Langsung ke konten utama

Sudah Maret!


Sebelum postingan di blog ini genap 4.000 tulisan, saya sudah mulai mengira-ngira kapan tulisannya akan mencapai angka tersebut? Ternyata beberapa waktu yang lalu saya tidak sadar tulisannya malah sudah lebih dari 4.000 postingannya. Alhamdulillah diberikan kesehatan untuk membuat sedemikian banyak tulisan dalam waktu kurang dari 4 tahun blog ini. Berarti dalam setahun saya bisa menghasilkan lebih dari 1.000 tulisan dong ya!

Akhirnya saya berencana untuk meningkatkan lagi jumlah tulisan di blog ini seperti tahun 2013 lalu. Membuat jumlah tulisan sesuai urutan bulan. Minimal 1 post untuk Januari, 2 post Februari, 3 post Maret. Sekarang sudah bulan Maret. Itu artinya saya harus menulis minimal 3 postingan dalam sehari. Masih keteteran sih dibandingkan saat sendiri dulu. Yaiyalah. Apalagi sekarang kesibukan saya bertambah. Menjadi istri, calon ibu, mahasiswa ABA, dan pedagang online. Tambah lagi dengan ngeblog yang ditarget seperti ini. Dapat dibayangkan betapa sedikitnya waktu untuk istirahat. Nggak juga sih hahaha... bagian itu agak lebay. Saya masih cukup istirahat kok. Apalagi sekarang saat hamil hampir semua pekerjaan rumah digantikan oleh suami. Sangat terbantulah jadinya.

Nah buat teman-teman yang mampir ke blog ini jangan heran jika tiba-tiba muncul banyak sekali tulisan dalam sehari untuk mengisi hari-hari yang kosong di dalam blog. Kemarin-kemarin saya merasa sangat nyaman menulis menggunakan android. Tapi tentu saja kecepatan menulis menggunakan smartphone dengan keyboard PC itu sangat berbeda. Apalagi layar sentuhnya membuat saya suka typo. Kelebihan layar sentuh sih saya tidak perlu khawatir jemari saya sakit karena terlalu banyak menekan tutsnya. Sebab saya suka lupa dengan jari saya sendiri kalau sudah mengetik menggunakan keyboard. Pernah beberapa kali saya membuat jari saya agak sakit bagian ujungnya gara-gara kebanyakan ngetik dengan keras.

Padahal mengetik seharusnya santai saja. Terlalu bersemangat juga bisa membuat kita kesulitan sendiri.

Jangan bosan-bosan ya membaca tulisan saya. Sebab Desember 2015 nanti dapat dipastikan saya menulis 12 postingan dalam sehari. 

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan