Langsung ke konten utama

Kerajinan tangan berbahan batok kelapa



Sumber daya alam yang melimpah dapat dijadikan komoditas bagi siapa saja yang akan memanfaatkan anugerah Allah SWT ini tidak terkecuali dengan salah satu pohon yang banyak kegunaannya ini yaitu pohon kelapa, di berbagai daerah khususnya daerah dataran rendah atau pesisir banyak dijumpai pohon yang termasuk ke dalam marga cocos dari suku aren-arenan atau arecaceae. Karena pohon ini serbaguna dimulai dari akar sampai ujung daun pohon ini memiliki keunggulan yang luar biasa sehingga tidak salah kalau banyak pengrajin memanfaatkan pohon ini slah satunya adalah kerajinan tangan berbahan batok kelapa, akar pohon ini dapat dijadikan sebagai bahan meubel atau furniture, begitu juga dengan batang pohon yang sangat kekar bagus untuk dibuat sebagai bahan dasar membuat bangunan, furniture juga.
Buah kelapanya yang segar dan dapat dijadikan sebagai cemilan ini bisa dimanfaatkan sebagai bahan membuat santan untuk ibu-ibu rumah tangga, membuat serundeng, membuat aneka minuman kelapa muda, membuat aneka kue dan lain sebagainya, begitu juga dengan air kelapa yang sangat baik untuk kesehatan, air kelapa ini juga bisa dibuat makanan seperti nata de coco serta airnya bisa dicampur untuk berbagai jenis minuman, batoknya juga bisa dibuat kerajinan tangan berbahan dasar batok kelapa seperti gelas minum, aneka bentuk binatang, teko, gantungan kunci, tempat pencil, berbagai bentuk bros, tempat lilin, tas, gelang, dan aksesoris lainnya yang cantik dan enak dipandang mata. Setelah bahan tersebut jadi kemudian di pernis agar lebih mengkilap dan tidak cepat rapuh di makan rayap.
Selain batoknya juga daun dari pohon kelapa ini bisa dibuat janur untuk acara nikahan, dibuat bungkus ketupat saat menjelang hari raya lebaran, dijadikan bahan tas setelah terlebih dahulu daun kelapa dijemur kemudian setelah itu dirangkai menjadi sebuah tas cantik, batang dari daun kelapa juga bisa dibuat untuk sapu lidi. Begitu besarnya anugerah dan nikmat yang Allah SWT berikan untuk kita sehingga banyak sekali sumber daya alam yang bisa kita manfaatkan dan tentunya hasil dari kerajinan ini bernilai jual tinggi.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan