Langsung ke konten utama

Bikin AC dari Kipas Angin



Saya sempat melihat video yang banyak dibagikan oleh teman-teman saya di akun sosial media facebook. Videonya tentang cara membuat pendingin ruangan atau AC menggunakan kipas angin. Sesuatu yang cukup unik deh mengingat AC butuh banyak sekali daya listrik beda dengan kipas angin yang jauh lebih hemat energi. Apalagi kalau yang digunakan adalah kipas yang berukuran mini atau yang biasa disimpan di meja kerja kantor. Jadi nggak makan tempat terlalu banyak. Diameternya nggak lebih dari satu jengkal orang dewasa.

Membuatnya juga sangat mudah, tinggal buat lubang untuk menempatkan kipas angin di dalam box yang sudah kita lubangi dan diberi pipa pendek sebagai tempat keluarnya angin dingin. Lalu di dalam box tersebut bisa kita isi es batu. Kipas angin kecil pun sudah cukup untuk membuat sebuah AC sederhana yang bisa mendinginkan ruangan. Setidaknya mendinginkan kita yang ada di dalam ruangan tersebut.

Apalagi kalau tinggal di Pontianak. Pasti paham betul bagaimana panasnya udara di Pontianak akhir-akhir ini. Sudah beberapa hari tak turun hujan dan kabut asap di mana-mana. Membuat udara nggak hanya panas tapi juga kotor. Terakhir udara seperti ini anak saya jadi batuk-batuk. Maklum dia masih usia bawah 6 bulan. Sistem pertahanan tubuhnya berbeda dengan orang dewasa yang jauh lebih kuat berhadapan dengan udara yang kotor.

Dibandingkan menyalakan pendingin ruangan konvensional tak ada salahnya menyiapkan AC buatan sendiri dari es batu, box, dan kipas angin kecil ini. Bisa berbagi dengan beberapa orang yang ingin merasakan dinginnya udara selama beberapa saat. Nggak selamanya panas harus diusir dengan minum minuman dingin bukan?

Setidaknya kita tetap bisa menyalakan 'AC' di rumah yang dayanya tidak mencukupi untuk menyalakan banyak pendingin ruangan sekaligus. Ini juga bisa jadi ajang keterampilan di dalam keluarga yang bingung mau ngapain di hari libur. Mau keluar rumah udara kurang bagus buat kesehatan, bertahan di dalam rumah juga panas. Saatnya menggali ide kreatif menggunakan kipas angin biasa dan menjadikannya kipas angin super dengan peralatan yang sederhana. Selain itu tentunya menghemat tagihan listrik tapi tetap bisa merasakan dinginnya udara dengan AC sederhana tersebut.

Punya kipas angin tak terpakai di rumah karena ukurannya terlalu kecil? Saatnya mengubah energi kecil tersebut menjadi manfaat yang lebih besar.
 

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan