Langsung ke konten utama

Se-Kurio Apa Sih Kamu?



Kemudahan kita sekarang ini mendapatkan informasi tak lepas dari banyaknya orang yang terus berbagi informasi di internet. Sebagai ibu pemula saya sendiri sangat merasakan betapa terbantunya saya dengan adanya informasi yang bisa saya dapatkan hanya bermodalkan smartphone. Sampai kadang saya pikir, tidak membuka smartphone seharian sudah membuat saya ketinggalan banyak sekali informasi penting. Padahal kita tak bisa terus-terusan menatap layar smartphone hanya untuk mengikuti semua informasi tersebut.

Semua yang kita cari rasanya bisa kita dapatkan hanya dengan mengetikkan beberapa kata kunci. Pertanyaan yang tabu sekalipun bisa kita tanyakan dengan mudah. Beda dengan jaman dulu. Segalanya harus kita dapatkan dari buku atau bertanya langsung ke orang yang lebih berpengalaman. Padahal belum tentu semuanya bisa ditanyakan dengan gampang. Ada banyak hal yang kadang kita sendiri malu untuk menanyakan atau menceritakannya. Bahkan ada hal-hal yang tak terpikirkan oleh kita sehingga kita tak menanyakannya sama sekali.

Banyaknya informasi yang masuk bisa saja membuat kita kelelahan. Belum lagi buat kita yang suka membaca informasi dari berbagai sumber. Untungnya sekarang sudah banyak sekali aplikasi yang bisa kita gunakan untuk mengisi kebutuhan kita. Kayak saya yang hobinya membaca dan suka cari tahu, sudah ada Kurio yang bisa kita pasang di smartphone kita. Aplikasinya gratis pula. Bisa kita pasang dan kita bisa menyesuaikan aplikasi ini seperti yang kita mau. Jadi informasinya bisa kita saring sendiri. Apalagi aplikasi ini punya banyak sekali topik.

Saya sendiri suka topik travel dan kuliner, sekarang nambah juga topik parenting. Sumber kontennya juga terpercaya. Jadi nggak perlu takut informasi yang disajikan itu nggak benar. Udah gitu Kurio nih lucu banget. 'Dia' bisa membaca perilaku kita untuk menyesuaikan konten apa saja yang barangkali sesuai dengan minat kita. Kayak konten 'yang disarankan' gitulah. Jadinya buat yang nggak punya hal yang ingin dicari sebelumnya bisa menemukan konten yang sesuai dengan pribadinya. Dengan adanya konten 'yang disarankan' membuat kita yang tadinya nggak tahu mau baca apa bisa pilih-pilih deh tuh konten yang sesuai. Makin sering kita menggunakan Kurio ini, 'dia' akan semakin mengenal kita lho, jadi konten yang disarankan juga semakin sesuai dengan kepribadian kita nantinya.


Sekarang jadi nggak repot lagi bawa buku ke mana-mana buat mengisi waktu luang. Bisa membaca di Kurio untuk cari tahu tentang hal-hal baru atau hal yang kita minati. Buat yang belum punya aplikasinya bisa install melalui link ini, KURIO. Kamu se-Kurio apa sih?

 

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan