Langsung ke konten utama

Cara Membuat Donat Kentang




Sekarang ini banyak sekali camilan kreasi resep donat yang bermunculan seperti salah satu jenisnya adalah donat kentang. Sesuai dengan namanya donat kentang, donat ini terbuat dari bahan kentang di dalamnya sehingga menambah kandungan karbohidrat dalam camilan istimewa ini. Tidak heran jika banyak sekali para ibu yang ingin mengetahui resepnya karena sangat baik untuk tubuh mengingat banyak sekali kandungannya yang bergizi.

Oleh karena itu juga disini saya akan memberikan informasi mengenai cara membuat donat kentang yang empuk dan lezat tentunya. Dalam membuat donat memang tidaklah mudah mengingat ada beberapa yang gagal membuat adonan kuenya mengembang. Oleh karena itu pemilihan bahan-bahan yang berkualitas menjadi salah satu tips agar adonan kue donat yang akan anda buat cepat mengembang. Dengan bentuk adonan yang demikian maka kue donat buatan anda juga akan terasa sangat empuk.

Langkah pertama untuk membuat kue donat kentang tentu saja siapkan bahan-bahannya terlebih dahulu. Bahan tersebut terdiri dari 500 gr tepung terigu, 200 gr kentang, 100 gr gula pasir, 100 mil air, 75 gr mentega, 50 gr susu bubuk, 4 butir telur, ½ sendok teh garam dan ragi secukupnya. Sebelum memulai membuat adonanya terlebih dahulu rebus kentang kemudian lumatkan agar saat pembuatan adonannya lebih mudah. Setelah itu barulah siapkan wadah untuk membuat adonan kuenya.

Pembuatan resep donat kentang yang pertama adalah masukan tepung terigu, gula, susu, ragi dan aduk hingga tercampur rata. Setelah itu masukan kentang, kuning telur, air kemudian aduk kembali dan diamkan terlebih dahulu adonan sebelum dicetak kurang lebih 30 menit. Jika adonanya sudah terlihat mengembang barulah cetak adonan dengan bentuk bulat dan lubangi bagian tengahnya. Panaskan minyak kemudian goreng adonanya hingga matang dan jadilah donat kentang sederhana buatan anda di rumah.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan