Langsung ke konten utama

Fungsi Tepung Terigu Sebagai Bahan Kue



Sebagai salah satu bahan kue yang utama pastinya tepung terigu memiliki fungsi tersendiri. Seperti yang kita ketahui hampir semua pembuatan kue mulai dari kue kering sampai cake semuanya menggunakan tepung terigu. Bahkan bukan hanya kue saja masih ada juga makanan lainnya yang menggunakan bahan dasar tepung gandum ini. Oleh karena itu juga tepung terigu dibagi menjadi 3 jenis yaitu tepung terigu berprotein rendah, tepung terigu berprotein sedang dan tepung terigu berprotein tinggi.

Dalam pembentukan adonan tepung terigu juga memiliki manfaat yang besar karena berfungsi sebagai unsur penyatu adonan yang baik. Mungkin anda juga dapat melihat bentuk adonan yang belum ditambahkan dengan tepung terigu di dalamnya. Adonan tersebut pasti akan berbentuk encer bakan tidak dapat dibuat apapun jika bentuknya demikian. Berbeda dengan adonan yang sudah diberi tambahan tepung terigu pastinya adonan akan mudah dibentuk atau dicetak sehingga memudahkan proses pematangannya.

Agar adonan anda terbentuk sempurna gunakan tepung terigu yang sesuai misalnya untuk membuat kue tentu saja tepung terigu yang berprotein tinggi yang cocok. Dengan menggunakan tepung jenis ini maka kue hasil olahan anda juga akan berasa renyah namun lembut di mulut. Rasa kue yang demikian tentu saja sangat istimewa apalagi jika saat membuatnya anda menggunakan takaran yang pas dari setiap bahan utama pembuat kuenya.

Seperti yang kita ketahui selain tepung terigu masih ada bahan kue utama lainnya seperti mentega dan telur. Kedua bahan tersebut sama-sama memiliki khasiat yang penting tentunya sehingga mereka dilibatkan dalam pembuatan kue atau cake sekalipun. Untuk kue yang berasa manis diberikan tambahan lain yang umumnya berupa gula halus sedangkan untuk yang berasa asin bisa ditambahkan dengan keju, garam atau penyedap rasa lainnya. 

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan