Langsung ke konten utama

4 Trik Aman Belanja Online



Berbelanja online sekarang sudah bukan lagi menjadi sesuatu yang baru. Sudah banyak sekali orang yang menggunakan jasa toko online untuk mendapatkan barang yang dia butuhkan. Berbagai barang sudah tersedia secara online. Bahkan bisa jadi tak ada lagi barang yang tak bisa di-online-kan. Semuanya bisa dipromosikan dan dijual secara online. Tetapi sebagai pembeli kita sendiri harus hati-hati saat berbelanja online. Sebab tak semua toko online bisa dipercaya. Meskipun toko online tersebut memiliki website berbayar karena berbayar atau tidaknya sebuah website bukan sebuah garansi pasti toko online tersebut dapat dipercaya atau tidak.

Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan saat memutuskan untuk berbelanja di sebuah toko online. Saya sendiri menggunakan standar seperti yang ada di toko online sejenis Lamido Indonesia. Selengkapnya sebagai berikut.

  1. Ada Keranjang Belanja
Tak semua penjual online membangun website tokonya yang benar-benar bisa digunakan berbelanja langsung. Banyak pula yang tak menyediakan keranjang belanja dan kita harus memesan lebih personal melalui akun sosial media pemilik toko. Namun untuk toko online yang benar-benar bisa dipercaya, keranjang belanja adalah sesuatu yang wajib. Tanpa keranjang belanja kita tak bisa menyebut sebuah toko online sebagai toko. Apabila hanya pajangan harga barang beserta gambarnya itu hanyalah katalog online. Sebab setelah itu pembeli harus memesan secara manual.
  1. Harga Bersaing
Harga barang yang dijual tidak berada terlalu jauh dari harga pasaran. Walaupun harga yang ditawarkan lebih murah, biasanya tidak keterlaluan apalagi sampai diskon lebih dari 50% untuk barang elektronik terutama. Paling banyak sih penipuan terjadi untuk perdagangan online barang elektronik yang dijual dengan harga yang tak masuk akal.
  1. Online Online Online
Segalanya bisa dilakukan secara online, belanjanya bisa langsung di websitenya. Begitu juga dengan konfirmasi pembayaran. Tak sedikit juga toko online yang bekerja dengan beberapa bank besar yang ada di Indonesia sehingga invoice akan terbit di akun e-banking kita. Tinggal beberapa klik kita sudah bisa langsung membayarnya. Kemudian pembayaran kita akan otomatis sudah terkonfirmasi pada toko tersebut. Sehingga kita tinggal menunggu proses selanjutnya. Toko online yang baik juga menyediakan online support yang bisa kita hubungi kapan saja saat ada masalah. Panduan jual belinya juga jelas secara online. Keluhan terbit secara online. Jadi sebelum berbelanja kita bisa memutuskan untuk membeli atau tidak melihat dari keluhan yang masuk pada toko online tersebut.
  1. Cek Review Toko
Jika memang banyak yang mereview toko online yang akan kita gunakan layanannya tak ada salahnya untuk membaca review sebanyak mungkin. Supaya kita tahu toko online tersebut layak dipercaya atau tidak. Bagaimana reputasinya secara online. Sebab saat sebuah toko online terlalu banyak menimbulkan masalah atau ketidakpuasan pelanggan dapat dipastikan akan banyak sekali orang yang akan menulis keluhannya di sosial media semacam blog, twitter, atau facebook. Di dalam review online kita juga bisa tahu tuh informasi penawaran terbaru. Kayak sekarang di Lamido.co.id sedang ada Parade Diskon Awal Tahun. Denger-denger lagi informasinya itu bisa dapat diskon sampe 60%. jadi boleh deh kosongin 1 hari itu buat belanja di Lamido soalnya diskonnya hanya berlaku 1 hari pada tanggal 27 Januari 2015 ini. Selain dapat diskon dapat gratis ongkos kirim pula. Jangan sampai ketinggalan ya!

Intinya cek ricek dulu sebelum berbelanja online. Apalagi di toko online yang belum pernah teman-teman coba sebelumnya.


 

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs