Langsung ke konten utama

Selai yang Super Gampang Bikinnya



Aduh sebagai seorang ibu rumah tangga yang tak suka terlalu lama berada di dapur, saya lebih suka duduk lama di depan PC dibandingkan harus disuruh masak sih. Apalagi sekarang ini saya tinggal bersama mertua untuk memudahkan penjagaan Raza. Saya memang tidak berniat untuk melepaskan Raza pada baby sitter sih. Apalagi sekarang ini berita tentang baby sitter yang melakukan tindakan kejahatan banyak banget di televisi. Bikin ngeri.

Walaupun saya nggak jago masak ada beberapa makanan yang bisa saya bikin sendiri kok di rumah. Kayak selai nanas. Karena saya suka makan selai nanas, apalagi kalau ada roti panggang. Saya bahkan sekarang sedang memikirkan untuk membeli cetakan waffle, supaya bisa bikin waffle di rumah. Adonannya sih belum pernah bikin. Hahaha... maklum sekarang banyak banget kegiatan yang harus dilakukan rutin sehingga banyak hal yang harus saya tunda dulu untu dilakukan.

Selai nanas tu rasanya adalah selai yang super gampang banget ngebikinnya. Soalnya saya pertama kali bikin selai nanas tuh waktu masih duduk di bangku sekolah SD. Bahannya ya nanas yang diparut sama gula. Sesuka kita aja sih mau sebanyak apa gulanya. Buat yang suka manis ya dibanyakin kalau nggak suka terlalu manis ya jangan kebanyakan gula. Apalagi sekarang ini banyak nanas yang rasanya manis banget. Itu cocok banget dibikin selai.

Kayak beberapa hari yang lalu saya borong banyak nanas di Sei Raya Dalam, di tempat kakak ipar saya yang ketiga tinggal bersama keluarga kecilnya. Itu nanasnya manis banget. Saya sampe habis beberapa potong makan nanas tersebut. Ah kayaknya boleh nih beli nanas lagi di sana.

Habis itu parutan nanasnya tinggal dicampur dengan gula lalu dipanaskan dengan api kecil di dalam wajan. Sesekali harus diaduk ya. Sampai airnya tinggal sedikit. Kalau sudah jadi bisa langsung dimasukkan ke dalam toples dan disimpan atau tinggal dioleskan ke roti yang diinginkan. Saya biasanya juga menggunakan selai nanas ini untuk membuat nastas.

Ah jadi rindu dengan masa kecil dulu yang masih kumpul dengan keluarga saya di kampung saya. Setiap bulan puasa membuat banyak sekali kue lebaran. Selai nanas mengingatkan saya akan banyak hal yang tak bisa saya ulang kembali. Entah kapan saya akan berkumpul lagi dengan mereka yang sangat saya rindukan itu.

Resep selai nanas ini pastinya cocok banget buat yang suka punya banyak stok nanas di rumahnya. Selain dibikin selai sih sebenarnya bisa dibuat dodol juga. Kemarin liat di televisi ada yang bikin dodol nanas, kayaknya enak tapi saya agak malas bikinnya karena mengaduknya bakalan lama. Hehehe.... 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan