Langsung ke konten utama

Tembak Mati Koruptor, Miskinkan Keluarga Mereka


Seluruh rakyat Indonesia pasti sudah sangat gerah dengan kelakuan para koruptor. Walaupun sekarang sudah ada KPK yang akan membasmi mereka satu demi satu, tetapi entah mengapa tetap saja ada yang terjerat dengan silaunya harta dunia. Seperti yang dosen PKN saya katakan bahwa untuk menjadi manusia itu harus seimbang setiap unsurnya. Mulai dari EQ, SQ, dan IQ. Jika ada yang kurang di antara tiga unsur ini dapat dipastikan dia akan menjadi orang yang tak seimbang pula. Akan ada bagian yang salah dari dirinya. Semoga bukan kita. Setidaknya bukan kita yang menjadi koruptor di negeri ini.

Hukuman di Indonesia barangkali terlampau ringan untuk para koruptor. Seharusnya memang ada hukuman yang lebih menakutkan buat mereka. Saya pikir koruptornya sendiri harus dibasmi akarnya. Jangan sampai dia memiliki keturunan yang lebih banyak lagi. Jadi lebih baik ditembak mati saja. Bukankah dia telah menyengsarakan banyak rakyat negeri ini? Untuk apa dipertahankan? Selanjutnya tentu saja negara harus menuntut ganti rugi dari keluarganya.

Semua harta yang ada di keluarganya harus diambil dan dijadikan harta negara. Miskinkan keluarga mereka. Mau jera atau tidak para koruptor itu setidaknya negara bisa mengambil semua hartanya baik yang sebelum korupsi atau yang sesudah korupsi. Syukur-syukur harta yang dia miliki melebihi kerugian negara.

Sebab saya yakin bahwa kemiskinan adalah sesuatu yang paling menakutkan bagi mereka. Orang-orang yang mendewakan uang pasti akan sirna harapannya ketika uang sudah tak ada lagi di tangan mereka. Keluarga mereka dijadikan pekerja sosial dan diberi makan negara. Tetapi tentu saja, pemenuhan HAM mereka tak seperti warga negara yang tidak terlibat kasus korupsi. Anak istrinya kan menikmati harta negara juga. Mereka memiliki tanggung jawab pada negara ini. Pekerjakan mereka di tempat publik dan tempatkan mereka di rumah penampungan.

Hanya sekadar membiarkan mereka hidup dan makan saja. Sisanya melanjutkan kehidupan sebagai orang yang berhutang kehidupan pada negara ini.

Bukankah orang yang korupsi itu jauh lebih miskin dari orang yang paling miskin di negeri ini. Sebab untuk hidup saja mereka harus mencuri di negara ini. Berbahagialah kita yang tidak melakukan tindakan korupsi sebab kita jauh lebih berharga dari begundal-begundal negeri ini.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana.
Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai.
Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukannya akan disebut …

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha...


Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrsatu ya! 1. …

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan. 
Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya.
Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Termas…