Langsung ke konten utama

Pisang dan Lemon Untuk Lancar Buang Air Besar (BAB)


Teman-teman yang suka nonton dr. Oz Indonesia beberapa waktu yang lalu pasti nonton nih episode yang membahas cara melancarkan buang air besar alias BAB. Sebagai ibu hamil harus saya akui bahwa saya sering mengalami sembelit. Beda dengan sebelumnya, saya makan dan minum dengan normal sudah lancar buang air besarnya. Sekarang yang paling lancar tentu saja hanya buang air kecil. Mau tak mau berbagai cara ditempuh sampai akhirnya saya menonton di televisi cara mengatasi susah buang air besar dengan pisang dan lemon.

Membuatnya juga cukup mudah. Saya belum sempat sih beli dua bahan tersebut karena setiap pulang kuliah yang saya bayangkan hanya bantal dan tempat tidur yang nyaman. Tapi boleh nih kita coba di rumah cara membuat pelancar buang air besar. Bahannya ya pisang dan lemon. Pisang dikupas dan dipotong sesuai selera lalu campurkan dengan perasan lemon. Habis itu dimakan deh campuran keduanya.

Saya mau coba nih supaya nanti buang airnya nggak susah. Biar lancar buang air besarnya. Soalnya cukup menyiksa harus berada di dalam WC terlalu lama hanya untuk menunggu. Apalagi kontraksinya ada tapi nggak keluar-keluar juga.

Teman-teman yang punya masalah di perutnya juga boleh nih coba, jadi nggak kesulitan BAB. Soalnya saya selama hamil banyak makan pisang pun tak begitu berpengaruh siapa tahu dengan makan pisang yang dicampur air perasan lemon bisa melancarkan perpindahan sampah ke tempat yang seharusnya. Pasti nggak kepengen kan nimbun sampah di dalam tubuhnya?

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan