Langsung ke konten utama

Objek Wisata Bali: Sangeh





Bali memang menjadi pulau di Indonesia yang kaya akan objek wisata. Faktanya kebanyakan turis mancanegara yang berkunjung ke Indonesia rata – rata hanya ingin ke Bali. Ya memang di Asia sendiri objek wisata yang ada di Indonesia yang paling terkenal adalah pantai – pantai yang berada di Bali. Seperti pantai kuta yang terkenal dengan sunset atau matahari terbenam atau pantai sanur yang terkenal dengan pantai matahari terbit atau sunrise. Tetap ternyata dibalik keindahan pantai – pantai tersebut ada keindahan objek lainnya yang ada di bali. Objek wisata itu adalah sangaeh. Objek wisata sangeh juga merupakan tujuan wisata di Bali yang populer di Indonesia. Sangeh terletak di Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali.
Objek wisata sangeh ini terkenal karena di sekitar desa ini monyet – monyet (beruk) yang ada di sebuah hutan berkeliaran secara bebas dan menjadi hewan keramat menurut kepercayaan penduduk setempat. Di tempat ini anda bisa berjalan kaki mengelilingi pepohonan dan tamam yang indah. Yang tentunya menyejukkan hati dan pikiran anda.
Selain itu di tengah hutan juga ada sebuah pura yang bernama Pura Bukit Sari. Sejarahnya pura ini didirikan oleh kerajaan Mengwi yang sekarang diserahkan ke penduduk setempat. Monyet yang ada di sini memiliki raja dan konon menurut ceritanya memiliki tiga wilayah kerajaan.
Singkat cerita, ternyata konon hutan ini dahulu kala berada di Gunung Agung, namun atas kehendak seorang putri Ida Batada, hutan tersebut berpindah secara misterius di waktu malam harinya. Namun ternyata ada penduduk setempat yang melihat hutan tersebut bergerak secara misterius. Hal itulah yang menyebabkan hutan tersebut tidak bisa berjalan lagi dan berhenti di desa Sangeh hingga saat ini. agak mistis ya ceritanya, namun hal ini lah yang menyebabkan tempat ini menjadi tujuan wisata di Bali.
Jika anda ingin tour ke Bali, anda bisa menghubungi flocations sebagai penyedia jasa tour kemana pun anda suka termasuk ke pulau Bali ini. Semoga bermanfaat. 

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan