Langsung ke konten utama

Butterfly In My Tummy (11)

Hamil itu menyenangkan. Tak peduli perubahannya menyakitkan sekalipun. Melihat perut yang setiap hari berguncang-guncang karena tendangan dari dalam. Ada rencana mau merekam perut saat sudah 32 minggu usia kandungannya. Biar jadi kenangan saat anak sudah dewasa nanti. Beberapa waktu lalu sempat liat ada yang merekam gerakan anak kembarnya di dalam perut istrinya lalu gerakan video tersebut dipercepat. Gerakannya jadi terlihat sangat jelas. Lucu banget deh.

Saya sendiri tak berniat mengunggahnya ke internet sih. Soalnya perutnya mau direkam secara langsung. Masa pamer udel ke mana-mana? Hehehe...

Sebenarnya sih saya senang hamilnya sekitar 8bulan setelah menikah. Soalnya bukan hal yang baru lagi pernikahan yang tiba-tiba membuat orang berpikiran negatif tentang kita. Walaupun saya nggak peduli banget sih tentang pendapat orang pada saya. Cuma kasihan aja dengan keluarga suami dan keluarga saya kalau sampai ada yang bilang kami menikah karena saya mengandung anak di luar nikah.

Sejak dulu, saya selalu berusaha untuk tidak membuat malu keluarga dengan hamil di luar nikah. Apalagi buntutnya akan panjang juga. Kalau dapatnya anak perempuan kan kasihan, pas anaknya mau nikah jadi ketahuan dia anak luar nikah dari catatan nikah orang tuanya. Soalnya waktu nikah kemarin, saya ditanya anak pertama apa kedua. Ternyata kalau saya anak pertama harus bawa fotokopi buku nikah orang tua. Kalau tanggal lahir saya ternyata tidak sinkron dengan tanggal pernikahan orang tua, saya tak bisa diwalikan oleh abah. Misalnya orang tua baru menikah 5bulan terus saya lahir, itu artinya saya kan anak luar nikah.

Kakak sulung saya sendiri aja lahir setelah orang tua dua tahun menikah. Apalagi saya. Jadi abah yang menjadi wali nikah saya saat itu. Masalah ke depannya bukan hanya dengan manusia di dunia tapi juga masalah di hadapan-Nya. Tanggung jawab pada Sang Kuasa itu yang berbuntut panjang. Apalagi kalau sampai ada yang memalsukan buku nikah hanya demi menjaga nama baiknya dan tak ingin anaknya malu. Itu pastinya buntutnya akan sangat panjang.

Nanti, mau anak yang saya kandung ini perempuan atau laki-laki, dia harus bangga karena dia bukan anak luar nikah.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma