Langsung ke konten utama

Lampu LED Si Lampu Hemat Energi



Siapa yang pengen tagihan listrik di rumahnya tidak membengkak? Kayaknya siapa pun kepengen ya. Apalagi sekarang ini kebutuhan hidup harganya semakin tinggi sebagai dampak dari kenaikan harga BBM. Nah kalau bisa menghemat pengeluaran dari sisi yang lain tentunya ini sebuah kemajuan yang cukup besar bukan? Terutama menghemat biaya tagihan listrik.

Berbagai cara dilakukan orang untuk menghemat penggunaan listrik di rumahnya agar tagihan tak semakin besar. Namun tetap saja tak jarang tagihan tersebut bukannya berkurang malah bertambah. Satu di antara banyak penyebabnya tentu saja adalah lampu yang kita gunakan untuk menerangi seluruh ruangan yang ada di rumah. Sudah saatnya kita melakukan reformasi di rumah kita sendiri.

Ini adalah investasi untuk jangka masa panjang. Di awal mungkin terasa sedikit berat harus mengganti semua lampu yang ada di rumah. Tapi ini penting sekali sebagai langkah penghematan daya listrik yang kita gunakan setiap harinya. Sebab penggunaan lampu yang bukan LED membutuhkan daya yang sangat besar untuk menyalakannya. Berbeda dengan lampu LED, lampu yang hemat energi. Sehingga dengan penggunaan energi yang lebih sedikit tentunya tagihan listrik juga tidak banyak.

Dengan melakukan penghematan energi tapi lampu di rumah tetap bisa terang tentunya ini tidak mengurangi keceriaan yang ada di rumah. Apalagi kalau kita membutuhkan penerangan yang cukup untuk rumah kita. Sudah banyak orang yang berpindah menggunakan lampu hemat energi LED. Kita juga perlu menggunakan lampu yang satu ini. Sebab dengan melakukan penghematan energi ini juga sangat ramah lingkungan. Bumi akan menjadi lebih baik dengan penggunaan energi yang lebih sedikit.

Bukan hanya untuk menghindari pembengkakan tagihan listrik di rumah. Gunakan lampu LED dari merk yang terpercaya bukan merk abal-abal ya, sebab banyak juga orang yang nakal menjual lampu yang sudah direkondisi. Khawatirnya malah menimbulkan masalah yang baru. Padahal niatnya mau menghemat energi dengan berpindah ke LED. Belilah lampu LED di tempat yang terpercaya sehingga kita tidak menggunakan lampu rekondisi atau LED abal-abal.

Gantilah semua lampu yang ada di rumah dengan lampu LED yang hemat energi tapi tetap terang. Wattnya jauh lebih kecil dibandingkan lampu biasa dengan intensitas cahaya yang sama. Jangan takut kurang terang ya walaupun menggunakan lampu yang wattnya kecil. Setelah itu teman-teman bisa menikmati tagihan listrik yang jauh lebih murah dibandingkan sebelumnya.
 

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan