Langsung ke konten utama

Nulisnya Panjangin Dong!

Saya akhir-akhir ini memang tak begitu memperhatikan seberapa panjang tulisan yang saya buat. Apalagi kalau saya menulis menggunakan android. Tak ada bagian penghitungan kata yang sudah dituliskan di aplikasi blogger for android. Bahkan untuk justify saja tak ada. Tapi walaupun demikian memang menggunakan blogger for android jauh lebih mudah dibandingkan mengetiknya di browser lengkap.

Itulah sebabnya ngeblog menggunakan komputer adalah sesuatu yang tak tergantikan. Spasinya bisa diatur, jenis tulisannya juga bisa diganti sesuka hati. Eh tapi bukan mau ngomongin itu sebenarnya. Akhirnya ada yang protes karena saya menulisnya panjangnya tak seperti dulu. Biasanya saya menghitung panjang satu postingan. Paling enggak 300-500 kata untuk satu tulisan.

Hidup berubah. Gadget berubah. Trend ngeblog saya juga berubah. Dulu waktu masih menggunakan nokia yang tak bisa saya gunakan untuk ngeblog, otomatis yang saya lalukan adalah ngeblog menggunakan laptop atau komputer. Dulu juga belum menikah. Standby di kamar sangat lama. Beda dengan sekarang yang sering bepergian bersama suami. Bahkan menginap di rumah mertua juga sering dilakukan. Jadi ngeblognya sekarang agak dinomor sekiankan. Beda ya sama dulu. Saat blog ini adalah tempat saya berbagi dan bercerita.

Kayaknya apa pun saya ceritakan di blog ini. Sampai hal memalukan sekalipun. Soalnya tak ada lagi rasanya yang bisa benar-benar mendengarkan saya. Beda dengan 'setelah menikah'. Ada hal-hal yang tak perlu dituliskan di blog dan cukup diceritakan pada suami saja. Itu yang pada akhirnya membuat saya tak menuliskan banyak hal seperti dulu. Tak sepanjang dulu juga.

Dulu saya ingat betul, saya bisa menulis banyak dan panjang kadang dalam keadaan galau atau marah. Paling sering sih karena marah, saya bisa menulis sangat cepat. Tapi kayaknya memang saya harus bisa menghasilkan yang banyak dan panjang dengan energi positif juga. Bukan karena energi negatif yang menguasai saya.

Ternyata memiliki seseorang yang bisa berbagi banyak hal dalam hidup kita membuat emosi lebih stabil, begitu juga kehidupan ini. Turun naiknya tidak begitu drastis seperti waktu masih sendiri dulu. Buat yang rekuest tulisan yang lebih panjang, tunggu saja, semoga berikutnya saya bisa nulis sepanjang dulu. Sedetail dulu. Apalagi awal tahun ini ikutan Liga Blogger Indonesia lagi.

Masih ingat dong dengan Liga Blogger Indonesia atau yang disingkat LBI. Akhir tahun 2012 ada trialnya. Itu yang pertama kali saya ikuti. Tak disangka menjadi juara dan dapat sepeda polygon dan modem. Lumayan. Walaupun di Liga Blogger Indonesia 2013 dan 2014 saya nggak juara 1, sekarang ikutnya lebih pada bentuk dukungan untuk semua panitia yang sudah bekerja keras membuat sebuah kompetisi yang bisa diikuti oleh blogger Indonesia.

Tetap semangat ngeblog dan berbagi dengan banyak orang di dunia ini.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma