Langsung ke konten utama

Jangan Mudah Tergiur Penawaran Toko Online


Semakin pesatnya perkembangan e-commerce dalam kurun waktu 3 tahun terakhir sepertinya bukan isapan jempol belaka. Berdasarkan survei yang pernah dilakukan oleh Nielsen, minat konsumen Indon fesia untuk belanja online juga semakin tinggi. Kedua hal ini membuat para pelaku bisnis e-commerce semakin tidak tanggung-tanggung untuk melakukan beragam promosi dan penawaran untuk menarik para calon konsumen.
Tentunya Anda juga semakin sering mengunjungi situs e-commerce dan menerima ragam penawaran yang tidak jarang menggiurkan.
Konsumen Indonesia menikmati online shopping, khususnya membaca ulasan dan mencari informasi seputar produk dan jasa secara online karena internet merupakan sarana yang mudah sebelum nantinya melakukan pembelian, baik secara online maupun offline.
Sebagai konsumen, ada baiknya Anda juga mulai mencermati penawaran yang diberikan oleh beragam toko online tersebut untuk menghindari pembelanjaan kompulsif yang nantinya malah bisa merusak kondisi finansial Anda.
Lalu bagaimana agar Anda bisa lebih cermat ketika belanja online? Hal pertama yang paling mudah untuk Anda lakukan adalah dengan melakukan perbandingan harga antara satu e-commerce dengan yang lainnya. Hal ini bisa Anda lakukan tanpa harus mengunjungi situs e-commerce satu persatu. Anda bisa mengunjungi situs perbandingan harga, mencari barang yang Anda inginkan dan kemudian memperoleh informasi yang tepat. Salah satu situs ini adalah StarPrice, dimana kamu bisa dengan mudah membandingkan harga sebuah produk dari berbagai situs yang menyediakannya.
Apabila Anda ingin membeli dari sebuah marketplace, lakukan pengecekan terhadap penjualnya. Anda dapat membaca ulasan pembeli untuk mengetahui kredibilitas penjual dan layanan yang diberikan.
Dengan melakukan dua langkah mudah diatas, Anda sudah memulai perjalanan sebagai seorang smart online shopper dan terhindar dari kerugian yang mungkin terjadi. Happy online shopping !


 

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan