Langsung ke konten utama

Resep Kue Kering Putri Salju



Kue kering adalah makanan yang biasanya menandakan sebuah perayaan atas kemenangan umat muslim yaitu hari idul fitri. Kali ini akan membahas mengenai cara membuat kue kering putri salju. Kue putri salju tentu tidak asing bagi anda. Kue ini identik dengan warna putih, cetak berbentuk bulan sabit dan rasanya yang manis. Anak-anak kecil banyak yang menyukai kue kering yang satu ini karena rasanya yang manis. Bagi anda yang hobi dan baru belajar membuat kue, berikut ini adalah bahan dan cara membuat kue putri salju. Silahkan anda perhatikan dan baca dengan cermat.

Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat kue putri salju antara lain 300 gram tepung sagu, kacang yang dicincang dan sangrai 150 gram, mentega sebanyak 150 gram, 75 gram gula halus, 1 butir telur, seperempat sendok teh garam, dan yang terakhir adalah gula tabur secukupnya. Untuk ukuran atau takaran dari bahannya bisa anda buat sesuai dengan seberapa banyak anda akan membuat kue kering putri salju. Setelah semua bahan sudah tersedia dan sudah siap, anda harus menyiapkan semua peralatan seperti kompor, cetakan kue, dan peralatan kue lainnya. Jika sudah, kita beranjak ke cara membuatnya.

Pertama-tama kocok gula, telur, mentega dan garam sampai rata. Lalu campurkan dengan sagu dan kacang yang telah disangrai, kemudian aduk-aduk hingga rata. Setelah diaduk hingga rata, ambil adonan dan gilas dengan ketebalan 3 mm, lalu cetak dengan menggunakan alat cetaknya. Kemudian letakan kue yang sudah dicetak ke atas loyang yang telah diolesi terlebih dahulu dengan mentega. Lalu masukan kue yang diloyang ke dalam oven dengan suhu 170 derajat hingga kue itu matang. Setelah matang, angkat dan taburkan gula tabur ke kue putri salju yang masih hangat, dan dinginkan. Itulah tadi resepkue kering putri salju. Untuk tepung terigu, anda bisa menggunakan tepung terigu Bungasari yang terbuat dari gandum dengan pengolah secara higienis dan modern. Tidak sulit bukan, tentu saja tidak baik bagi anda yang pemula apalagi dengan menggunakan terigu Bungasari.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan