Langsung ke konten utama

Ketika Puasa.....


Sebenarnya sih tahun ini saya absen puasa, tapi tetap saja suasana bulan Ramadhan terasa sekali karena di rumah semuanya berpuasa kecuali saya dan dedek bayi yang setiap jam menyusu. Banyak banget yang saya rindukan selama bulan puasa ini. Seandainya bisa diputar kembali, saya ingin kembali ke bulan puasa saat saya masih duduk di bangku sekolah dasar dulu. Saat saya masih bisa berkumpul bersama Uwan dan Aki di kampung sana. Setiap sore mengantar sepiring kue buatan Uwan ke rumah tetangga lalu tebak-tebakan di rumah, balasan dari tetangga kue apa.

Apalagi di penghujung masa sekolah dasar saya ada beberapa tetangga baru yang tinggal di dekat rumah Uwan sehingga ada variasi kue lainnya yang muncul saat bulan puasa tiba. Dulu masih banyak yang suka barter kue. Sekarang sudah jarang sih ya. Apalagi kebanyakan orang lebih suka membeli kue saja dibandingkan harus capek-capek membuatnya.

Saya ingat betul suasana saat masih kecil dulu. Setelah salat maghrib, kami akan makan besar bersama. Karena sebelumnya hanya minum dan makan kue. Nah setelah makan biasanya godaan untuk tidak pergi taraweh semakin besar. Pengen nonton televisi aja di rumah sambil tiduran karena kekenyangan. Tapi tetap dipaksakan pergi karena ada absen taraweh yang harus diisi dan dibawa ke sekolah. Untungnya masjid dekat dari rumah. Nggak kebayang kalau masjid jauh, semangat setengah-setengah, belum lagi cuaca yang bisa jadi nggak mendukung.

Paling sering yang tanda tangan di buku absen taraweh saya dulu ya Aki saya sendiri. Sebab dia sering menjadi imam taraweh. Tidak tahulah sekarang bagaimana keadaan anak sekolah di SD saya dulu. Rindu sekali dengan itu semua. Sudah belasan tahun berlalu dan ternyata saya masih ingin berada di masa tersebut. Terlalu banyak hal berharga yang sekarang hilang dari kehidupan saya dan digantikan dengan hal berharga yang lain.

Sekarang saya sudah punya suami dan anak. Setiap bulan puasa, merekalah yang akan mengisi kenangan berikutnya yang akan saya rindukan di masa depan saat kami menua dan anak-anak kami sudah dewasa.
 

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana.
Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai.
Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukannya akan disebut …

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha...


Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrsatu ya! 1. …

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan. 
Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya.
Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Termas…