Langsung ke konten utama

Updated Daily


Alhamdulillah hingga sekarang, blog ini masih bisa saya isi setiap hari dengan satu postingan. Yah walaupun ini jumlahnya cukup merosot jauh dibandingkan sebelumnya. Ternyata hamil dan melahirkan butuh energi lebih dan membuat blog menjadi yang nomor kesekian untuk diperhatikan. Apalagi anak saya yang sekarang masih kuat sekali menyusunya. Hampir setiap satu jam sekali saya harus meluangkan waktu untuk mengisi perutnya. Dia menyusu juga tak sebentar. Butuh waktu paling tidak setengah sampai satu jam hingga dia tertidur karena kenyang menyusu dan memang sudah waktunya untuk tidur.

Blog yang bisa diupdate setiap hari, saya yakin banyak jumlahnya di luar sana. Termasuk blog saya yang sampai sekarang masih diupdate setiap hari, kalaupun keteteran saya akan mengejar kekosongan tersebut dengan membuat tulisan yang dijadwalkan ditanggal yang kosong. Sudah 4 tahun lebih usia blog ini dan saya masih bisa konsisten. Semoga untuk tahun-tahun berikutnya akan bisa konsisten. Mengingat suami punya rencana untuk menambah anak lagi. Walaupun saya sendiri rasanya masih ragu. Bekas lahiran kemarin aja masih terasa jelas nih nyeri dan sakitnya, dia sudah mau nambah?

Blog ini memang lumayan tidak keteteran. Blog satunya yang masih belum fokus saya isi. Semoga nanti ketika anak saya sudah lewat 6 bulan usianya dan sudah bisa mengonsumsi selain ASI, saya bisa fokus mengisi dua blog sekaligus. Apalagi tema blog kedua masih saya pikirkan lagi. Apa saya harus mengisinya dengan tema yang sedang trend atau bagaimana ya? Nanti deh kita pikirkan lagi. Untuk sekarang ini masih fokus mengisi blog ini dengan cerita personal dulu.

Postingan ini juga untuk mengejar keteteran mengisi blog dengan tulisan personal lainnya. Semoga saja saya berkesempatan menulis lebih banyak hal yang bermanfaat. 

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan