Langsung ke konten utama

Kelas Blogging dengan Materi Bagaimana Cara Menghasilkan Uang dari Blog?




Sebenarnya banyak orang bisa menghasilkan uang dari blog dengan cara tersebut. Cara yang sesuai dengan judul tulisan postingan ini. Membuka kelas blogging yang menawarkan materi cara mencari uang dari blog itu sendiri. Saya sendiri tak pernah membuka kelas blogging berbayar. Apalagi mengikuti kelas blogging yang mengharuskan saya membayar sejumlah uang untuk mendapatkan materinya. Emak-emak emang agak pelit, apalagi sekarang sudah punya anak. Suka mikir berkali-kali buat mengeluarkan uang.

Tapi memang ada blogger yang membuka kelas berbayar dengan tema semacam 'cara menghasilkan uang dari blog'. Buat blogger pemula sih sebenarnya jauh lebih baik banyak-banyak membaca dan berteman dengan blogger menurut saya. Itu jauh lebih efektif untuk tahu caranya menghasilkan uang dari blog kita. Sebab blogger yang sudah bisa menghasilkan uang dari blognya tak jarang akan berbagi rezeki dengan memberikan job buat teman-teman blogger yang dikenalnya.

Kebayang nggak kalau kita ikut kelas blogging yang mengharuskan kita membayar? Kita misalkan saja nih, satu peserta harus membayar 150.000 untuk satu pertemuan itu. Kalau yang ikut ada 50 orang, yang ngadain sudah dapat penghasilan yang belum dipotong biaya membuka kelas, sebesar 7.5juta. Lumayan untuk satu kali pertemuan saja. Buat yang tak ingin repot membuka kelas offline yang butuh biaya besar tinggal pake facebook atau sosial media lainnya untuk menjalankan kelas online. Tentu saja ini biayanya akan jauh lebih kecil dan keuntungan lebih besar.

Jadi membuka kelas blogging sebenarnya juga bisa jadi ladang untuk menghasilkan uang. Namun saya khawatirnya kalau saya buka kelas yang mengangkat tema paling menarik yaitu 'cara menghasilkan uang dari blog' dan tentunya akan sangat ramai yang mau ikut kelas seperti ini, bagaimana kalau pesertanya ternyata gagal menghasilkan uang dari blognya? Sebab harus saya akui, rezeki dari ngeblog itu tak bisa diprediksi dan tak setiap orang mampu menghasilkan uang dari blognya dan banyak yang ngeblog hanya karena suka menulis, seperti saya. Tapi ternyata kesukaan saya menulis itu menjadi sumber kebulan asap di dapur. Sehingga terus saya tekuni sampai sekarang.

Kelas blogging yang terlalu fantastis menurut saya serupa dengan kelas-kelas atau seminar-seminar 'cara menghasilkan uang' yang sudah ada di pasaran sebelumnya. Cuma dikemas dengan cara yang berbeda. Jika teman-teman sendiri tetap ingin menginvestasikan uang teman-teman pada hal tersebut ya silakan. Namun yang benar-benar belum terjun ke dunia blogging, ada baiknya perbanyak bacaan tentang tema 'cara menghasilkan uang dari blog'. Sebab banyak sekali yang sudah menuliskan tema ini sejak dulu sampai sekarang bahkan bertahun-tahun akan datang. Tema ini memang tak akan pernah basi.

Jangan-jangan teman-teman habis baca ini juga akan menuliskan hal yang sama di blognya? 

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan