Langsung ke konten utama

Nikah Gratis Berhadiah, Ikutan Yuk!


Mau nikah gratis? Ke Pontianak aja. Di sini dalam rangka menyambut HUT Pontianak yang ke-244 bakalan ada acara nikah gratis.

Nikah massal?

Beda dong kalau yang ngadain Pontianak. Walaupun agak mirip sih ya. Tapi istimewanya nikah massal yang disponsori ini, memberikan beberapa kelebihan. Bisa dapat cincin gratis, nginap di hotel gratis, dan yang nggak kalah penting nih, biaya rias pengantin dibayarin.

Wiiii....

Kalau sampai masih ada yang nggak nikah, keterlaluan deh. Etapi maap buat yang belum punya pasangan, susah juga buat ngambil jatah nikah gratis ini. Mumpung masih ada waktu sampai masa deadline HUT Pontianak, mendingan buruan deh cari pasangan buat dinikahin. Hehehe...

Nanti pengen ngeliput acara ini. Tapi kepikiran soal Raza yang masih terlalu kecil untuk ditinggal terlalu lama. Kasihan aja rasanya kalau sampai dia nyariin saya dan rewel di rumah. Saya sih yang berat ninggalinnya. Dia malah anteng aja saya tinggal kuliah. Alhamdulillah, benar-benar berkah bagi saya yang nggak bisa terus-terusan menggendongnya atau menungguinya di rumah. Nggak kebayang kalau harus mengurus bayi yang terlalu rewel.

Balik lagi ke soal nikah gratis, sewa baju pengantin banyak yang terjangkau kok di Pontianak. Dua tahun lalu malah ada yang ngasih promo sewa baju pengantin sepasang 400.000 aja. Bajunya juga bagus, mengikuti trend terkini.

Saya rasa ini adalah satu di antara banyak program yang bertujuan untuk menekan jumlah pengantin yang hamil di luar nikah atau banyaknya pasangan yang hanya nikah siri tanpa mendaftarkan pernikahannya. Sayang aja kan kalau nantinya status suami istri nggak tercatat oleh negara dan muncul masalah gara-gara hal tersebut.

Dekat rumah ada yang menyesuaikan tanggal pernikahannya dengan tanggal acara nikah gratis ini lho. Lumayan kan nggak repot daftar di KUA tapi langsung didatangin sama KUA-nya di acara ini. Apalagi tanggal pernikahannya berdekatan dengan tanggal acara nikah gratis.

Saya sendiri sih karena sudah menikah nggak bisa ikutan nikah gratis ini. Sebab hanya untuk orang yang belum punya pasangan. Bukan buat nikahin istri kedua atau ketiga. Hehehe...
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan