?

Kekosongan di beberapa tanggal sekarang juga mau tak mau harus diisi sesuai dengan komitmen saya sejak dulu bahwa saya akan selalu mengisi blog ini setiap hari. Keteteran sih iya. Apalagi sekarang internet yang saya gunakan bukanlah Wigo melainkan layanan yang ada di smartphone saya. Lumayan kenceng dibanding Sp*** jadinya sekarang bisa lebih cepat memosting tulisan.

Beda dengan beberapa waktu sebelumnya yang masih ngotot aja pakenya Tri. Padahal harga paketnya juga nggak jauh beda, ngapain maksain buat pake Tri yang sekarang lelet banget kan?

Ah saya hanya rindu dengan waktu-waktu dulu. Saat masih ngeblog pake laptop butut. Internet nebeng di kantor. Pake modem yang paketnya 35.000/bulan. Banyak sekali yang saya rindukan. Ternyata lewat begitu aja. 

17 Oktober 2015

My Gravity

My Gravity

I always think that nobody can make me fall in love more than myself. I love myself so much. But when Raza come to mylife, everything was changed. He makes me think that I was totally wrong about love.

I am a mother and I will love my children more than anything in this world. I can even sacrifice myself only to see my son smile. I want him have a very happy life.

He is my gravity...

Mengetahui dan Mengenal Daftar Harga Laptop Samsung Terbaru


Laptop merupakan sebuah barang elektronik yang sudah menjadi kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi bagi mereka yang bekerja dan bersekolah. Anak-anak sekolahan setingkat SMA dewasa ini sudah sering mendapatkan tugas-tugas yang memerlukan bantuan alat ketik seperti laptop. Bukan hanya digunakan sebagai alat ketik, melainkan laptop  juga berpengaruh terhadap perkembangan bisnis online menggunakan internet. 




Ada berbagai jenis laptop, baik laptop buatan Negara-negara barat maupun china.
Samsung merupakan sebuah brand laptop terkemuka yang ada di Indonesia. Samsung telah lama mengembangkan sayapnya di industry yang satu ini, dari mulai computer besaratau pc (Personal Computer), alat-alat perlengkapan IT, dan tentunya Laptop. Laptop Samsung adalah laptop yang sangat baik jika digunakan untuk keperluan kantor maupun kegiatan sekolah.
Daftar harga laptop Samsung terbaru di Blibli juga menunjukan hal yang positif. Dimana dengan spesifikasi yang memumpuni daftar harga laptop  Samsung  terbaru menunjukan harga yang sangat baik dari berkisar 3-6 jutaan untuk laptop  yang sudah cukup bagi anak-anak sekolah yang notabene bisa digunakan untuk mengetik, internet, desain dasar dan juga gaming. Selain itu ada juga laptop Samsung  yang  bisa digunakan untuk keperluan desain professional yang berharga 6 jutaan ke  atas. Banyak sekali  varian harga yang ditawarkanoleh blibli untuk harga laptop Samsung.


Untuk membeli laptop Samsungpun sekarang tidak perlu dengan cara membeli llangsung. Cukup  memesan dengan toko online seperti  bllibli.com maka dengan daftar harga laptop Samsung terbaru yang dipasang di webnya akan memudahkan anda dalam memilih laptop seperti apa yang anda inginkan. Jika sudah menentukan pilihan anda bisa membelinya secara online, dan baranngpun akan dikirim kerumah anda. 


Perlu diperhatikan dalam membeli laptop Samsung kita perlu untuk memperhatikan spesifikasi laptop terssebut dan menyesuaikan dengan kebutuhan kita. Agar harga yang kita bayarkan sesuai dengan hal-hal yang kita butuhkan. Sekali lagi  dijaman modern ini laptop adalah sebuah kebutuhan yang harus dimiliki oleh mereka mereka yang ingin lebbih maju didalam hidupnya, penguasaan teerhadap teknologi merupakan sebuah keharusan mendasar. Selamat berbelanja.   

15 Oktober 2015

Cerita Tentang Bantal


Saya termasuk orang yang bsia tidur tanpa bantal. Bahkan saya tak bisa tidur dengan memeluk guling. Berbanding terbalik dengan suami saya yang harus ada guling kalau mau tidur. Barangkali ini hanya masalah kebiasaan ya. Sebab saat saya masih kecil dulu di rumah Uwan tak ada bantal guling yang bisa saya peluk. Bahkan jumlah bantal terbatas. Setiap orang sudah punya bantalnya masing-masing dan saya selalu suka bantal yang lembek. Paling nggak bisa deh tidur dengan bantal yang keras. Mendingan saya tidurnya nggak pake bantal kalau memang tak ada yang lembek. Sering tidur tanpa bantal sih jadinya nggak masalah kalau nggak nemuin bantal. Bahkan waktu sering nginap di tempat keluarga Aki yang sedang ngadain acara pernikahan, saya terbiasa tidurnya di tikar aja.

Raza termasuk satu di antaranya yang bisa tidur tanpa bantal. Mirip saya. Saya juga nggak membiasakan dia pake bantal sih sebenarnya. Soalnya yang saya lihat di televisi anak bayi memang sebaiknya tidak menggunakan bantal ketika akan tidur. Khawatirnya menyebabkan pernapasannya tidak lancar dan berujung pada kematian.

Serem kan dengernye...

Jadinya sampai sekarang dia sudah terbiasa tidur tanpa bantal. Dia juga suka narik-nari bantalnya sampe nutupi wajahnya sih itu yang bikin saya semakin khawatir. Awalnya sih Raza punya 4 bantal bayi yang bisa dia gunakan untuk berbagai keperluan. Tapi karena sekarang semuanya sudah tahu dia tidak menggunakan bantal ya tak ada lagi yang menyiapkan bantal untuknya saat akan dibaringkan di tilam.

Soal bentuk kepala saya yakin akan membulat dengan sendirinya nantinya.

Jadi saat malam tiba saya akan menyingkirkan semua bantal setelah menemukan satu bantal lembek dan suami saya yang akan menguasai bantal yang tersisa. Saya hanya butuh satu sih. Nggak suka tidur dengan bantal yang ditumpuk, apalagi kalau sampai menggunakan bantal yang terlampau keras.

Pernah tuh saya tidur dengan bantal yang keras dan besoknya leher saya langsung sakit. Saya jadi heran dengan orang yang suka dengan bantal yang keras dan ternyata lehernya tidak mengalami sakit seperti yang saya alami.

Temen-teman sendiri suka bantal yang seperti apa? Sekarang sih sudah banyak sekali bentuk bantal yang ada di pasaran. Dari bentuk hewan, kartun, sampai buah-buahan. Saya masih suka yang bentuk konvensional aja sih. Buat tidur nggak perlu bantal yang lucu-lucu bentuknya hahahaha...

14 Oktober 2015

Bikin Kunci Duplikat di Serayu



Di Jalan Gajahmada ada tukang duplikat kunci yang kece banget hasil kerjanya. Harga juga bersaing sesuai kunci yang ingin kita duplikatkan. Kebetulan saya hanya punya satu kunci motor karena kunci satunya sudah hilang. Seingat saya sih cecer di Hotel Mercure tapi pegawainya mengaku mereka tak menemukan kunci apa pun di hotel mereka. Jadinya saya agak was-was kalau kunci yang satu ini juga hilang atau rusak sehingga saya memutuskan untuk membuat duplikatnya sebagai kunci cadangan.

Saya pernah tuh menjatuhkan kunci ke dalam tempat helm di bawah jok motor dan langsung mengatupkan jok motor. Padahal satu-satunya cara membuka jok motor tersebut adalah dengan kunci itu. Kuncinya jatuh pula ke bawah jok. Untungnya tukang parkir membantu saya mencongkel jok motor supaya saya bisa memasukkan tangan ke bawah jok dan mengambil kunci motor saya di sana.

Fyuuuhhh...

Memang sih ada baik dan buruknya jok motor yang gampang dicongkel gitu. Kalau ada barang berharag yang kita tinggalkan ya bakalan wassalam deh. Banyak lho orang di Pontianak yang suka naroh dompet di bawah jok motor dan meninggalkannya di parkiran. Setelah itu baru menyesal karena kehilangan.

Kunci memang kecil tapi fungsinya sangat besar. Jadi saya selalu bilang ke suami, yang suka kehilangan kuncinya, untuk membekali si kunci dengan hp supaya bisa dimisscall kalau lupa narohnya di mana. Sekarang sih enak ya, ada gantungan kunci siul yang sangat membantu kalau kita lupa menyimpan kunci kita di mana.

Saya paling sering sih megang kunci motor saya aja. Kunci yang lain tak saya gunakan. Jadi saya selalu meletakkan kunci tersebut di tempat biasanya supaya tidak lupa menyimpannya di mana dan tak kebingungan mencarinya saat membutuhkan. Walaupun pernah sih saya lupa menyimpannya pas di kampus, saya menyelipkannya di bagian resleting belakang tas termal yang sekarang setiap hari saya bawa ke mana-mana.

Membuat kunci duplikat juga nggak kalah penting lho. Kita nggak akan pernah tahu kapan kita kehilangan kunci tersebut dan akhirnya tak pernah kembali lagi. Daripada ganti seperangkat kunci yang tentunya jauh lebih mahal mendingan anak kuncinya yang diduplikatkan. Kalau hilang, masih ada duplikatnya.

Buat yang di Pontianak, mau duplikat kunci ke Jalan Gajahmada aja di Serayu samping bengkel mobil Bridgestone. Cepat pelayanannya. Bisa ditungguin.
 

13 Oktober 2015

Raza Anteng di Foto di Atas Karpet Bulu


Beberapa waktu lalu saya memang mengajak keluarga kecil saya untuk berfoto di sebuah studio. Biar lebih bagus aja sih hasilnya. Mengingat selama ini hanya mengabadikan menggunakan kamera smartphone yang kualitasnya masih kalah dengan kamera DSLR. Kebetulan belum punya kamera DSLR jadinya ya mau nggak mau mendatangi studio foto. Sekalian bikin kenang-kenangan juga bahan buat ikut lomba foto di beberapa media online. Hehehe... sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Maklum Emak-Emak penggila lomba.

Setelah mempertimbangkan beberapa studio foto yang ada di Pontianak, saya menjatuhkan pilihan pada studio foto yang ada di Jalan Karimata No. 25 Pontianak. Viapuccino Studio. Selain karena lokasinya juga lebih mudah dijangkau, studio ini nggak kayak kebanyakan studio yang tak memberikan waktu yang panjang untuk kita berfoto. Nggak bebas kalau di studio yang lain. Belum lagi kalau Raza haus dan ingin menyusu. Akan menyulitkan bukan? Kecuali owner studionya mau memberikan tambahan waktu agar Raza bisa menyusu dulu sebelum melanjutkan sesi foto.

Saya paling senang Raza di foto di atas karpet bulu. Soalnya dia lebih anteng di atas karpet tersebut. Apalagi kelihatannya lembut kalau berada di atas karpet tersebut mengingat Raza bukanlah bayi yang suka dengan bantal.

Mungkin ini juga bisa diterapkan di rumah kalau ingin mengambil gambar Raza. Dia harus ditempatkan di atas karpet bulu supaya anteng saat diambil gambarnya. Soalnya kadang pengen gitu jepret dia sendirian tanpa perlu dipegangi orang lain.

Ngomongin karpet bulu terutama karpet bulu karakter saya jadi ingat banyak orang yang mengatasnamakan toko online karpet bulu dan menawarkan harga super miring untuk menggaet pembelinya. Lebih tepatnya korban sih karena sebenarnya mereka tidak sedang menjual karpet bulu. Ini hnaya modus penipuan baru setelah modus penipuan jual handphone mulai disadari banyak orang sebagai penipuan.

Tapi jangan takut untuk membeli karpet bulu secara online. Pinter-pinter aja pilih tokonya. Kayak teman saya yang jualan karpet bulu online beneran ada kok, yang penting adalah cek harga. Kalau terlalu jauh di bawah harga pasaran dapat dipastikan itu adalah penipuan. Pengen untung malah buntung.

Saya juga pengen nih punya karpet bulu buat di kamar supaya suami yang biasanya harus ngungsi ke bawah tidurnya nggak kebingungan nyari selimut yang tebal buat alas tidur. 

12 Oktober 2015

Blazer Buat Muslimah


Haiyaaaa gimana ya, lagi cari blazer tapi mahal kalo belinya di mall. Mau ke Sudirman tapi nggak ada waktu banyak, suka nggak tega ninggalin Raza lama-lama. Saya sih lagi cari blazer yang cocok dikenakan oleh muslimah. Terutama untuk yang bekerja kantoran. Walaupun sebenarnya saya sekarang masih ngantornya di rumah sih. Saya butuh buat mata kuliah Etika Profesi aja sih. Selain itu buat simpenan kalau suatu hari butuh pakaian yang agak formal. Kali-kali aja kan ada acara yang harus saya hadiri dan menuntut pakaian yang formal.

Lucu deh kalau hari Kamis tiba. Banyak teman-teman yang mengenakan pakaian formal dan beberapa di antaranya terlihat seperti pegawai bank. Sehingga saya takjub melihat perubahannya. Blazer membuat mereka terlihat lebih formal dan elegan. Nyesal juga kemarin nggak beli pas waktu belum punya Raza. Sekarang sudah tak bisa banyak keluar rumah. Bukan karena Razanya rewel sih. Saya yang suka khawatir ninggalin dia terlalu lama.

Saya juga sedang memikirkan untuk mengganti rok putih yang merupakan seragam saya dengan rok putih yang lebih mengembang supaya lebih mudah saat mengendarai sepeda motor.

Kalau nggak ada blazer yang unik sih saya rasa kemeja juga nggak masalah. Apalagi sebenarnya dosennya nggak maksain kita harus pake blazer. Setiap pertemuan saya selama ini pakenya kemeja aja sih belum pake blazer sama sekali. Hanya pengen tampil beda kayak teman-teman di kampus.

Sepatu juga sudah yang ada tumitnya yang cukup tinggi. Ambil yang paling minimal sih. Sebab saya tak terbiasa menggunakan sepatu dengan heels yang terlampau tinggi. Tapi teman-teman saya ada yang pakenya 10-15cm gitu. Waw, kayaknya kalau saya bakalan kehilangan keseimbangan deh. Sepatu yang 5cm tumitnya aja saya pake pas duduk. Saat akan menuruni tangga ke kelas berikutnya saya mah ganti pake sendal aja. Apalagi Kamis itu kelas kedua di lab komputer. Dosennya nggak cerewet soal penampilan.

Etika profesi ini membuat saya mendapatkan pengetahuan baru. Banyak pengetahuan baru yang awalnya sama sekali tak saya ketahui. Benar-benar mata kuliah yang mencerahkan. Terutama di bagian penampilan. Hehehehe...

Teman-teman sendiri selama kuliah ada ketemu mata kuliah seperti ini? Ada saran nggak blazer seperti apa yang paling cocok buat saya? Soalnya saya belum pernah pake blazer lagi setelah dulu sempat pake pas ngajar di sebuah sekolah.

11 Oktober 2015

Selai yang Super Gampang Bikinnya



Aduh sebagai seorang ibu rumah tangga yang tak suka terlalu lama berada di dapur, saya lebih suka duduk lama di depan PC dibandingkan harus disuruh masak sih. Apalagi sekarang ini saya tinggal bersama mertua untuk memudahkan penjagaan Raza. Saya memang tidak berniat untuk melepaskan Raza pada baby sitter sih. Apalagi sekarang ini berita tentang baby sitter yang melakukan tindakan kejahatan banyak banget di televisi. Bikin ngeri.

Walaupun saya nggak jago masak ada beberapa makanan yang bisa saya bikin sendiri kok di rumah. Kayak selai nanas. Karena saya suka makan selai nanas, apalagi kalau ada roti panggang. Saya bahkan sekarang sedang memikirkan untuk membeli cetakan waffle, supaya bisa bikin waffle di rumah. Adonannya sih belum pernah bikin. Hahaha... maklum sekarang banyak banget kegiatan yang harus dilakukan rutin sehingga banyak hal yang harus saya tunda dulu untu dilakukan.

Selai nanas tu rasanya adalah selai yang super gampang banget ngebikinnya. Soalnya saya pertama kali bikin selai nanas tuh waktu masih duduk di bangku sekolah SD. Bahannya ya nanas yang diparut sama gula. Sesuka kita aja sih mau sebanyak apa gulanya. Buat yang suka manis ya dibanyakin kalau nggak suka terlalu manis ya jangan kebanyakan gula. Apalagi sekarang ini banyak nanas yang rasanya manis banget. Itu cocok banget dibikin selai.

Kayak beberapa hari yang lalu saya borong banyak nanas di Sei Raya Dalam, di tempat kakak ipar saya yang ketiga tinggal bersama keluarga kecilnya. Itu nanasnya manis banget. Saya sampe habis beberapa potong makan nanas tersebut. Ah kayaknya boleh nih beli nanas lagi di sana.

Habis itu parutan nanasnya tinggal dicampur dengan gula lalu dipanaskan dengan api kecil di dalam wajan. Sesekali harus diaduk ya. Sampai airnya tinggal sedikit. Kalau sudah jadi bisa langsung dimasukkan ke dalam toples dan disimpan atau tinggal dioleskan ke roti yang diinginkan. Saya biasanya juga menggunakan selai nanas ini untuk membuat nastas.

Ah jadi rindu dengan masa kecil dulu yang masih kumpul dengan keluarga saya di kampung saya. Setiap bulan puasa membuat banyak sekali kue lebaran. Selai nanas mengingatkan saya akan banyak hal yang tak bisa saya ulang kembali. Entah kapan saya akan berkumpul lagi dengan mereka yang sangat saya rindukan itu.

Resep selai nanas ini pastinya cocok banget buat yang suka punya banyak stok nanas di rumahnya. Selain dibikin selai sih sebenarnya bisa dibuat dodol juga. Kemarin liat di televisi ada yang bikin dodol nanas, kayaknya enak tapi saya agak malas bikinnya karena mengaduknya bakalan lama. Hehehe.... 

10 Oktober 2015

Studio Foto di Pontianak yang Cocok Buat Bayi


Biasanya teman-teman yang di Pontianak berfoto di studio mana? Kakak ipar saya kemarin cerita kalau dia foto keluarga di sebuah studio foto tarifnya 50.000 hanya untuk satu dua kali jepret dan selesai. Kemudian dicetak satu dari hasil foto tersebut. Ya gayanya cuma satu itu deh. Nggak macem-macem gaya apalagi ganti-ganti baju. Jangan harap deh.

Pernah mikir nggak mau bawa bayinya ikut berfoto? Kebayang repotnya bawa bayi sambil antri di studio foto? Susah lho mau cari studio foto yang mau nungguin bayi kita senyum atau bahkan menyusu dulu sambil jeda sesi foto.

Sebagai orang tua yang baru punya satu anak ini dilema. Apalagi saya ingin dia berfoto dengan beragam gaya yang dia bisa. Kalau perlu semua baju lucu miliknya dipakein terus diambil satu-satu fotonya. Untungnya ada studio yang bisa memenuhi keinginan saya itu. Studio Viapuccino. Terletak di Jalan Karimata No. 25 Pontianak. Jalan Karimata itu yang berseberangan dengan Jalan Johar.

Aduh foto di situ bikin nagih banget. Pelayanannya juga menyenangkan. Raza dapet banyak sekali foto. Lebih dari 150 kali jepret. Berbagai gaya dan boleh istirahat nyusu dulu lho. Puas banget deh foto di situ. Fotografernya juga sabar banget. Satu gaya bisa puluhan kali jepret hanya untuk mengambil foto Raza yang sedang tersenyum.

Lebih dari satu jam di sana akhirnya kami memutuskan untuk pulang. Ada banyak gaya sih terutama untuk Raza. Ada foto kami bertiga, berdua, dan tentu saja Raza sendirian juga ada.

Tahun depan rencananya lebaran nanti mau ngajak keluarga saya dan suami untuk berfoto di studio ini lagi. Supaya bisa banyak gaya. Banyak formasi. Misalnya bapak-bapaknya semua. Anak-anak semua. Foto kelurga kecil masing-masing dan masih banyak yang lainnya. Sudah nggak sabar nunggu Raza besar dan membawanya ke sini.

Studio foto di Pontianak belum banyak lho yang kayak gini. Apalagi soal pelayanan. Susah deh ngedapetin pelayanan yang memuaskan dari studio foto. Kadang kita suka nggak puas dengan hasil foto yang diambil kan?

Daripada bingung mau foto di mana mendingan di Viapuccino Studio aja!