Langsung ke konten utama

Susah Menulis? Banyak-Banyak Baca!


Beberapa waktu yang lalu berniat untuk menulis dalam bahasa Inggris. Cukup kesulitan untuk membuat tulisan yang lebih panjang dalam waktu yang singkat. Apalagi sekarang sudah punya momongan. Tidak mungkin rasanya menghabiskan berjam-jam di depan komputer hanya untuk menyelesaikan satu tulisan. Apalagi sekarang sudah banyak tulisan pesanan yang harus dibuat setiap bulan untuk banyak pelanggan yang menggunakan jasa saya di blog ini.

Akhirnya saya sadar kesulitan itu terjadi karena saya jarang membaca tulisan dalam bahasa Inggris. Hahahaha...

selama ini yang saya baca memang adalah artikel dalam bahasa Indonesia. Apalagi blog teman-teman juga rata-rata dalam bahasa Indonesia. Belum benar-benar menemukan blog berbahasa Inggris yang nyantol di hati. Apalagi temen blogger yang dari Inggris juga belum ada. Kayaknya harus meluaskan jaringan biar lebih banyak mengenal dan dikenal orang.

Awal bikin blog mampirnya ke blog dalam negeri terus atau kalaupun bloggernya di luar negeri, bahasa di blognya tetap saja yang berbahasa Indonesia. Ya awalnya memang lebih suka blog yang berbahasa Indonesia sih dibandingkan yang bahasa Inggris karena lebih mudah memahaminya. Beda dengan sekarang, saya kan niatnya pengen banyak belajar bahasa Inggris. Mau nggak mau ya baca blog yang berbahasa Inggris dong ya biar bisa ngeblognya dengan bahasa asing.

Sekarang sih mulai membiasakan diri seenggaknya baca buku berbahasa Inggris beberapa halaman dalam satu hari. Mencatat kosa kata yang tak saya pahami maksudnya lalu menemukan penjelasannya lewat kamus Oxford. Sebisa mungkin sih nggak menggunakan kamus yang dua bahasa melainkan satu bahasa aja biar lebih terbiasa lagi.

Bukankah untuk belajar bahasa yang paling enak ya menggunakan bahasa tersebut lebih banyak dalam keseharian kita. Terserah deh nantinya dibilang sok atau apa. Namanya juga latihan kan. Biar lidah juga menjadi lebih lembut lagi saat mengucapkan kata-kata berbahasa Inggris yang suka belepotan.

Saat menuliskan ini saya sedikit menarik napas panjang karena listrik berkedip untuk kedua kalinya dan komputer langsung restart nggak jelas. Apakah di rumah teman-teman sekalian juga mengalami hal yang serupa? Untung saya beberapa kali menekan tombol save di keyboard antik saya, jadi saat membuka file tulisan ini masih ada.

Itu aja sih sharing saya mengenai belajar bahasa Inggris ke tingkat yang lebih tinggi yaitu menulis. Lebih tepatnya mata kuliah ini yang saya tunggu-tunggu dan sekarang muncul di semester ini. Alhamdulillah akhirnya....
 

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana.
Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai.
Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukannya akan disebut …

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha...


Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrsatu ya! 1. …

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan. 
Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya.
Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Termas…