Langsung ke konten utama

Tumis Sawi Udang




Sangat nikmat rasanya jika berkumpul bersama keluarga di malam hari dan menyantap berbagai macam masakan tumisan. Tumisa memang selalu menjadi piihan banyak orang karena rasa dari tumisan itu sangat nikmat. Nah pada kesempatan kali ini saya akan memberikan salah satu kumpulan resep yang bernama tumis sawi dang.
Sawi merupakan sayuran yang sangat bagus untuk tubuh kita./ Sawi hijau merupakan sumber yang kaya anti-oksidan flavonoid, indoles, sulforaphane, karoten, lutein dan zeaxanthin. Indoles, terutama di – indolyl - metana (DIM) dan sulforaphane memiliki manfaat nyata dalam melawan prostat, kanker usus, kanker payudara, dan kanker ovarium berdasarkan penghambatan pertumbuhan sel kanker, efek sitotoksik pada sel kanker.
Selain itu juga manfaat pada udang juga tidak bisa dianggap remeh. Dengan mengkonsumsi udang dapat membantu memproses lemak. Jadi kandungan niasin atau vitamin B3 yang terkandung dalam udang dapat membantu pemrosesan lemak, karbohidrat, dan protein menjadi energi untuk tbuh. Selain itu juga anda kulit anda akan terjaga kesehatannya dan juga mencegah munculnya kulit bersisik.
Tertarik membuatnya berikut bahan – bahan yang anda perlukan, 400 g sawi putih, potong 5 cm, 150 g udang kupas, royco all-in-one, 2 batang daun bawang, potong 5 cm, 10 buah cabai kering, potong 3 cm, 1 sendok makan cuka, 4 sendok makan minyak, 5 siung bawang putih, 1 sendok teh wijen, 1 sendok teh gula pasir, dan 1 sendok teh kecap asin. Jika bahan – bahan tesebut sudah anda persiapkan, tinggal anda tumis seperti biasa.
Tumisan selalu diawali dengan memanaskan sedikit minyak makan diatas wajan. Lalu tumis terlebih dahulu bawng putih hingga harum. Masukkan udang yang sudah dikupas, lalu masakhingga udang berubah warna. Setelah udang berubah warna anda bisa tambahkan cabai kering, daun bawang, cuka dan juga sawi. Aduk merata lalu masukkan royco all-in-one, gula dan kecap asin. Masak hinga tumisan matang. Terakhir tambahkan minyak wijen, aduk merata lalu angkat. Letakkan diatas piring an sajikan untuk keluarga anda.
Itulah salah satu resep dari kumpulan resep yang saya miliki. Selamat mecoba. 

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan